Puisi
Suka sibuk, di sekolah, dan Puisi-puisi Lainnya
- calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
- visibility 182
- 1Komentar
suka sibuk pagi-pagi sekali di hari minggu, kami ke gereja. seperti orang-orang, kami berpakaian rapi. sebelum keluar pintu rumah, pastikan semua dalam keadaan siap, batin maupun pakaian. di pintu masuk gereja, semua mata mencari sumber bunyi kaki. lihat atas-bawah. di dalam gereja, ekaristi sebentar lagi mulai. masih ada yang sibuk menilai. sebentar sambut hosti, bikin […]
Ini Puisi Apa? Toko Kecantikan dan Puisi-Puisi Lainnya
- calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
- visibility 193
- 2Komentar
ini puisi apa? ibu bangun tidur. bapak ke sawah. adik menangis cari bapak. saya cari batang pisang. pagi, selalu sibuk di setiap detik kami. ada rindu-dendam yang tak tuntas pada bunga mimpi. rumah yang lain, ayam-ayam berebut makanan. adik ikut tertawa. saya sibuk mengeja suara babi kelaparan. lalu, lewatlah segerombolan masa lalu di kepala saya. […]
Kosakata Dalam Hujan, Titik Imanku, Kemarau dan Puisi-puisi Lainnya
- calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
- visibility 194
- 0Komentar
SEJILID BUKU kubuka sejilid buku yang kemarin membawa aku melintasi segala kisah dari ruang-ruang fisika dan format wajah-Nya yang teduh di atas sajadah kaulah gudang pengisi petak-petak di ruang kosong otakku lalu kubuka lembaran yang tuntas kubaca karena dari titik ke titik belahan bumi ini adalah buku maka segala kalimat panjang itu […]
Di Rumah Tuhan, Rindu yang Kupelajari dari Rumah dan Puisi-puisi Lainnya
- calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
- visibility 279
- 0Komentar
Di Rumah Tuhan Hujan pun turun, lalu aku berteduh di rumah-Nya. Kutatap langit, reda, lalu kupamit pulang. Namun hujan kembali mengguyur, seolah Dia hendak berkata: ”Jangan pulang dulu, Aku masih rindu.” Aku singgah di perhentian terakhir, dan di sana pun, Dia menyambut. Dengan lembut, tanpa suara, tapi hangat seperti peluk yang tak terlihat. Mungkin memang […]
Paskah, Masakan Mama, dan Puisi-puisi Lainnya
- calendar_month Senin, 20 Apr 2026
- visibility 259
- 0Komentar
Redup Aku akhirnya memilih agar tu(h)an ataupun siapa saja tidak merenggut luka milikku. Beberapa tangan datang mengetuk, beberapa tangan mencoba memeluk tapi tetap aku tutup pintu makam batu itu. Kau pernah sekali atau bahkan berkali-kali dengan buru-buru berlari agar lekas sampai ketika datang melayat lukaku. Sekadar menanyakan perihal masa penyembuhan atau bagaimana dengan bekas luka-luka […]
DOA, AIR, TANAH dan Puisi-puisi Lainnya
- calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
- visibility 249
- 0Komentar
Doa Di ujung harap aku berdoa, sembari mengatup penuh khusyuk. Bait demi bait mulai melantun. Seirama deru angin di siang itu. Di perhentian itu aku terdiam, riuhnya alam bergejolak mengiyakan seluruh ucapan yang terhenti di langit. Dalam lantunan doa yang dilafas, di seberang sana ada wanita janda sedang menangis. Ratapan demi ratapan mulai terdengar, adakah […]
Jika Cinta Lahir Dari Puisi dan Puisi-puisi Lainnya
- calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
- visibility 273
- 4Komentar
TAK INGIN SEDANGKAL ITU Aku tak ingin jatuh cinta sedangkal itu sedangkan mencintaimu saja aku harus menyelam sedalam-dalamnya lautan asmaramu, berenang seluas-luasnya samudra di hatimu, dan melewati pasang surutnya air matamu Aku tak ingin jatuh cinta sedangkal itu sebab aku ingin berlayar sejauh mungkin di lautan asmaramu, menjala cinta dan kasih sayang sebanyak mungkin […]
Duka Pernikahan dan Puisi-puisi Lainnya Karya Sella Suhardi
- calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
- visibility 262
- 5Komentar
Duka Pernikahan (I) Aku pernah, pernah sekali mencintaimu Sampai akhirnya mengambil sumpah mendebar Untuk meletakanmu dalam hati paling dasar Membiarkan wajahmu mengendap di penghujung malam Tetapi sepertinya mencintaimu adalah luka paling dalam Kepergian adalah secangkir duka yang kau suguhkan di atas meja pernikahan Dan tiap teguknya melumur habis doa dan harapan yang gagal terucap […]
PUISI-PUISI GREGORIUS NGGADUNG
- calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
- visibility 389
- 2Komentar
PERJAMUAN MALAM Tak ada yang kau siapkan lagi Selain roti tawar yang disiram dan mekar Selain sumpah dan kemerdekaan yang kau janjikan Meredam di atas tumpukan buku Lelap di pangkuan tanganmu Kau tak perlu datang lagi malam ini Cukup menyaksikan perjamuan yang getir ini Di bawah meja perjamuan Kukibarkan kata-kata Sehingga tak ada tulang-tulang […]
