Breaking News
light_mode
Trending Tags

Paskah, Masakan Mama, dan Puisi-puisi Lainnya

  • account_circle Maxi L. Sawung
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 342
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Redup

Aku akhirnya memilih agar tu(h)an

ataupun siapa saja tidak merenggut luka milikku.

Beberapa tangan datang mengetuk,

beberapa tangan mencoba memeluk tapi tetap

aku tutup pintu makam batu itu.

Kau pernah sekali atau bahkan berkali-kali

dengan buru-buru berlari agar lekas sampai

ketika datang melayat lukaku.

Sekadar menanyakan perihal masa penyembuhan atau

bagaimana dengan bekas luka-luka kenangannya.

 

Kau bertanya dengan nada lembut-serius

Aku menjawab penuh nada ketus

 

Redup, semua orang membicarakan kubur, rasa luluh,

rasa lelah dan memiliki yang tak lagi utuh.

Gua Maria 2026

 

Amin

Hari ini kami berdoa

Bunda mendengarkan, seperti biasa tabah

Dalam hati dia ucap

“Terjadilah padaku menurut kehendak-Mu”

Dari kejauhan seseorang menyahut Amin

Dengan air mata yang ditahan dan mulut yang malu mengucap

Gua Maria, 2026

 

Hanyut

Hari ini orang-orang tertawa diiringi tanya dan jawab

Saya mengikutinya dari belakang

Sambil menebak

apakah air tetap segar di musim kemarau

Apa kita tetap dekat ketika kekeringan tiba

Air terus mengalir

Rasa tetap mengikuti alur

Batu tetap seperti itu

Daun jatuh

Pandangan saling menyahut

 

Berpaut, rasa nyaman itu seperti kau berjalan di depan

tanpa perlu diberitahu bahwa seseorang di belakang

mendoakan langkahmu

Gua Maria, 2026

 

Api

Di tengah hutan aku melihat api bekerja membakar rasa cemburu

yang kaku menjadi abu

 

Di tengah hutan aku melihat api bekerja membakar asuh

menjadi asa

 

Di tengah hutan aku melihat api bekerja membakar malu

menjadi mau

 

Di tengah hutan aku melihat api bekerja membakar tangis

jadi tawa

 

Di tengah hutan aku melihat api bekerja dari lilin yang

dinyalakan sepenuh hati yang berhati-hati

Gua Maria, 2026

 

Paskah

Tidak ada yang menyangka sebelum akhirnya kita terperanjat

bahwa pada masa silam ada sabda yang kini menjelma menjadi nyata

 

Doa-doa yang dilangitkan bersama cahaya lilin oleh dua rupa

kini terucap dari banyak wajah

 

Paskah, jika kebersamaan berarti harus menapaki jalan-jalan Golgota,

maka kita akan meminum anggur dari cawan yang sama

Gua Maria, 2026

 

Masakan Mama

di dapur seorang ibu memasak doa

selepas menyalakan lilin

selepas tidak lagi menyalahkan takdir

Amin, masakan ibu yang kadang kurang garam

tetapi kelebihan kasih sayang

Dapur Ema, 2026

 

Maxi L Sawung, anak Bajawa yang makin betah tinggal di Maumere karena Moke,  Buku dan KopRo.

  • Penulis: Maxi L. Sawung
  • Editor: Fian N

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudut Pandang: TANAH BUKAN KOMODITAS: MEMBELA SUARA MAMA YOSINTA DAN FAKTA FILM PESTA BABI

    Sudut Pandang: TANAH BUKAN KOMODITAS: MEMBELA SUARA MAMA YOSINTA DAN FAKTA FILM PESTA BABI

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Emil E Wakei
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Oleh Emil E Wakei (Dewan Jalanan) Mama Yosinta itu perempuan yang berdiri tegak menolak Proyek Strategis Nasional. Berkali- kali ia menempuh jarak ribuan kilometer ke Jakarta. Ia masuk ke ruang sidang Mahkamah Konstitusi bukan untuk dirinya, melainkan untuk tanah adatnya. Di sana ia bicara dengan kalimat yang tidak ragu: PSN mencabut hidup dari hutan, sagu, […]

  • Sudut Pandang: Merawat Nalar di Tengah Kemarahan

    Sudut Pandang: Merawat Nalar di Tengah Kemarahan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Yulius Riba
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Oleh: Yulius Riba Content Creator, Writer, Edukasi Sosial dan Politik.    Pekan ini, potret buram demokrasi kembali muncul dari ruang yang selama ini kita agungkan sebagai benteng nalar yakni kampus. Di Universitas Gadjah Mada, sebuah forum diskusi yang semula dirancang sebagai ruang diskursus publik antara tiga pejabat negara dan mahasiswa berakhir karena tindakan-tindakan yang justru […]

  • BSM Siap Nobar Film Karya Sendiri 

    BSM Siap Nobar Film Karya Sendiri 

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Zaeni Boli
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Mesti bangga dengan karya sendiri, Produksi sebuah film bukanlah pekerjaan yang mudah dibutuhkan proses yang terkadang membuat kita hampir menyerah namun dengan tekad yang kuat akhirnya mewujud, ya akhirnya di tahun 2026 ini pada Bengkel Seni Milenial ( BSM ) angkatan ke 10 akhirnya mampu memproduksi film pendek yang diberi judul Cinta Jangan Dikejar, Sebuah […]

  • Puisi Aprianus Jebarus: Rumah, Rasa yang Tak Sampai, Hilang dan Untuk Apa Berdua

    Puisi Aprianus Jebarus: Rumah, Rasa yang Tak Sampai, Hilang dan Untuk Apa Berdua

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Aprianus Jebarus
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Oleh: Aprianus Jebarus, Pengajar di PKBM Pelita Insan Lestari Rumah Di sudut ini hanya ada gumpalan asap yang menepi tanpa arah menemani ingatan yang perlahan menari di bawah langit yang tak lagi biru suaramu mengalun indah dalam imaji merajut kisah menjelma rindu tak berwujud setiap belaian rambut hitammu adalah inspirasi yang mengalun lembut dalam barisan […]

  • Sudut Pandang: Sebab Hidup Adalah Rahmat yang Dirayakan Bersama

    Sudut Pandang: Sebab Hidup Adalah Rahmat yang Dirayakan Bersama

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Filemon Pandu Wimastha
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Oleh: Filemon Pandu Wimastha (Seorang calon imam Katolik Keuskupan Agung Ende)  Sebagai calon Imam yang hidup dalam rahim sebuah komunitas homogen, saya perlahan menyadari bahwa tradisi bukan sekadar kebiasaan yang diwariskan dari masa lalu, melainkan napas kehidupan yang terus hidup dari generasi ke generasi. Tradisi adalah kenangan yang menjelma kebiasaan, lalu tumbuh menjadi identitas bersama. […]

  • Sudut Pandang: Tubuh Perempuan dalam Kepala Laki-laki

    Sudut Pandang: Tubuh Perempuan dalam Kepala Laki-laki

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 880
    • 32Komentar

    Mbay-22 Mei 2026. Saya tidak tahu apakah pengalaman ini layak disebut menarik atau justru menyakitkan. Mungkin keduanya. Atau mungkin hanya sebuah pengalaman biasa yang kebetulan saya dengar secara langsung sehingga meninggalkan kesan yang lebih dalam di kepala saya. Yang jelas, ada sesuatu yang terasa ganjil sejak awal. Sesuatu yang terus tinggal diam-diam di pikiran saya […]

expand_less