Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wujudkan Sekolah Vokasi Desa, Politeknik St. Wilhelmus Sukses Gelar Panen Perdana Wortel Organik di Desa Lajawajo

  • account_circle Publikasi Politeknik St. Wilhelmus Boawae
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 230
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NAGEKEO, 30 Maret 2026 – Politeknik St. Wilhelmus (PSW) mempertegas komitmennya dalam pembangunan masyarakat berbasis vokasi melalui kegiatan panen perdana wortel organik di Desa Lajawajo, Kabupaten Nagekeo, Senin (30/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sekolah Vokasi Desa melalui pembuatan kebun percontohan (demplot) hortikultura di lahan milik desa.

Sebagai desa binaan PSW, Desa Lajawajo menjadi pusat pelatihan langsung bagi kelompok Karang Taruna dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Di atas lahan seluas kurang lebih 3 are, kolaborasi antara akademisi dan warga ini berhasil memanen hampir 500 kg wortel organik berkualitas unggul.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, Bapak Patris Bhoko, menyatakan apresiasinya terhadap langkah nyata perguruan tinggi dalam menyentuh sektor riil masyarakat. “Inisiatif seperti ini sangat dibutuhkan untuk mendorong kemandirian pangan desa dan memberi bekal keterampilan nyata bagi pemuda,” ujarnya.

Direktur Politeknik St. Wilhelmus menegaskan bahwa program ini bukan sekadar aktivitas sesaat. “Sekolah Vokasi Desa ini adalah wadah bagi dosen dan mahasiswa untuk mentransfer ilmu kepada masyarakat. Kami ingin memastikan Karang Taruna dan KWT di Desa Lajawajo memiliki kompetensi teknis dalam kemandirian pertanian,” ungkapnya di sela-sela kegiatan panen.

Kepala Desa Lajawajo beserta jajaran aparat desa yang hadir juga menyambut antusias hasil panen perdana ini. Keberhasilan komoditas wortel ini akan segera diikuti dengan langkah keberlanjutan. Setelah panen wortel, lahan demplot tersebut akan dilanjutkan dengan budidaya kentang dan cabai rawit.

Turut hadir dalam acara ini Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), para dosen, mahasiswa PSW, serta puluhan anggota Karang Taruna dan KWT yang terlibat aktif sejak masa tanam. Politeknik St. Wilhelmus berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan intensif bagi Desa Lajawajo guna memastikan program hortikultura ini menjadi model percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Nagekeo.

  • Penulis: Publikasi Politeknik St. Wilhelmus Boawae
  • Editor: Mataleza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prihartini

    Prihartini

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Alvianus Tay
    • visibility 535
    • 2Komentar

    Kunang-kunang beterbangan kian kemari, sesekali hinggap di meja makan tua dari kayu mahoni, sesekali mendarat di kepala Prihartini yang tengah tenggelam dalam lamunan. Kesedihan terukir jelas pada wajah mudanya. Matanya merah, serupa tumpahan air sirih pinang di pelataran teras. Tak ada hujan air mata, hanya perih yang melumat habis kesadarannya. Ia seolah meluruh, tak berdaya […]

  • JANGAN SALAH ALAMAT: MEMBACA PERUBAHAN SIKAP MAMA YASINTA

    JANGAN SALAH ALAMAT: MEMBACA PERUBAHAN SIKAP MAMA YASINTA

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Emil E Wakei
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Oleh: Emil E Wakei (Dewan Jalanan)  Jangan caci-maki Mama Yasinta Moiwend. Jgn rubah konflik vertikal menjadi konflik horizontal antara sesama kita yang sama-sama terjepit. Siapa Mama Yasinta? Mama Yasinta adalah bagian dari masyarakat kecil. Hidupnya hanya di kampung dan hutan-hutan adat di Merauke. Pagi ke kebun, sore pulang bawa sagu. Tanah bagi Mama bukan sertifikat. […]

  • Ruang Rasa: Aku Anak yang Tidak Pernah Dipilih

    Ruang Rasa: Aku Anak yang Tidak Pernah Dipilih

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Halo, teman-teman. Apa kabar? Salam jumpa lagi bersama saya di Ruang Rasa. Pada kesempatan ini saya akan berbagi sebuah tulisan yang saya kembangkan dari salah satu postingan di Facebook. Sebelum teman-teman membaca tulisan di bawah ini lebih lanjut, perlu saya sampaikan bahwa tulisan ini murni hanyalah respon atas postingan tersebut. Mungkin saja di luar sana […]

  • Kembali ke Tempat Mimpi-mimpi itu Bermula

    Kembali ke Tempat Mimpi-mimpi itu Bermula

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Pater Marsel Koka, RCJ
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Oleh: Pater Marsel Koka, RCJ (Pastor dari Konggregasi Rogasionis Hati Yesus Maumere) Di sela-sela masa akhir liburan, saya berkesempatan mengunjungi kembali sebuah tempat yang menyimpan begitu banyak kenangan masa kecil selama enam tahun: SDN Riominsi, yang dahulu kami kenal sebagai SDK Terong Kedong. Sekolah kecil ini berada di Kampung Latung, Desa Benteng Tawa V, Kecamatan […]

  • Mahasiswa MBKM Program Studi Ilmu Pemerintahan Resmi Diterima di Desa Oesena: Wujud Nyata Integrasi Akademik dan Pengabdian Masyarakat

    Mahasiswa MBKM Program Studi Ilmu Pemerintahan Resmi Diterima di Desa Oesena: Wujud Nyata Integrasi Akademik dan Pengabdian Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 211
    • 0Komentar

    OESENA, 11 Mei 2026 — Sebanyak 16 mahasiswa/i Program Studi Ilmu Pemerintahan yang mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) secara resmi diterima oleh Kepala Desa Oesena beserta seluruh perangkat desa dalam kegiatan penerimaan dan pemaparan program kerja yang berlangsung di Kantor Desa Oesena pada Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan ini menandai awal pelaksanaan program […]

  • Sudut Pandang: Larangan Nobar Pesta Babi dan Perebutan Makna Teknologi di Era Digital: Perspektif Teori Strukturasi Adaptif

    Sudut Pandang: Larangan Nobar Pesta Babi dan Perebutan Makna Teknologi di Era Digital: Perspektif Teori Strukturasi Adaptif

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Wima Wimastha
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Oleh: Frater Wima Wimastha adalah Frater tingkat III di Seminari Tinggi Interdiosesan Santo Petrus Ritapiret, keuskupan Agung Ende dan mahasiswa semester 6 di Institute Filsafat katolik dan Kreatif ledalero(IFTK).   Di era digital, informasi tidak lagi bergerak seperti arus sungai yang tenang dan searah. Ia menyerupai ombak yang terus memecah, berbalik, dan membentuk pantai-pantai baru […]

expand_less