Wujudkan Sekolah Vokasi Desa, Politeknik St. Wilhelmus Sukses Gelar Panen Perdana Wortel Organik di Desa Lajawajo
- account_circle Publikasi Politeknik St. Wilhelmus Boawae
- calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
- visibility 135
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NAGEKEO, 30 Maret 2026 – Politeknik St. Wilhelmus (PSW) mempertegas komitmennya dalam pembangunan masyarakat berbasis vokasi melalui kegiatan panen perdana wortel organik di Desa Lajawajo, Kabupaten Nagekeo, Senin (30/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sekolah Vokasi Desa melalui pembuatan kebun percontohan (demplot) hortikultura di lahan milik desa.
Sebagai desa binaan PSW, Desa Lajawajo menjadi pusat pelatihan langsung bagi kelompok Karang Taruna dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Di atas lahan seluas kurang lebih 3 are, kolaborasi antara akademisi dan warga ini berhasil memanen hampir 500 kg wortel organik berkualitas unggul.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, Bapak Patris Bhoko, menyatakan apresiasinya terhadap langkah nyata perguruan tinggi dalam menyentuh sektor riil masyarakat. “Inisiatif seperti ini sangat dibutuhkan untuk mendorong kemandirian pangan desa dan memberi bekal keterampilan nyata bagi pemuda,” ujarnya.
Direktur Politeknik St. Wilhelmus menegaskan bahwa program ini bukan sekadar aktivitas sesaat. “Sekolah Vokasi Desa ini adalah wadah bagi dosen dan mahasiswa untuk mentransfer ilmu kepada masyarakat. Kami ingin memastikan Karang Taruna dan KWT di Desa Lajawajo memiliki kompetensi teknis dalam kemandirian pertanian,” ungkapnya di sela-sela kegiatan panen.
Kepala Desa Lajawajo beserta jajaran aparat desa yang hadir juga menyambut antusias hasil panen perdana ini. Keberhasilan komoditas wortel ini akan segera diikuti dengan langkah keberlanjutan. Setelah panen wortel, lahan demplot tersebut akan dilanjutkan dengan budidaya kentang dan cabai rawit.
Turut hadir dalam acara ini Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), para dosen, mahasiswa PSW, serta puluhan anggota Karang Taruna dan KWT yang terlibat aktif sejak masa tanam. Politeknik St. Wilhelmus berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan intensif bagi Desa Lajawajo guna memastikan program hortikultura ini menjadi model percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Nagekeo.
- Penulis: Publikasi Politeknik St. Wilhelmus Boawae
- Editor: Mataleza

Saat ini belum ada komentar