Breaking News
light_mode
Trending Tags

Paskah, Masakan Mama, dan Puisi-puisi Lainnya

  • account_circle Maxi L. Sawung
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 261
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Redup

Aku akhirnya memilih agar tu(h)an

ataupun siapa saja tidak merenggut luka milikku.

Beberapa tangan datang mengetuk,

beberapa tangan mencoba memeluk tapi tetap

aku tutup pintu makam batu itu.

Kau pernah sekali atau bahkan berkali-kali

dengan buru-buru berlari agar lekas sampai

ketika datang melayat lukaku.

Sekadar menanyakan perihal masa penyembuhan atau

bagaimana dengan bekas luka-luka kenangannya.

 

Kau bertanya dengan nada lembut-serius

Aku menjawab penuh nada ketus

 

Redup, semua orang membicarakan kubur, rasa luluh,

rasa lelah dan memiliki yang tak lagi utuh.

Gua Maria 2026

 

Amin

Hari ini kami berdoa

Bunda mendengarkan, seperti biasa tabah

Dalam hati dia ucap

“Terjadilah padaku menurut kehendak-Mu”

Dari kejauhan seseorang menyahut Amin

Dengan air mata yang ditahan dan mulut yang malu mengucap

Gua Maria, 2026

 

Hanyut

Hari ini orang-orang tertawa diiringi tanya dan jawab

Saya mengikutinya dari belakang

Sambil menebak

apakah air tetap segar di musim kemarau

Apa kita tetap dekat ketika kekeringan tiba

Air terus mengalir

Rasa tetap mengikuti alur

Batu tetap seperti itu

Daun jatuh

Pandangan saling menyahut

 

Berpaut, rasa nyaman itu seperti kau berjalan di depan

tanpa perlu diberitahu bahwa seseorang di belakang

mendoakan langkahmu

Gua Maria, 2026

 

Api

Di tengah hutan aku melihat api bekerja membakar rasa cemburu

yang kaku menjadi abu

 

Di tengah hutan aku melihat api bekerja membakar asuh

menjadi asa

 

Di tengah hutan aku melihat api bekerja membakar malu

menjadi mau

 

Di tengah hutan aku melihat api bekerja membakar tangis

jadi tawa

 

Di tengah hutan aku melihat api bekerja dari lilin yang

dinyalakan sepenuh hati yang berhati-hati

Gua Maria, 2026

 

Paskah

Tidak ada yang menyangka sebelum akhirnya kita terperanjat

bahwa pada masa silam ada sabda yang kini menjelma menjadi nyata

 

Doa-doa yang dilangitkan bersama cahaya lilin oleh dua rupa

kini terucap dari banyak wajah

 

Paskah, jika kebersamaan berarti harus menapaki jalan-jalan Golgota,

maka kita akan meminum anggur dari cawan yang sama

Gua Maria, 2026

 

Masakan Mama

di dapur seorang ibu memasak doa

selepas menyalakan lilin

selepas tidak lagi menyalahkan takdir

Amin, masakan ibu yang kadang kurang garam

tetapi kelebihan kasih sayang

Dapur Ema, 2026

 

Maxi L Sawung, anak Bajawa yang makin betah tinggal di Maumere karena Moke,  Buku dan KopRo.

  • Penulis: Maxi L. Sawung
  • Editor: Fian N

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMPSK Kotagoa Boawae Class Meeting: Ketika Setiap Anak Mendapat Kesempatan untuk Bersinar

    SMPSK Kotagoa Boawae Class Meeting: Ketika Setiap Anak Mendapat Kesempatan untuk Bersinar

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 63
    • 0Komentar

    SMPSK Kotagoa Sport Area tidak hanya dipadati sorak-sorai para pendukung pada ajang Kotagoa Diamond Competition antar Sekolah Dasar yang berlangsung setiap sore hingga malam hari. Ketika matahari kembali menyinari lapangan di pagi dan siang hari, suasana yang sama meriah kembali tercipta. Kali ini, para pelakunya adalah siswa-siswi SMPSK Kotagoa Boawae sendiri melalui kegiatan rutin yang […]

  • Ruang Rasa: Kepekaan dan Rasa Peduli-Jalan Menjadi Manusia yang Lebih Utuh

    Ruang Rasa: Kepekaan dan Rasa Peduli-Jalan Menjadi Manusia yang Lebih Utuh

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 171
    • 7Komentar

    Hallo, teman-teman pembaca setia mataleza.com Senang kita bisa bertemu lagi di sini, di #Ruangrasa yang sudah cukup lama saya tidak bagikan. Saya yakin, di luar sana ada penantian penuh penasaran. Dan saya perlu meminta maaf jika tidak sering update secara berkala. Ya, maklum, bapak satu anak ini kadang sering menyibukkan diri dengan hal-hal remeh, misalnya […]

  • Sudut Pandang: Kritik Terhadap Ruang Publik Indonesia

    Sudut Pandang: Kritik Terhadap Ruang Publik Indonesia

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Roy Wujon
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Oleh: Roy Wujon Mahasiswa IFTK Ledalero Dalam sistem negara demokrasi seperti Indonesia, kebebasan berekspresi dan kebebasan pers merupakan pilar penting yang patut dihargai. Namun, dalam beberapa tahun terakhir muncul kecenderungan pembatasan kritik publik melalui media, baik media massa konvensional maupun platform digital. Pembatasan tersebut sering kali dilakukan dengan dalih menjaga stabilitas, mencegah hoaks, atau melindungi […]

  • Permen edisi MINGGU 5 PASKAH -03 MEI 2026 -Sejalan dengan Katolik; Searah dengan Kristus

    Permen edisi MINGGU 5 PASKAH -03 MEI 2026 -Sejalan dengan Katolik; Searah dengan Kristus

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Rm. Laurensius Feto, P.r
    • visibility 487
    • 6Komentar

    Permen edisi MINGGU 5 PASKAH -03 MEI 2026 Sejalan dengan Katolik; Searah dengan Kristus Inspirasi: Kis 6:1-7; I Ptr 2:4-9 ; Yohanes 14:1-12 Malu bertanya sesat di jalan, Rajin bertanya disangka wartawan // Selamat wahai umat beriman. Mari beri senyuman yang menawan. Sakramen Pembaptisan sudah buat kita sejalan dan searah dengan Tuhan. Tor monitor penikmat […]

  • INDONESIA DARURAT KEKERASAN FISIK: LOGIKA “DI BAWAH TELAPAK KAKI”

    INDONESIA DARURAT KEKERASAN FISIK: LOGIKA “DI BAWAH TELAPAK KAKI”

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Filmon Hasrin
    • visibility 327
    • 4Komentar

    Sejak Indonesia merdeka pada 1945, harapannya jelas: terbebas dari kekerasan fisik dan konflik bersenjata. Namun, realitas berbicara lain. Kekerasan justru terus hadir dalam berbagai bentuk dan periode. Sejarah mencatat pembunuhan aktivis seperti Tan Malaka, hilangnya Widji Thukul pada era Orde Baru, hingga tragedi kekerasan massal 1965 dan 1998. Peristiwa-peristiwa tersebut bukan sekadar catatan masa lalu, […]

  • Kelulusan Angkatan 72 SMPSK Kotagoa Boawae: Kepala Sekolah Ajak Siswa Terus Menjaga Semangat Belajar

    Kelulusan Angkatan 72 SMPSK Kotagoa Boawae: Kepala Sekolah Ajak Siswa Terus Menjaga Semangat Belajar

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Boawae – Suasana penuh syukur dan kebersamaan mewarnai pengumuman kelulusan peserta didik kelas IX SMPSK Kotagoa Boawae tahun pelajaran 2025/2026. Dalam sambutannya, Kepala SMPSK Kotagoa Boawae, Bapak Yoman Kaju, menegaskan bahwa momen kelulusan bukanlah sekadar acara seremonial, melainkan puncak dari perjalanan panjang yang telah ditempuh para siswa selama tiga tahun terakhir. Menurutnya, kehadiran seluruh keluarga […]

expand_less