Breaking News
light_mode
Trending Tags

Paskah, Masakan Mama, dan Puisi-puisi Lainnya

  • account_circle Maxi L. Sawung
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 209
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Redup

Aku akhirnya memilih agar tu(h)an

ataupun siapa saja tidak merenggut luka milikku.

Beberapa tangan datang mengetuk,

beberapa tangan mencoba memeluk tapi tetap

aku tutup pintu makam batu itu.

Kau pernah sekali atau bahkan berkali-kali

dengan buru-buru berlari agar lekas sampai

ketika datang melayat lukaku.

Sekadar menanyakan perihal masa penyembuhan atau

bagaimana dengan bekas luka-luka kenangannya.

 

Kau bertanya dengan nada lembut-serius

Aku menjawab penuh nada ketus

 

Redup, semua orang membicarakan kubur, rasa luluh,

rasa lelah dan memiliki yang tak lagi utuh.

Gua Maria 2026

 

Amin

Hari ini kami berdoa

Bunda mendengarkan, seperti biasa tabah

Dalam hati dia ucap

“Terjadilah padaku menurut kehendak-Mu”

Dari kejauhan seseorang menyahut Amin

Dengan air mata yang ditahan dan mulut yang malu mengucap

Gua Maria, 2026

 

Hanyut

Hari ini orang-orang tertawa diiringi tanya dan jawab

Saya mengikutinya dari belakang

Sambil menebak

apakah air tetap segar di musim kemarau

Apa kita tetap dekat ketika kekeringan tiba

Air terus mengalir

Rasa tetap mengikuti alur

Batu tetap seperti itu

Daun jatuh

Pandangan saling menyahut

 

Berpaut, rasa nyaman itu seperti kau berjalan di depan

tanpa perlu diberitahu bahwa seseorang di belakang

mendoakan langkahmu

Gua Maria, 2026

 

Api

Di tengah hutan aku melihat api bekerja membakar rasa cemburu

yang kaku menjadi abu

 

Di tengah hutan aku melihat api bekerja membakar asuh

menjadi asa

 

Di tengah hutan aku melihat api bekerja membakar malu

menjadi mau

 

Di tengah hutan aku melihat api bekerja membakar tangis

jadi tawa

 

Di tengah hutan aku melihat api bekerja dari lilin yang

dinyalakan sepenuh hati yang berhati-hati

Gua Maria, 2026

 

Paskah

Tidak ada yang menyangka sebelum akhirnya kita terperanjat

bahwa pada masa silam ada sabda yang kini menjelma menjadi nyata

 

Doa-doa yang dilangitkan bersama cahaya lilin oleh dua rupa

kini terucap dari banyak wajah

 

Paskah, jika kebersamaan berarti harus menapaki jalan-jalan Golgota,

maka kita akan meminum anggur dari cawan yang sama

Gua Maria, 2026

 

Masakan Mama

di dapur seorang ibu memasak doa

selepas menyalakan lilin

selepas tidak lagi menyalahkan takdir

Amin, masakan ibu yang kadang kurang garam

tetapi kelebihan kasih sayang

Dapur Ema, 2026

 

Maxi L Sawung, anak Bajawa yang makin betah tinggal di Maumere karena Moke,  Buku dan KopRo.

  • Penulis: Maxi L. Sawung
  • Editor: Fian N

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudut Pandang: Sebab Hidup Adalah Rahmat yang Dirayakan Bersama

    Sudut Pandang: Sebab Hidup Adalah Rahmat yang Dirayakan Bersama

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Filemon Pandu Wimastha
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Oleh: Filemon Pandu Wimastha (Seorang calon imam Katolik Keuskupan Agung Ende)  Sebagai calon Imam yang hidup dalam rahim sebuah komunitas homogen, saya perlahan menyadari bahwa tradisi bukan sekadar kebiasaan yang diwariskan dari masa lalu, melainkan napas kehidupan yang terus hidup dari generasi ke generasi. Tradisi adalah kenangan yang menjelma kebiasaan, lalu tumbuh menjadi identitas bersama. […]

  • Patuh Kepada Patah dan Kita yang Selalu Tumbuh Setelahnya

    Patuh Kepada Patah dan Kita yang Selalu Tumbuh Setelahnya

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Selain sandaran, manusia butuh kutipan Hallo, teman-teman. Apa kabar? Harapan saya, semoga selalu dalam keadaan yang sehat, siap menjalani akhir pekan dan selalu setia dalam menikmati perkara-perkara hidup yang dialami. Saya pun punya harapan lain yakni, semoga teman-teman setia membaca tulisan sederhana ini sampai akhir. Ya, jangan buru-buru tinggalkan tulisan saya sebelum ada jejak yang […]

  • DEKONSTRUKSI NARASI KORBAN: KRITIK ATAS BIAS MASKULIN DAN OBJEKTIVIKASI PEREMPUAN DALAM ARTIKEL “DILEMA LAKI-LAKI DI BALIK TUNTUTAN BELIS” KARYA AGUSTINUS S. SASMITA

    DEKONSTRUKSI NARASI KORBAN: KRITIK ATAS BIAS MASKULIN DAN OBJEKTIVIKASI PEREMPUAN DALAM ARTIKEL “DILEMA LAKI-LAKI DI BALIK TUNTUTAN BELIS” KARYA AGUSTINUS S. SASMITA

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Alvianus Tay
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Pendahuluan Pada kesempatan pertama, penulis mengapresiasi tulisan yang berjudul “Dilema Laki-laki di Balik Tuntutan Belis” karya Agustinus S. Sasmita. Agustinus mencoba membaca situasi yang sedang terjadi di NTT dengan kacamata yang tajam dan cukup menggugah eksistensi budaya belis. Tulisan ini juga menawarkan sebuah potret nyata yang melankolis mengenai “beban laki-laki NTT” dalam menghadapi ritual perkawinan […]

  • PERMEN: Perjuangan Pengusaha Anggur, Renungan Harian Katolik 06 Mei 2026

    PERMEN: Perjuangan Pengusaha Anggur, Renungan Harian Katolik 06 Mei 2026

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Rm Laurensius Feto, Pr
    • visibility 234
    • 4Komentar

    PERMEN edisi Rabu Paskah ke-5 – 06 MEI 2026 – Perjuangan Pengusaha Anggur Inspirasi: Kis 15:1-6 ; Yohanes 15:1-8 Penikmat Permen yang penuh hikmat dalam Tuhan. Penghiburan iman yang mandraguna kita terima dari Yesus sendiri ketika Yesus menggambarkan cinta segitiga antara Manusia, Yesus, dan Bapa-Nya. Allah Bapa digambarkan sebagai pengusaha anggur, Yesus adalah pohon anggur, […]

  • Mahasiswa MBKM Program Studi Ilmu Pemerintahan Resmi Diterima di Desa Oesena: Wujud Nyata Integrasi Akademik dan Pengabdian Masyarakat

    Mahasiswa MBKM Program Studi Ilmu Pemerintahan Resmi Diterima di Desa Oesena: Wujud Nyata Integrasi Akademik dan Pengabdian Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 98
    • 0Komentar

    OESENA, 11 Mei 2026 — Sebanyak 16 mahasiswa/i Program Studi Ilmu Pemerintahan yang mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) secara resmi diterima oleh Kepala Desa Oesena beserta seluruh perangkat desa dalam kegiatan penerimaan dan pemaparan program kerja yang berlangsung di Kantor Desa Oesena pada Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan ini menandai awal pelaksanaan program […]

  • Dilema Laki-laki di Balik Tuntutan Belis

    Dilema Laki-laki di Balik Tuntutan Belis

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Agustinus S. Sasmita
    • visibility 922
    • 7Komentar

    Sejarah peradaban selalu memberi kejutan yang melampaui batas imajinasi kita. Bagi umat manusia ribuan tahun lalu, membayangkan keberadaan kecerdasan buatan, mobil terbang, dan robot canggih seperti sekarang ini tentu mustahil. Pikiran mereka masih seputar cara berburuh, meramu makanan, dan membangun relasi sosial (Harari, 2017). Di luar itu, ada pertanyaan besar yang terus menghantui yaitu, apa […]

expand_less