Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wujudkan Sekolah Vokasi Desa, Politeknik St. Wilhelmus Sukses Gelar Panen Perdana Wortel Organik di Desa Lajawajo

  • account_circle Publikasi Politeknik St. Wilhelmus Boawae
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 229
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NAGEKEO, 30 Maret 2026 – Politeknik St. Wilhelmus (PSW) mempertegas komitmennya dalam pembangunan masyarakat berbasis vokasi melalui kegiatan panen perdana wortel organik di Desa Lajawajo, Kabupaten Nagekeo, Senin (30/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sekolah Vokasi Desa melalui pembuatan kebun percontohan (demplot) hortikultura di lahan milik desa.

Sebagai desa binaan PSW, Desa Lajawajo menjadi pusat pelatihan langsung bagi kelompok Karang Taruna dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Di atas lahan seluas kurang lebih 3 are, kolaborasi antara akademisi dan warga ini berhasil memanen hampir 500 kg wortel organik berkualitas unggul.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, Bapak Patris Bhoko, menyatakan apresiasinya terhadap langkah nyata perguruan tinggi dalam menyentuh sektor riil masyarakat. “Inisiatif seperti ini sangat dibutuhkan untuk mendorong kemandirian pangan desa dan memberi bekal keterampilan nyata bagi pemuda,” ujarnya.

Direktur Politeknik St. Wilhelmus menegaskan bahwa program ini bukan sekadar aktivitas sesaat. “Sekolah Vokasi Desa ini adalah wadah bagi dosen dan mahasiswa untuk mentransfer ilmu kepada masyarakat. Kami ingin memastikan Karang Taruna dan KWT di Desa Lajawajo memiliki kompetensi teknis dalam kemandirian pertanian,” ungkapnya di sela-sela kegiatan panen.

Kepala Desa Lajawajo beserta jajaran aparat desa yang hadir juga menyambut antusias hasil panen perdana ini. Keberhasilan komoditas wortel ini akan segera diikuti dengan langkah keberlanjutan. Setelah panen wortel, lahan demplot tersebut akan dilanjutkan dengan budidaya kentang dan cabai rawit.

Turut hadir dalam acara ini Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), para dosen, mahasiswa PSW, serta puluhan anggota Karang Taruna dan KWT yang terlibat aktif sejak masa tanam. Politeknik St. Wilhelmus berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan intensif bagi Desa Lajawajo guna memastikan program hortikultura ini menjadi model percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Nagekeo.

  • Penulis: Publikasi Politeknik St. Wilhelmus Boawae
  • Editor: Mataleza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jika Cinta Lahir Dari Puisi dan Puisi-puisi Lainnya

    Jika Cinta Lahir Dari Puisi dan Puisi-puisi Lainnya

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Yeremias Laba Lein
    • visibility 344
    • 4Komentar

    TAK INGIN SEDANGKAL ITU Aku tak ingin jatuh cinta sedangkal itu sedangkan mencintaimu saja aku harus menyelam sedalam-dalamnya lautan asmaramu, berenang seluas-luasnya samudra di hatimu, dan melewati pasang surutnya air matamu   Aku tak ingin jatuh cinta sedangkal itu sebab aku ingin berlayar sejauh mungkin di lautan asmaramu, menjala cinta dan kasih sayang sebanyak mungkin […]

  • Ruang Rasa: Ketika Kepercayaan Kehilangan Rumah

    Ruang Rasa: Ketika Kepercayaan Kehilangan Rumah

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Setiap perjumpaan adalah anugerah. Di sanalah dua hati belajar saling mengenal, saling menerima, lalu perlahan-lahan membangun sebuah rumah yang tak terlihat: rumah bernama kepercayaan. Kasih adalah fondasinya. Kejujuran adalah dindingnya. Sementara komunikasi menjadi jendela tempat keduanya saling memandang dunia. Namun, tidak semua rumah mampu bertahan dari badai. Ada badai yang datang bukan karena hadirnya orang […]

  • Ruang Rasa: Perempuan yang Diajari Bertahan

    Ruang Rasa: Perempuan yang Diajari Bertahan

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 218
    • 6Komentar

    Sebelum teman-teman mataleza.com lanjutkan membaca keseluruhan tulisan berikut ini, perlu saya sampaikan bahwa, tidak semua laki-laki demikian, tetapi pengalaman perempuan yang mengalami manipulasi adalah kenyataan yang tidak boleh diperkecil atau diabaikan. Luka mereka nyata. Selamat membaca! *** Beberapa waktu lalu, saya menerima sebuah pesan dari seorang teman. Ia perempuan, tinggal jauh di seberang. Jarak memisahkan […]

  • 𝐋𝐀𝐌𝐀𝐔𝐑𝐈, 𝐒𝐄𝐁𝐔𝐀𝐇 𝐍𝐎𝐕𝐄𝐋  (𝘾𝙖𝙩𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙇𝙚𝙥𝙖𝙨 𝙩𝙚𝙣𝙩𝙖𝙣𝙜 𝙉𝙤𝙫𝙚𝙡 𝙆𝙚𝙙𝙪𝙖 𝙁𝙞𝙣𝙘𝙚 𝘽𝙖𝙩𝙖𝙤𝙣𝙖)

    𝐋𝐀𝐌𝐀𝐔𝐑𝐈, 𝐒𝐄𝐁𝐔𝐀𝐇 𝐍𝐎𝐕𝐄𝐋 (𝘾𝙖𝙩𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙇𝙚𝙥𝙖𝙨 𝙩𝙚𝙣𝙩𝙖𝙣𝙜 𝙉𝙤𝙫𝙚𝙡 𝙆𝙚𝙙𝙪𝙖 𝙁𝙞𝙣𝙘𝙚 𝘽𝙖𝙩𝙖𝙤𝙣𝙖)

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Selo Lamatapo
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Selasa sampai Jumat yang lalu, saya kunjungi stasi-stasi di pedalaman di paroki kami di Alenquer-Amazon, untuk rayakan misa bersama umat. Pedalaman di sini jauh dari kebisingan, penuh dengan keheningan. Karena itu, saya gunakan kesempatan ini untuk baca karya kedua Kaka Fince Bataona, 𝘓𝘢𝘮𝘢𝘶𝘳𝘪, ‘istri’ dari 𝘓𝘢𝘮𝘢𝘧𝘢, karya pertamanya. “Ada 𝘓𝘢𝘮𝘢𝘧𝘢, maka harus ada 𝘓𝘢𝘮𝘢𝘶𝘳𝘪 supaya […]

  • AMBIVERT: Menelisik Kisah Tokoh Aku Melalui Kenyataan di Sekitar

    AMBIVERT: Menelisik Kisah Tokoh Aku Melalui Kenyataan di Sekitar

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Aku ingin pamerkan setiap aktivitasku, sejak subuh hingga petang. Supaya mereka tidak mempermainkanku soal waktu, membuatku menunggu, tanpa rasa bersalah, tanpa usaha untuk berbenah. (Ia dan Mereka yang Berisik) Saya membuka tulisan sederhana ini dengan mengutip sebuah pernyataan dalam buku yang berjudul Ambivert. Dan persis buku inlah yang akan saya ulas seringkas mungkin sesuai kapasitas […]

  • Suka sibuk, di sekolah, dan Puisi-puisi Lainnya

    Suka sibuk, di sekolah, dan Puisi-puisi Lainnya

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 274
    • 1Komentar

    suka sibuk pagi-pagi sekali di hari minggu, kami ke gereja. seperti orang-orang, kami berpakaian rapi. sebelum keluar pintu rumah, pastikan semua dalam keadaan siap, batin maupun pakaian. di pintu masuk gereja, semua mata mencari sumber bunyi kaki. lihat atas-bawah. di dalam gereja, ekaristi sebentar lagi mulai. masih ada yang sibuk menilai. sebentar sambut hosti, bikin […]

expand_less