Breaking News
light_mode
Trending Tags

BURUH DUNIA YANG BUTUH SURGA: Permen Edisi Bulan Maria dan Hari Buruh

  • account_circle Rm Laurensius Feto, Pr
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 496
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

01 Mei 2026

Inspirasi: Kis 13:26-33; Yohanes 14:1-6    

Penikmat Permen yang berhikmat dalam Tuhan.

Dalam nada syukur penuh iman dan harapan, kita ucapkan selamat Hari Buruh Internasional alias May Day. Bersamaan dengan momen ini, umat Katolik merayakan pembukaan bulan Maria. Tidak sampai di situ, Gereja hari ini merenungkan Firman Suci dari penginjil Yohanes sebagai amanat perpisahan Yesus yang berkata kepada murid-murid-Nya yang dibuka dengan kalimat: “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Nah, izinkan saya titipkan di sanubari penikmat permen akan pesan Tuhan yang kuat pada hari ini bahwa di Hari Buruh Internasional, kita butuh hati yang profesional.

Hati yang profesional adalah hati yang tidak mudah gelisah, alias GEGANA_Gelisah Galau Merana, yah karena hati yang demikian hanya mungkin dan bisa mungkin kalau percaya kepada Allah, percaya juga kepada Yesus. Untuk orang Katolik ada bonus nya yakni hati yang percaya kepada doa-doa bersama Bunda Maria.

Ini baru hati yang profesional, jelas dan berkelas. Hati yang tahu jalan, kebenaran, dan hidup yang sesungguhnya hanya dalam Tuhan dan bersama Yesus dengan doa Bunda Maria.

Semoga kita tidak menggantungkan hati kita kepada hal-hal duniawi sampai kita mati-matian mengejar sesuatu yang dapat ditinggal mati dari pada mengejar hal surgawi yang bisa dibawa mati.

Ada kisah bahwa penduduk Yerusalem dan pemimpin-pemimpinnya tidak mengakui Yesus. Makanya, Rasul Paulus tegaskan bahwa apa sebab kita tidak menaruh kepercayaan kepada Yesus, karena Allah telah menggenapi janji-Nya atas Yesus dan puncak penggenapan itu nyata dengan Allah membangkitkan Yesus dari antara orang mati.

Makanya dari sinilah Yesus tegaskan bahwa DIA-lah, jalan, kebenaran, dan hidup. Sebagai Anak Allah, Yesus menghantar kita kepada Bapa.

Kata-kata Yesus hari ini seharusnya melegahkan hati penikmat permen dari GEGANA.

Sebagai homo faber, kita pasti bahagia jika dapat bekerja dengan baik dan benar; bila pekerjaan kita menghasilkan cuan apalagi sampai membawa kita dekat dengan Tuhan. Realitas merekam dengan jujur bahwa ada juga hati yang gelisah dengan pekerjaannya. Mari kita spill: upah masih di bawah standar, system kerja yang menindas, pekerja mendapat perlakuan yang tidak baik atau tidak adil di tempat kerja, bahkan pekerjaan bukan sebagai jalan memanusia-kan manusia, eh malah ada pekerjaan yang  menginjak-injak citra Allah. Bahkan, ada manusia pekerja yang dibuat galau dengan hadirnya robot-robot.

Terhadap ini semua, mari, selalu andalkan Tuhan dalam pekerjaan kita. Karena itu, ketika dunia pekerjaan mengecewakan kita, Tuhanlah yang membangkitkan harapan, membesarkan hati. Hidup kita bukan hanya tentang buruh dunia, kita pun butuh surga. Sehingga, berikan budaya surgawi di dalam pekerjaan kita. Kita tidak hanya dimintai oleh Tuhan bekerja keras, bekerja cerdas, tetapi kita perlu bekerja tulus dan bekerja kudus. Yah, Semoga pekerjaan-pekerjaan kita selain mendatangkan cuan tetapi juga semakin mendekatkan kita pada Tuhan. Semoga kita senantiasa doakan apa yang kita kerjakan serentak mengerjakan apa yang kita doakan.

Bulan Maria adalah jalan doa, kebenaran doa, dan hidup doa bagi kita untuk semakin mengandalkan Tuhan, sebagai cara kita meminta ketulusan dan kekudusan yang diteladankan Bunda Maria. Semoga bulan Maria membantu kita untuk mengenal Bunda Maria lebih dalam, agar kita selami hatiNya, resapi nilainya, dan kita tahu bahwa ada hati seorang IBU yang selalu mengalirkan rahmat dan berkat. Karena, pekerja keras pun butuh hati profesional yang terarah ke surga kudus.

PERMEN_PermenunganMasterOyen

Rm. Laurensius Feto, Pr / Master Oyen Feto- Imam Keuskupan Agung Ende, Sedang berkuliah di Binus University, Jakarta. Motto panggilan imamat: Berjalan Sambil Berbuat Baik.

  • Penulis: Rm Laurensius Feto, Pr
  • Editor: Redaksi Mataleza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saya dan Buku: Sejarah Dunia yang Disembunyikan Karya Jonathan Black

    Saya dan Buku: Sejarah Dunia yang Disembunyikan Karya Jonathan Black

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Maiton Gurik
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Oleh: Maiton Gurik, Resentator Buku Sebelum lanjut membaca, mari berbagi kebaikan di sini Tepat, 2015. Saya masuk Jakarta untuk studi master di Unas Jakarta Selatan, beberapa bulan kemudian berkunjung ke salah satu toko buku di Jakarta Timur: Gramedia Matraman. Tujuan ke sana untuk belanja buku-buku politik, karena studi master saya ilmu politik. Ketika keliling di […]

  • Membincang Turuk Empo dalam Budaya Manggarai dan Relevansinya dengan Perkawinan

    Membincang Turuk Empo dalam Budaya Manggarai dan Relevansinya dengan Perkawinan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Marselus Natar
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Di tengah arus modernisasi dan pergeseran nilai-nilai tradisional, masyarakat Manggarai di Nusa Tenggara Timur masih mempertahankan sejumlah kearifan lokal yang sarat makna dan fungsi sosial. Salah satunya adalah konsep turuk empo, sebuah sistem genealogis yang menjadi penanda garis keturunan dalam masyarakat adat Manggarai. Konsep ini bukan sekadar alat penanda asal-usul, tetapi berperan besar dalam menjaga […]

  • DI BALIK GELAS KEMASAN MANIS GEN Z, ANCAMAN DIABETES DI TENGAH KECANDUAN MINUMAN MURAH 

    DI BALIK GELAS KEMASAN MANIS GEN Z, ANCAMAN DIABETES DI TENGAH KECANDUAN MINUMAN MURAH 

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Viktoria Eyen
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Oleh: Viktoria Eyen Npm:25201043 Fakultas Ilmu Kesehatan Prodi Keperawatan Indonesia hari ini menghadapi masalah kencing manis atau diabetes sangat mengkhawatirkan , apakah anda pernah melihat antrian di gerai minuman kekinian manapun di kota-kota besar pada siang hari. Hampir pasti yang mengantri didominasi anak muda, pelajar, mahasiswa dan pekerja muda yang rela menunggu belasan menit demi […]

  • SDI Olaewa Juara Futsal Kotagoa Diamond Competition 2026 Usai Taklukkan SDK Natanage A 4-2

    SDI Olaewa Juara Futsal Kotagoa Diamond Competition 2026 Usai Taklukkan SDK Natanage A 4-2

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Kotagoa, 24 Juni 2026 – SDI Olaewa sukses menorehkan sejarah sebagai juara cabang futsal antar Sekolah Dasar pada Kotagoa Diamond Competition 2026. Gelar juara diraih setelah menaklukkan SDK Natanage A dengan skor meyakinkan 4-2 pada laga grand final yang berlangsung di Kotagoa Sport Area, Rabu (24/6/2026). Sejak peluit kick-off dibunyikan wasit utama, pertandingan langsung berlangsung […]

  • Sudut Pandang: Ka Sinta yang Selalu Ada Untukku

    Sudut Pandang: Ka Sinta yang Selalu Ada Untukku

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Yesi Kristiani
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Oleh: Yesi Kristiani Cerita sederhana tentang seorang kakak yang selalu menjadi bagian penting dalam hidupku. Setiap orang pasti mempunyai seseorang yang berarti dalam hidupnya. Seseorang yang mungkin tidak selalu kita sadari kehadirannya, tetapi selalu ada ketika kita membutuhkannya. Bagiku sosok kakak Sinta sangat berarti dalam setiap perjalanan ku, terutama ketika saya dapat dukungan dari kedua […]

  • Proyek Food Estate dalam Nalar The Othering of Nature

    Proyek Food Estate dalam Nalar The Othering of Nature

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Benyamin Chintyano Meo
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Oleh: Benyamin Chintyano Meo. Mahasiswa IFTK Ledalero Di tengah kecemasan global terhadap krisis iklim dan ancaman kelangkaan pangan, Indonesia mengambil langkah agresif melalui program Food Estate (Lumbung Pangan Nasional). Kebijakan ini digadang-gadang sebagai strategi hulu-hilir untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penanaman komoditas skala industri seperti padi, singkong, jagung, dan tebu. Namun, di balik narasi […]

expand_less