Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mahasiswa MBKM Program Studi Ilmu Pemerintahan Resmi Diterima di Desa Oesena: Wujud Nyata Integrasi Akademik dan Pengabdian Masyarakat

  • account_circle Redaksi Mataleza
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 161
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

OESENA, 11 Mei 2026 — Sebanyak 16 mahasiswa/i Program Studi Ilmu Pemerintahan yang mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) secara resmi diterima oleh Kepala Desa Oesena beserta seluruh perangkat desa dalam kegiatan penerimaan dan pemaparan program kerja yang berlangsung di Kantor Desa Oesena pada Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan ini menandai awal pelaksanaan program MBKM skema desa binaan yang mewadahi dua jalur partisipasi mahasiswa, yaitu skema pengabdian kepada masyarakat dan skema penelitian ilmiah.

Program MBKM skema desa binaan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengimplementasikan pengetahuan akademik yang telah diperoleh mahasiswa di bangku perkuliahan ke dalam konteks kehidupan masyarakat secara nyata. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar langsung di lapangan, memperluas wawasan mahasiswa terkait tata kelola pemerintahan desa, serta memberikan kontribusi konkret kepada Kepala Desa, perangkat desa, dan masyarakat Desa Oesena. Kehadiran mahasiswa di desa diharapkan mampu memperkuat sinergi antara lembaga perguruan tinggi dan pemerintah desa sebagai unit terkecil dalam sistem pemerintahan Indonesia.

Bertempat di aula Kantor Desa Oesena, kegiatan ini diawali dengan apel pagi di halaman depan kantor desa sebagai simbol kedisiplinan dan kesiapan mahasiswa dalam menjalankan tugas di lapangan. Setelah apel, seluruh peserta diarahkan masuk ke ruang aula untuk mengikuti rangkaian acara resmi penerimaan. Desa Oesena dipilih sebagai lokasi desa binaan dalam program ini sebagai bagian dari upaya institusi pendidikan untuk mendekatkan mahasiswa pada dinamika pemerintahan desa secara langsung.

Kegiatan ini dihadiri oleh dua Dosen Pendamping Lapangan (DPL) dari Program Studi Ilmu Pemerintahan, yaitu Ibu Yohana Fransiska Medho, S.I.P., M.I.P. dan Bapak Bruno Rey Sonby Pantola, S.I.P., M.I.P., yang turut hadir mendampingi dan membimbing mahasiswa selama masa penugasan di desa. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Desa Oesena beserta jajaran perangkat desa. Seluruh mahasiswa MBKM, baik yang mengikuti skema pengabdian maupun skema penelitian, turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

Rangkaian acara penerimaan dibuka dengan sesi perkenalan yang dipandu oleh para Dosen Pendamping Lapangan, diikuti dengan perkenalan dari Kepala Desa, perangkat desa, dan seluruh mahasiswa MBKM yang hadir. Sesi perkenalan ini berfungsi sebagai jembatan komunikasi awal antara mahasiswa dan pemangku kepentingan desa guna membangun relasi kerja yang kondusif dan kolaboratif. Setelah sesi perkenalan berlangsung dengan lancar, acara dilanjutkan dengan pemaparan program kerja kelompok dan individu oleh mahasiswa yang mengikuti skema pengabdian.

Dalam sesi sambutan, Dosen Pendamping Lapangan, Yohana Fransiska Medho, S.I.P., M.I.P., menyampaikan harapannya agar kehadiran mahasiswa di desa tidak hanya bersifat satu arah. Ia menegaskan bahwa “kehadiran mahasiswa di sini bukan hanya mengabdi kepada masyarakat, tetapi juga belajar dengan masyarakat karena kami percaya bahwa bapak/ibu mempunyai pengalaman banyak dan mampu membimbing mereka selayaknya anak sendiri dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan ke depan. Mahasiswa diminta untuk berkolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk melaksanakan program-program kerja mereka dengan baik sehingga berdampak positif dan meninggalkan sesuatu yang bisa di kenang dan bermanfaat bagi masyarakat desa Oesena. Ke lapangan bukan hanya formalitas untuk mendapatkan nilai tapi mengenai tindakan sikap karakter di asah dan dibina di tengah masyrkat dengan pengabdian2 yang bisa berkontribusi bagi perubahan, pertumbuhan dan perkembangan dan pemberdayaan  desa ke arah yang lebih baik dan mandiri.

Sambutan hangat juga datang dari Kepala Desa Oesena, Nelson F. Boymaun, yang menyatakan kesiapan pihak desa untuk berkolaborasi dengan para mahasiswa. Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat menjawab kebutuhan nyata yang selama ini dirasakan oleh pemerintah desa. “Kedatangan adik-adik mahasiswa diharapkan mampu membantu kami dalam pelayanan kepada masyarakat. Kami masih banyak kekurangan, masih ada perangkat desa yang belum menguasai perangkat lunak, dan dengan kehadiran adik-adik mahasiswa, kami berharap dapat memperoleh pelatihan yang dibutuhkan,” ujar Nelson.

Setelah seluruh rangkaian sesi sambutan dan pemaparan program kerja selesai dilaksanakan, kegiatan penerimaan mahasiswa MBKM di Desa Oesena ditutup dengan sesi dokumentasi berupa foto bersama yang melibatkan seluruh mahasiswa, Dosen Pendamping Lapangan, Kepala Desa, dan perangkat desa. Kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan awal yang kuat bagi mahasiswa dalam menjalankan seluruh rangkaian program MBKM secara profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat Desa Oesena.

 

  • Penulis: Redaksi Mataleza
  • Editor: Redaksi Mataleza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 𝗡𝗢𝗩𝗘𝗟 𝗠𝗔𝗛𝗔𝗥 𝗚𝗔𝗗𝗜𝗡𝗚 𝗧𝗘𝗟𝗔𝗛 𝗧𝗘𝗥𝗕𝗜𝗧, 𝗣𝗜𝗢𝗡 𝗥𝗔𝗧𝗨𝗟𝗢𝗟𝗟𝗬 𝗨𝗦𝗨𝗡𝗚 𝗕𝗨𝗗𝗔𝗬𝗔 𝗕𝗘𝗟𝗜𝗦 𝗟𝗔𝗠𝗔𝗛𝗢𝗟𝗢𝗧

    𝗡𝗢𝗩𝗘𝗟 𝗠𝗔𝗛𝗔𝗥 𝗚𝗔𝗗𝗜𝗡𝗚 𝗧𝗘𝗟𝗔𝗛 𝗧𝗘𝗥𝗕𝗜𝗧, 𝗣𝗜𝗢𝗡 𝗥𝗔𝗧𝗨𝗟𝗢𝗟𝗟𝗬 𝗨𝗦𝗨𝗡𝗚 𝗕𝗨𝗗𝗔𝗬𝗔 𝗕𝗘𝗟𝗜𝗦 𝗟𝗔𝗠𝗔𝗛𝗢𝗟𝗢𝗧

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli, S. Pd
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Novel Mahar Gading telah resmi dipublikasikan pada Kamis (02/07/2026). Novel ini ditulis oleh Pion Ratulolly yang merupakan nama pena dari Muhammad Soleh Kadir. Novel ini berisi kisah asmara antara Arakian Sabon Ama dan Mutiara Belaon Bur’an. Kisah asmara keduanya harus berbenturan dengan tuntutan adat berupa mahar gading. Di sinilah pergulatan kisah keduanya mengalami konflik yang […]

  • Ruang Rasa: Ketika Harus Kuat di Tengah Ketidakadilan

    Ruang Rasa: Ketika Harus Kuat di Tengah Ketidakadilan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Hidup tidak selalu berjalan sesuai dengan yang kita harapkan. Terkadang, luka yang paling dalam justru datang dari orang-orang yang paling dekat dengan kita. Dari rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman, kadang muncul perlakuan yang membuat seseorang merasa tidak dihargai atau dianggap berbeda. Beberapa waktu lalu, saya menerima sebuah komentar di salah satu tulisan yang […]

  • Puisi-puisi Aprianus Jebarus: Menyebut Namamu, Lukisan Tak Bernama, Bukan Kita, Aku

    Puisi-puisi Aprianus Jebarus: Menyebut Namamu, Lukisan Tak Bernama, Bukan Kita, Aku

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Aprianus Jebarus
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Oleh: Aprianus Jebarus, Pengajar di PKBM Pelita Insan Lestari Menyebut Namamu Aku pernah mencoba mencari celah pada bingkai senyummu Namun yang aku dapat hanyalah rajutan kata yang di bungkus rapi pada wajah cantikmu Itulah alasan pasti mengapa aku tetap di sini menatap langit tanpa henti sembari melantunkan doa di sepertiga malam menyebutkan namamu pada puisiku untuk […]

  • PERMEN: Pesona Roh Kudus Dalam Komitmen Misioner, 11 Mei 2026

    PERMEN: Pesona Roh Kudus Dalam Komitmen Misioner, 11 Mei 2026

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Rm Laurensius Feto, Pr
    • visibility 279
    • 11Komentar

    PERMEN edisi Senin Paskah ke-6 – 11 Mei 2026 – Pesona Roh Kudus dalam Komitmen Misioner Inspirasi: Kis 16:11-15; Yohanes 15:26-16:4a   Penikmat Permen yang penuh hikmat dalam Tuhan. Paulus begitu semangat untuk mencari dan menemui para pengikut Kristus. Hari-hari ini kita mendengar kisahnya bahwa Paulus ke sini-lah, ke sana-lah; ke Asia-lah, ke Bitinia-lah, Makedonia-lah, […]

  • Proyek Food Estate dalam Nalar The Othering of Nature

    Proyek Food Estate dalam Nalar The Othering of Nature

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Benyamin Chintyano Meo
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Oleh: Benyamin Chintyano Meo. Mahasiswa IFTK Ledalero Di tengah kecemasan global terhadap krisis iklim dan ancaman kelangkaan pangan, Indonesia mengambil langkah agresif melalui program Food Estate (Lumbung Pangan Nasional). Kebijakan ini digadang-gadang sebagai strategi hulu-hilir untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penanaman komoditas skala industri seperti padi, singkong, jagung, dan tebu. Namun, di balik narasi […]

  • PERMEN: Tuhan dan Remote Control Renungan Harian Katolik 9 Mei 2026

    PERMEN: Tuhan dan Remote Control Renungan Harian Katolik 9 Mei 2026

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Rm Laurensius Feto, Pr
    • visibility 369
    • 8Komentar

    PERMEN edisi Sabtu Paskah ke-5 – 09 MEI 2026 – Tuhan dan Remote Control Inspirasi: Kis 16:1-10 ; Yohanes 15:18-21 Penikmat Permen yang penuh hikmat dalam Tuhan. Bacaan pertama menggambarkan Paulus yang di dalam benaknya penuh dengan idealisme dan gagasan-gagasan mengenai kerasulan dan perutusan. Mau ke Asia-lah, ke Bitinia-lah, pokoknya ide cemerlang dan itu sudah […]

expand_less