Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jika Cinta Lahir Dari Puisi dan Puisi-puisi Lainnya

  • account_circle Yeremias Laba Lein
  • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
  • visibility 344
  • comment 4 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TAK INGIN SEDANGKAL ITU

Aku tak ingin jatuh cinta sedangkal itu

sedangkan mencintaimu saja aku harus menyelam sedalam-dalamnya lautan asmaramu, berenang seluas-luasnya samudra di hatimu, dan melewati pasang surutnya air matamu

 

Aku tak ingin jatuh cinta sedangkal itu

sebab aku ingin berlayar sejauh mungkin di lautan asmaramu, menjala cinta dan kasih sayang sebanyak mungkin di samudra hatimu, lalu berlabuh di pelukmu dan menua bersama ragamu

 

Aku tak ingin jatuh cinta sedangkal itu

sebagaimana rindu yang terus mengalir di dadaku, tanpa harus terburu-buru menemukan muara

Batam, 6 Oktober 2024

 

ANGKRINGAN RINDU

Di angkringan rindu

Aku memesan senja sebagai menu pembuka,

lalu menikmati sesuap pelukan dan ciuman darimu

dan kau memesan pagi untuk menu penutupnya

sungguh, kita sedikit egois

tapi ini perihal rindu yang harus kita tebus

Batam, 08 Oktober 2024

 

KAU BUKAN RUMAH

Aku pernah terbangun dalam mimpimu

tapi bukan sebagai orang yang kau impikan

Aku pernah bertamu di halaman hatimu

tapi bukan sebagai tamu yang kau ajak masuk kedalam rumah hatimu

 

Sudah sekian malam aku membaringkan pandangan kearah pintu hatimu

tapi kau tak juga membiarkanku masuk,

menyajikan segelas kasih sayang untukku

Sudah berapa kali hujan aku berteduh di teras hatimu

tapi kau masih juga tak mempersilahkanku masuk,

dan memberiku seporsi pelukan hangatmu

 

Ada banyak perjalanan yang kita lewati

tapi bukan aku yang kau ajak pulang

Sungguh,,

kau bukan rumah

Batam, 23 September 2023

 

JIKA CINTA LAHIR DARI PUISI

Jika cinta lahir dari puisi,

bacalah aku

agar kau tahu, disetiap bait-bait sajak ini

aku dan rindu senantiasa menunggu

 

Jika cinta lahir dari puisi,

bacalah aku

nanti kau temukan cinta yang hidup

diantara larik-larik sajak ini

 

Jika cinta lahir dari puisi,

akan ku biarkan kau bertamasya pada ruas-ruas paragraf ini

hingga tak kau temukan jalan pulang,

dan tinggal bersamaku didalam puisi ini.

Batam, 14 September 2023

 

BAGAIMANA

 

Bagaimana jika aku adalah udarah

yang sempat goyah atas tingkahmu

lalu pergi sebagai menu utama dalam hidupmu

 

Bagaimana jika aku adalah matahari

yang juga bosan karena egohmu

kemudian menghilang sebagai kebutuhan dalam hidupmu

 

Bagaimana jika aku itu malam

yang terus saja kau siksa dengan kehilafanmu

lalu memilih berhenti sebagai pelengkap dalam hidupmu

 

Bagaimana!

Batam, 26 Maret 2021

 

AKU HUJAN

 

Aku hujan,

menebarkan bau basah

menjanjikan tumbuh, subur, dan mekar

pada pekarangan hatimu,

yang telah lama gersang

 

Aku hujan, bahkan lebih dari pelukan

Batam, 2024

 

Yeremias Laba Lein, kelahiran Nusa Tenggara Timur, 16 Februari 1997, adalah seorang pria yang gemar membagikan pengalaman hidupnya menjadi bait-bait puisi. Baginya, menulis adalah salah satu cara terbaik untuk mengabadikan perjalanan hidup agar lebih bermakna. Penulis juga giat membagikan tulisan-tulisannya di sosial media, seperti Instagram pribadinya, @sajak_kampung.

Mampirlah dan nikmatilah sajian-sajian yang telah disediakan, walau hanya seteguk

 

 

 

  • Penulis: Yeremias Laba Lein
  • Editor: Fian N

Komentar (4)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dr. Made Supriatma: Matinya Altruisme? Serangan Terhadap Film Dokumenter Pesta Babi

    Dr. Made Supriatma: Matinya Altruisme? Serangan Terhadap Film Dokumenter Pesta Babi

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Dr. Made Supriatma
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Made Supriatma, Peneliti masalah Sosial dan Politik (sebelum lanjut membaca, mari berbagi di sini: https://saweria.co/pondokbacamataleza20 ) Matinya Altruisme? Serangan terhadap film dokumenter Pesta Babi datang dari semua arah. Kemarin, beredar video Mama Yasinta yang mengatakan dia tidak mengijinkan video dirinya dipakai dalam dokumenter ini. Seperti yang dikatakan oleh dua sutradara film ini, kita […]

  • Mahar Waktu: Epik Cinta di Sumur Haran

    Mahar Waktu: Epik Cinta di Sumur Haran

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Marselus Natar
    • visibility 231
    • 2Komentar

    Oleh: Marselus Natar (Rohaniawan Katolik pada Kongregasi Frater-Frater Bunda Hati Kudus, penulis novel berjudul: Janji Yang Kian Koyak dan Terkoyaklah, dan antologi cerpen berjudul: Usaha Membunuh Tuhan) Setiap cinta selalu punya cerita tentang bagaimana ia dimulai. Ada yang tumbuh dari pertemuan sederhana, dari percakapan singkat, dari perhatian kecil yang perlahan berubah menjadi rasa yang sulit […]

  • Sudut Pandang: KASUS NADIEM: BUKAN AYAM BERKOKOK

    Sudut Pandang: KASUS NADIEM: BUKAN AYAM BERKOKOK

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Agustinus Edy Kristanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Oleh: Agustinus Edy Kristanto Setelah rekaman ILC yang membahas kasus Nadiem Makarim, saya dan Bang Rocky Gerung (RG) salaman sambil tertawa. Ia bilang sebaiknya saya lebih detail lagi menjelaskan hubungan sebab-akibat. Sebelumnya kami terlibat sedikit debat tentang korelasi temporal dan analogi ayam-matahari. Ada baiknya saya jelaskan begini. Saya bukannya tidak menangkap analogi dimaksud. Tapi saya […]

  • Ruang Rasa: Perempuan yang Diajari Bertahan

    Ruang Rasa: Perempuan yang Diajari Bertahan

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 218
    • 6Komentar

    Sebelum teman-teman mataleza.com lanjutkan membaca keseluruhan tulisan berikut ini, perlu saya sampaikan bahwa, tidak semua laki-laki demikian, tetapi pengalaman perempuan yang mengalami manipulasi adalah kenyataan yang tidak boleh diperkecil atau diabaikan. Luka mereka nyata. Selamat membaca! *** Beberapa waktu lalu, saya menerima sebuah pesan dari seorang teman. Ia perempuan, tinggal jauh di seberang. Jarak memisahkan […]

  • INDONESIA DARURAT KEKERASAN FISIK: LOGIKA “DI BAWAH TELAPAK KAKI”

    INDONESIA DARURAT KEKERASAN FISIK: LOGIKA “DI BAWAH TELAPAK KAKI”

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Filmon Hasrin
    • visibility 459
    • 4Komentar

    Sejak Indonesia merdeka pada 1945, harapannya jelas: terbebas dari kekerasan fisik dan konflik bersenjata. Namun, realitas berbicara lain. Kekerasan justru terus hadir dalam berbagai bentuk dan periode. Sejarah mencatat pembunuhan aktivis seperti Tan Malaka, hilangnya Widji Thukul pada era Orde Baru, hingga tragedi kekerasan massal 1965 dan 1998. Peristiwa-peristiwa tersebut bukan sekadar catatan masa lalu, […]

  • 32 Siswa Baru SMAN 1 Jerebuu Dibekali Kepemimpinan, Jurnalistik, dan Karya Tulis Ilmiah

    32 Siswa Baru SMAN 1 Jerebuu Dibekali Kepemimpinan, Jurnalistik, dan Karya Tulis Ilmiah

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Mertin Lusi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Ngada – Sebanyak 32 siswa baru SMAN 1 Jerebuu, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung selama dua hari, 16–17 Juli 2026. Kegiatan tersebut tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan kepemimpinan, jurnalistik, dan penulisan karya tulis ilmiah. MPLS yang berlangsung setiap hari mulai pukul […]

expand_less