Fiksi
Suka sibuk, di sekolah, dan Puisi-puisi Lainnya
- calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
- visibility 183
- 1Komentar
suka sibuk pagi-pagi sekali di hari minggu, kami ke gereja. seperti orang-orang, kami berpakaian rapi. sebelum keluar pintu rumah, pastikan semua dalam keadaan siap, batin maupun pakaian. di pintu masuk gereja, semua mata mencari sumber bunyi kaki. lihat atas-bawah. di dalam gereja, ekaristi sebentar lagi mulai. masih ada yang sibuk menilai. sebentar sambut hosti, bikin […]
Ini Puisi Apa? Toko Kecantikan dan Puisi-Puisi Lainnya
- calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
- visibility 194
- 2Komentar
ini puisi apa? ibu bangun tidur. bapak ke sawah. adik menangis cari bapak. saya cari batang pisang. pagi, selalu sibuk di setiap detik kami. ada rindu-dendam yang tak tuntas pada bunga mimpi. rumah yang lain, ayam-ayam berebut makanan. adik ikut tertawa. saya sibuk mengeja suara babi kelaparan. lalu, lewatlah segerombolan masa lalu di kepala saya. […]
Ketika Cinta Menjadi Doa
- calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
- visibility 119
- 3Komentar
Minggu pagi selalu datang dengan kesunyian yang suci. Cahaya matahari menembus jendela kaca kapela SanJuan, memantulkan warna-warna lembut yang jatuh di lantai seperti doa yang menjelma menjadi cahaya. Denting lonceng memanggil umat untuk berkumpul, dan di antara bangku-bangku kayu yang tertata rapi, Frater Arda kembali menemukan sosok yang diam-diam mengisi ruang batinnya. Gadis itu selalu […]
Kosakata Dalam Hujan, Titik Imanku, Kemarau dan Puisi-puisi Lainnya
- calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
- visibility 195
- 0Komentar
SEJILID BUKU kubuka sejilid buku yang kemarin membawa aku melintasi segala kisah dari ruang-ruang fisika dan format wajah-Nya yang teduh di atas sajadah kaulah gudang pengisi petak-petak di ruang kosong otakku lalu kubuka lembaran yang tuntas kubaca karena dari titik ke titik belahan bumi ini adalah buku maka segala kalimat panjang itu […]
KEHILANGAN YANG TAK TERGANTIKAN
- calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
- visibility 207
- 2Komentar
Namaku Martina Syukur. Orang biasa memanggilku Tina. Terlahir dari keluarga yang cukup berada dengan penghasilan yang bisa dibilang cukup, membuat aku merasa tak pernah berkekurangan. Semua kebutuhanku selalu terpenuhi. Aku juga memiliki saudara tetapi bukan sedarah. Namanya Tini. Dia adalah gadis kecil yang diadopsi oleh bapak dan mama dari sebuah panti asuhan setahun sebelum aku […]
Di Rumah Tuhan, Rindu yang Kupelajari dari Rumah dan Puisi-puisi Lainnya
- calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
- visibility 280
- 0Komentar
Di Rumah Tuhan Hujan pun turun, lalu aku berteduh di rumah-Nya. Kutatap langit, reda, lalu kupamit pulang. Namun hujan kembali mengguyur, seolah Dia hendak berkata: ”Jangan pulang dulu, Aku masih rindu.” Aku singgah di perhentian terakhir, dan di sana pun, Dia menyambut. Dengan lembut, tanpa suara, tapi hangat seperti peluk yang tak terlihat. Mungkin memang […]
AMBIVERT: Menelisik Kisah Tokoh Aku Melalui Kenyataan di Sekitar
- calendar_month Senin, 20 Apr 2026
- visibility 213
- 0Komentar
Aku ingin pamerkan setiap aktivitasku, sejak subuh hingga petang. Supaya mereka tidak mempermainkanku soal waktu, membuatku menunggu, tanpa rasa bersalah, tanpa usaha untuk berbenah. (Ia dan Mereka yang Berisik) Saya membuka tulisan sederhana ini dengan mengutip sebuah pernyataan dalam buku yang berjudul Ambivert. Dan persis buku inlah yang akan saya ulas seringkas mungkin sesuai kapasitas […]
Paskah, Masakan Mama, dan Puisi-puisi Lainnya
- calendar_month Senin, 20 Apr 2026
- visibility 260
- 0Komentar
Redup Aku akhirnya memilih agar tu(h)an ataupun siapa saja tidak merenggut luka milikku. Beberapa tangan datang mengetuk, beberapa tangan mencoba memeluk tapi tetap aku tutup pintu makam batu itu. Kau pernah sekali atau bahkan berkali-kali dengan buru-buru berlari agar lekas sampai ketika datang melayat lukaku. Sekadar menanyakan perihal masa penyembuhan atau bagaimana dengan bekas luka-luka […]
DOA, AIR, TANAH dan Puisi-puisi Lainnya
- calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
- visibility 250
- 0Komentar
Doa Di ujung harap aku berdoa, sembari mengatup penuh khusyuk. Bait demi bait mulai melantun. Seirama deru angin di siang itu. Di perhentian itu aku terdiam, riuhnya alam bergejolak mengiyakan seluruh ucapan yang terhenti di langit. Dalam lantunan doa yang dilafas, di seberang sana ada wanita janda sedang menangis. Ratapan demi ratapan mulai terdengar, adakah […]
Penggali Sumur: Kembali ke Masa Lalu-Menata Masa Depan
- calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
- visibility 301
- 2Komentar
“Kita akan menimba kehidupan, anak-anakku. Kita akan bercerita, belajar sabar, dan dikuatkan oleh persatuan, Nak. Di sumur, kita menemukan diri kita bukan lagi satu, tetapi menjelma persekutuan yang kuat, sebagaimana satu tetes air yang utuh dari bibir sumur dan menjadi banyak di dasar sana, anak-anakku. Itu sebabnya, om ingin menjadi penggali sumur.” Lima belas cerpen […]
