Breaking News
light_mode
Trending Tags

Puisi-puisi Marianus Lako: Perjalanan Menuju Rindu dan Kenangan, Gagasan Kesepian dan Puisi-puisi Lainnya

  • account_circle Marianus Lako
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 100
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perjalanan Menuju Rindu dan Kenangan

Perjalanan menuju Rindu dan Kenangan
Apa itu sebuah kerinduan?
Kalau tentang sakit dan pedih yang menyala paling berkaca-kaca tuk menyumbang luka?

Apa itu kerelaan?
Kalau tentang melepas tapi masih melekat
Kalau tentang ikhlas tapi di dada memberat
Kalau tentang mengenang tapi selalu merengkuh ketenangan

Meo 2026

Gagasan Kesepian

Apa pernah kau menyentuh tubuh hujan dengan dalih ingin demam dan terkapar oleh dia?

Apakah hujan adalah menemukan kehilangan? Ataukah hujan adalah

butiran gagasan-gagasan kesepian?
Lantas begitu, untuk apa ia selalu turun dan airnya mengisi

penuh bak rinduku yang kosong?

Kenangan 2025

Ruang rindu

Lelap meraba kepala
Isinya angan-angan saja
Seperti angin yang dijala melewati jaring laba
Seperti menyaring pudar-pudar rindumu yang

merambat lelah karena rona suara serak-serak saat sepi yang

bertabrakan dengan malam, hujan, dan kenangan sudah tak sama.

15 April 2026

Sarang Napasmu

Di bawah kolong-kolong hutan satwa
Ada riang-riang rindu yang rancu sedang

menghitung laba angin yang menyuruk ke kelam
Dan tinggalkan rusuk bulan yang padam keabuan

dalam keanggunannya.

Mencatatkan pohon-pohon waktu yang dahulu
disorak bau-bau tanah, diejek rumput-rumput liar,

diusir oleh arak-arakan keheningan
Dicacatkan oleh hujan dan panas :
Pada keremangan yang merenta,
Pada kenangan yang merendah,
Pada rendaman rindu yang meleleh di mulutmu,
Lihatlah tunas itu telah tumbuh menjadi ibu untuk sarang napasmu.

Di bawah kolong hutan rimba
Aku mencintai angin di atas bumbungan langit
Walau asalku di bawah tubuh hutan
Walau desirnya tak kudengar, tak kusesap
tak kulepas tuk mendengungkan wanginya yang sempat jatuh

bersama hujan kala itu, serasa berserakan kebahagiaan itu tak ingin

kurapikan dan tak ingin kubangun dari mimpi lelap ini.
Seperti memperkenalkan, dia terbang dalam rinduku,

singgah dalam runtuhku, sungguh dalam sesalku jika aku terbangun.

Mari merawat
Tak ada penawar yang telat
untuk hilangkan karma selain menikmatinya

April 2026

Gelisah

Di bawah kaki harapan
Berjalan tegak angkat dagu
Menyampaikan ragu dalam gelap
Isinya lisan-lisan cahaya
Berjalan jinjit takut tumpah ruah
Sedangkan di atas kepala,
Bintang menggerutu dalam temaram
Berharap lisan itu bergabung bersama anak cahayanya.

//
Menulis diatas debu
Tertiup angin, mengiringi angan
dengan Rindu yang rasanya macam-macam sekali
Seperti bau orang mati,
Tapi dupanya tak jadi
Lilinya mati
Rupanya aneh sekali
Setelah kulihat
Isinya macam-macam sekali
Seperti membatin tapi tak diberi Illahi.

\\

Aku mengais rindu di matamu
Mencari jarum ketenangan
Konon katanya :
” Menjahit takdir di bibir waktu
Dapat membungkam bising napsu”

Semoga menemukanmu dengan cinta

2026

Marianus Lako, penulis yang akrab disapa Anno Lako ini selain suka menulis juga jalan-jalan. Sering menjadi tukang omong dari pinggir lapangan sepak bola dan juga tenda pesta.

  • Penulis: Marianus Lako
  • Editor: Redaksi Mataleza

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PERMEN: Perjuangan Pengusaha Anggur, Renungan Harian Katolik 06 Mei 2026

    PERMEN: Perjuangan Pengusaha Anggur, Renungan Harian Katolik 06 Mei 2026

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Rm Laurensius Feto, Pr
    • visibility 234
    • 4Komentar

    PERMEN edisi Rabu Paskah ke-5 – 06 MEI 2026 – Perjuangan Pengusaha Anggur Inspirasi: Kis 15:1-6 ; Yohanes 15:1-8 Penikmat Permen yang penuh hikmat dalam Tuhan. Penghiburan iman yang mandraguna kita terima dari Yesus sendiri ketika Yesus menggambarkan cinta segitiga antara Manusia, Yesus, dan Bapa-Nya. Allah Bapa digambarkan sebagai pengusaha anggur, Yesus adalah pohon anggur, […]

  • Buah dari Jalan Panjang Sebuah Proses

    Buah dari Jalan Panjang Sebuah Proses

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Perjalanan SMPSK Kotagoa Boawae dalam mengikuti Turnamen SMATER NDAO CUP merupakan bagian dari proses pembinaan yang panjang, terencana, dan berkesinambungan. Keikutsertaan dalam ajang ini tidak semata-mata dimaknai sebagai upaya untuk meraih kemenangan dalam waktu singkat, melainkan sebagai sarana strategis dalam mengembangkan potensi peserta didik secara utuh, baik dari aspek keterampilan, karakter, maupun mentalitas bertanding. Sekolah […]

  • Bahaya Konservatisme yang Membudak: Jawaban atas Tanggapan Alvianus Tay

    Bahaya Konservatisme yang Membudak: Jawaban atas Tanggapan Alvianus Tay

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Agustinus S. Sasmita
    • visibility 367
    • 2Komentar

    Dalam karyanya “21 Pelajaran untuk Abad ke-21”, Yuval Hoah Harari mengatakan “jika masa depan umat manusia diputuskan tanpa melibatkan anda, kerena anda sibuk memberi makan dan memakaikan pakaian anak anda, tetap saja anda dan anak anda tidak bisa lepas dari konsekuensinya. Ini memang sungguh tidak adil, tetapi siapa bilang sejarah itu adil?” (Harari, 2023). Namun […]

  • Beny K. Harman: Pesta Babi yang Menakutkan?

    Beny K. Harman: Pesta Babi yang Menakutkan?

    • calendar_month 15 jam yang lalu
    • account_circle Beny K. Harman
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Oleh: Benny K. Harman Ketika aparat bergerak cepat membubarkan diskusi dan melarang pemutaran film Pesta Babi, Kolonialisme di Jaman Kita, sebuah pesan benderang sedang dikirimkan oleh penguasa kepada rakyatnya: kalian boleh hidup di negara ini, tapi kalian tidak boleh berpikir. Pelarangan massal terhadap film ini bukan sekadar tindakan sensor birokratis yang kolot. Ini adalah ekspresi ketakutan […]

  • Merayakan Kemiskinan Bersama Tuhan

    Merayakan Kemiskinan Bersama Tuhan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli, S. Pd
    • visibility 138
    • 0Komentar

    “Kamu galak seperti macan betina / Barangkali kamu akan gila / Tapi tak akan mati.” Sepenggal dialog tersebut menjadi pembuka yang menggugah dari pertunjukan Maria Zaitun yang dibawakan oleh Bengkel Seni Milenial (BSM), sebuah kelompok teater dari SMK Sura Dewa. Kelompok kecil ini secara konsisten menghidupkan ruang-ruang seni pertunjukan yang kerap sepi apresiasi. Namun, teater […]

  • AMBIVERT: Menelisik Kisah Tokoh Aku Melalui Kenyataan di Sekitar

    AMBIVERT: Menelisik Kisah Tokoh Aku Melalui Kenyataan di Sekitar

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Aku ingin pamerkan setiap aktivitasku, sejak subuh hingga petang. Supaya mereka tidak mempermainkanku soal waktu, membuatku menunggu, tanpa rasa bersalah, tanpa usaha untuk berbenah. (Ia dan Mereka yang Berisik) Saya membuka tulisan sederhana ini dengan mengutip sebuah pernyataan dalam buku yang berjudul Ambivert. Dan persis buku inlah yang akan saya ulas seringkas mungkin sesuai kapasitas […]

expand_less