Breaking News
light_mode
Trending Tags

Menempa Pemimpin Muda di Tengah Rimba Wolobobo

  • account_circle Mertin Lusi
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di tengah hutan Wolobobo, jauh dari hiruk-pikuk ruang kelas, sebanyak 52 siswa baru SMAK St. Agustinus Langa memulai proses pembentukan diri melalui Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) yang berlangsung pada 23–26 Juli 2026.

Mengusung konsep camping, kegiatan ini menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda. Alam menjadi ruang kelas, tenda menjadi tempat belajar kebersamaan, dan setiap tantangan menjadi media menempa karakter. Selama empat hari, para peserta didampingi oleh Tim Kepemudaan Kevikepan Bajawa yang memfasilitasi berbagai materi dan latihan kepemimpinan.

LKTD tidak sekadar mengajarkan teori tentang kepemimpinan. Para siswa diajak menjalani proses yang menyentuh empat dimensi utama perkembangan manusia, yakni kecerdasan emosional, intelektual, spiritual, dan fisik.Mlalui dinamika kelompok, refleksi, permainan edukatif, diskusi, latihan disiplin, hingga aktivitas lapangan, siswa belajar mengendalikan emosi, membangun kerja sama, berpikir kritis, memperdalam kehidupan iman, sekaligus meningkatkan daya tahan dan ketangguhan.

Bagi SMAK St. Agustinus Langa, kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter yang menjadi identitas sekolah.

Kepala SMAK St. Agustinus Langa, Sr. Antonia, USS, menegaskan bahwa setiap angkatan baru diwajibkan mengikuti LKTD karena kegiatan ini merupakan fondasi penting dalam membentuk pribadi siswa.

“Kegiatan ini sangat penting untuk menjadikan siswa SMAK St. Agustinus sebagai kader Katolik yang berintegritas dan berkarakter untuk Gereja dan bangsa,” ujar Sr. Antonia saat apel pembukaan.
Menurutnya, tantangan zaman menuntut lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, mampu mengambil keputusan yang benar, serta memiliki semangat pelayanan bagi sesama.
Kepercayaa yang diberikan sekolah kepada Tim Kepemudaan Kevikepan Bajawa disambut dengan penuh rasa syukur. Ketua Tim Kepemudaan Kevikepan Bajawa, Ayu Nau, mengungkapkan apresiasinya atas kesempatan untuk mendampingi para siswa baru dalam proses pembentukan karakter.

“Terima kasih kepada lembaga SMAK St. Agustinus yang sudah mempercayakan tim kami untuk menjadi rekan seperjalanan dalam menempa diri sebagai siswa Katolik yang militan dan berkarakter,” ungkap Ayu Nau.

Dalam pelaksanaan LKTD tahun ini, Tim Kepemudaan Kevikepan Bajawa menurunkan sepuluh orang pendamping, yaitu Pater Farmas, Mertin Lusi, Cen Tena, Iwan De Rozari, Enda Ndoa, Eka Pratama, Jeri Menang, Grit Wonga, dan Siska Dopo. Bersama para pendamping tersebut, peserta tidak hanya memperoleh materi kepemimpinan, tetapi juga belajar melalui pengalaman hidup bersama, saling melayani, dan menghadapi berbagai tantangan sebagai satu komunitas.

Selama empat hari berada di alam terbuka, para siswa belajar bahwa kepemimpinan bukanlah tentang menjadi yang paling hebat, melainkan tentang kemampuan melayani, bekerja sama, menghargai perbedaan, dan bertanggung jawab atas setiap keputusan yang diambil.

Selain itu, Fandris Wau guru pendamping yang menemani proses LKTD mengatakan bahwa meskipun dinginnya Wolobobo yang kadang dibawah 10 derajad beliau melihat siawa mereka belajar arti solidaritas dan balik lelahnya setiap aktivitasyang padat siswa menemukan kekuatan untuk saling menguatkan.

β€œ Saya percaya dalam proses ini para siswa saling menguatkan meskipun sangat lelah karena aktivitas padat dan juga dinginnya wolobobo membuat mereka belajar tentang solidaritas” kata Fandris demikian dia biasa disapa.

  • Penulis: Mertin Lusi
  • Editor: Redaksi Mataleza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahaya Konservatisme yang Membudak: Jawaban atas Tanggapan Alvianus Tay

    Bahaya Konservatisme yang Membudak: Jawaban atas Tanggapan Alvianus Tay

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Agustinus S. Sasmita
    • visibility 583
    • 2Komentar

    Dalam karyanya β€œ21 Pelajaran untuk Abad ke-21”, Yuval Hoah Harari mengatakan β€œjika masa depan umat manusia diputuskan tanpa melibatkan anda, kerena anda sibuk memberi makan dan memakaikan pakaian anak anda, tetap saja anda dan anak anda tidak bisa lepas dari konsekuensinya. Ini memang sungguh tidak adil, tetapi siapa bilang sejarah itu adil?” (Harari, 2023). Namun […]

  • Bambu Masuk Sekolah: Cara Kreatif Yayasan Bambu Lingkungan Lestari Rayakan Hari Anak Nasional di Wolowea photo_camera 1

    Bambu Masuk Sekolah: Cara Kreatif Yayasan Bambu Lingkungan Lestari Rayakan Hari Anak Nasional di Wolowea

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Wolowea, 23 Juli 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, Yayasan Bambu Lingkungan Lestari (YBLL) menyelenggarakan Workshop Bamboo Go To School di SDK Bokogo, Desa Wolowea, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo. Kegiatan ini menjadi ruang belajar yang memadukan pendidikan, pelestarian lingkungan, dan budaya lokal dengan melibatkan anak-anak, guru, orang tua, serta Pemerintah Desa Wolowea. […]

  • KRISIS KESEHATAN REPRODUKSI PEREMPUAN INDONESIA YANG MASIH TERABAIKAN

    KRISIS KESEHATAN REPRODUKSI PEREMPUAN INDONESIA YANG MASIH TERABAIKAN

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Noyaldista Lisan
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Oleh: Noyaldista Lisan Npm : 25201051 Kelas:2025B Program Studi: Keperawatan   Kesehatan reproduksi wanita merupakan salah satu aspek penting yang sering kali belum mendapatkan perhatian yang memadai di masyarakat. Padahal, kesehatan reproduksi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan seorang wanita untuk memiliki keturunan, tetapi juga mencakup kesehatan fisik, mental, dan sosial yang berhubungan dengan sistem reproduksi. […]

  • 333 Calon Siswa Baru Resmi Ikuti MPLS Ramah Anak, Kepala SMPSK Kotagoa Boawae: “Kalian adalah Angkatan Bersejarah”

    333 Calon Siswa Baru Resmi Ikuti MPLS Ramah Anak, Kepala SMPSK Kotagoa Boawae: “Kalian adalah Angkatan Bersejarah”

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Boawae, 14 Juli 2026 – Sebanyak 333 calon peserta didik baru resmi mengikuti Apel Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Anak Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMPSK Kotagoa Boawae, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momen istimewa karena para peserta didik baru merupakan Angkatan ke-75, bertepatan dengan perayaan Pesta Intan (75 Tahun) SMPSK Kotagoa Boawae yang […]

  • Cerpen Pastor: I Love You Full!

    Cerpen Pastor: I Love You Full!

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Sr. Auxilia Damanik, SFD
    • visibility 199
    • 4Komentar

    Oleh: Sr. Auxilia Damanik, SFD (Penulis merupakan biarawati pada Kongregasi Suster-Suster Fransiskus Dina atau SFD. Saat ini tengah memasuki tahun yuniorat pertama) Sebelum lanjut membaca, mari berbagi kebaikan di sini Deru angin dari perbukitan berembus kencang, menggiring langkah kecilku berlari menapaki tanah berbatu. Langit sore tampak muram, tetapi bukit itu selalu menjadi tempat paling hidup […]

  • Suka sibuk, di sekolah, dan Puisi-puisi Lainnya

    Suka sibuk, di sekolah, dan Puisi-puisi Lainnya

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 236
    • 1Komentar

    suka sibuk pagi-pagi sekali di hari minggu, kami ke gereja. seperti orang-orang, kami berpakaian rapi. sebelum keluar pintu rumah, pastikan semua dalam keadaan siap, batin maupun pakaian. di pintu masuk gereja, semua mata mencari sumber bunyi kaki. lihat atas-bawah. di dalam gereja, ekaristi sebentar lagi mulai. masih ada yang sibuk menilai. sebentar sambut hosti, bikin […]

expand_less