Breaking News
light_mode
Trending Tags

Puisi-Puisi Hyan Godho

  • account_circle Hyand Godho
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 251
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TUA JOSE

[P. Yosef Wiese, SVD]

 

Opa Kumi kasi Tua Jose kuda besar

Waktu ia datang ke Boanio

Jauh-jauh dari Negeri Kincir Angin.

 

Nenek Tera kaget (istrinya Opa Kumi).

“Orang Belanda, bukannya pegang senjata?”

“Lalu curi kami pu rempah-rempah di ladang?”.

“Juga Jagung, juga padi dan kelapa” tambahnya.

 

Tua Jose diam saja

Ia digugat sejarah

Ia dicekik waktu

Ketika ia menyadari bahwa nenek moyangnya

adalah Cornelis de Houtman.

 

“Dia, orang Belanda yang baik, Ine”, Tandas Opa Kumi

Kumi beri pengertian kepada Tera,

Tera angguk-angguk saja.

Sampai suatu saat

Tera terhentak

 

Kuda itu,

Tua Jose naik

Ia tempur, ia hie hie..

Dari Ngegedhawe sampai di Roe.

Ia bawa Kristiani

Ia bawa kasih

Ia tanam

Dengan hati, pengorbanan.

Boanio kemudian tumbuh tinggi imannya

Macam gunung Amegelu.

 

“Kau lihat su

Tua kena jago ta ebu!”

Pekik Opa Kumi.

Tua Jose adalah kuda pikul

yang membawa Tuhan

masuk Boanio.

 

Adu sioo..

2022.

 

KAMPUNG HALAMAN

Malam-malam kalau anjing melolong

Itu berarti ada purnama gantung di langit

 

Kalau ada kucing menggigit ekornya

Mungkin ia sedang kebelet kawin

 

Tapi ayah adalah tukang jahil

Ia menggertak kami

dengan mitos

“Ebugogo suka curi pemalas.

Dia isi di karung!”

 

Itu kami mengerti ketika sudah besar

bagaimana cara bulan pendar

malam-malam di kampung

tidak semestinya menjadi matahari, kau tahu!

tapi tanam pantat di bangku

kepalamu terbentuk menjadi sebuah lampu

 

kau kasi pecah dongeng

di langit tidak hanya ada Sirius, Conapus, Vega,

tetapi juga ada perjuangan dan cita-cita

gong dan gendang bergema

orang-orang menari Jedhe

Sampai sore-sampai sore

 

Di Kampung halaman

Anak-anak kami juga bisa menjadi bintang.

-2026

 

NERAZURRI

Tuhan panggil kau

Ketika sedang menonton Inter Milan,

barangkali.

Biar dari layar kaca.

Tapi itu jantung selalu bergetar,

setiap kali Nerazurri berlaga di Giuseppe Meazza.

Forza La Beneamata!

 

Menang atau kalah itu kemudian

yang penting optimisme, Pae.

Namanya bermain bola,

jatuh di lapangan itu lumrah.

Kau lihat El Tractor

Besar hati, lepas ego

Suatu saat pasti Scudetto

Enno.

-2026

Hyan Godho adalah calon imam Keuskupan Agung Ende. Sekarang sedang berpastoral di Paroki Maria Ratu Semesta Alam Langa (MARSELA).

 

  • Penulis: Hyand Godho
  • Editor: Redaksi Mataleza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudut Pandang: Sosok yang Diam-diam Menjadi Kekuatan

    Sudut Pandang: Sosok yang Diam-diam Menjadi Kekuatan

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Maria Nopianti
    • visibility 19
    • 2Komentar

    Oleh: Maria Nopianti (Pendidikan Sejarah Universitas Sanata Dharma)  Di sebuah keluarga pasti memiliki sosok untuk tempat pulang, ada seseorang yang selalu hadir dengan kata-katanya yang lembut, ada juga yang menunjukkan kasih sayang pada anaknya melalui tindakan. Bagiku sosok itu iyalah Umak ba opak (bapak dan mamak), mereka adalah seseorang yang bukan hanya mengungkapkan perasaannya melalui […]

  • 32 Siswa Baru SMAN 1 Jerebuu Dibekali Kepemimpinan, Jurnalistik, dan Karya Tulis Ilmiah

    32 Siswa Baru SMAN 1 Jerebuu Dibekali Kepemimpinan, Jurnalistik, dan Karya Tulis Ilmiah

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Mertin Lusi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Ngada – Sebanyak 32 siswa baru SMAN 1 Jerebuu, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung selama dua hari, 16–17 Juli 2026. Kegiatan tersebut tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan kepemimpinan, jurnalistik, dan penulisan karya tulis ilmiah. MPLS yang berlangsung setiap hari mulai pukul […]

  • 4 Pertanyaan Horor ini tidak Boleh Ditanyakan Saat Reunian Bersama Teman-teman: Tidak Semua Canda Berakhir Tawa!

    4 Pertanyaan Horor ini tidak Boleh Ditanyakan Saat Reunian Bersama Teman-teman: Tidak Semua Canda Berakhir Tawa!

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 204
    • 4Komentar

    Apa yang paling kau takuti saat bertemu teman-teman lama? Ini pertanyaan pembuka yang saya coba ajukan untuk diri sendiri sebagai pemberi stimulus. Tujuannya adalah agar saya bisa menulisnya sampai tuntas! Tepatnya tidak ke luar dari ide besar yang sudah didapatakan melalui judul di atas. Senin, 09 Desember 2024 tepat di jam 17:27 saya ditelepon oleh […]

  • Puisi-puisi Tuhan dan Puan sedang Online, Tak Semua Harus Tentang Kita, Tentang Jalan

    Puisi-puisi Tuhan dan Puan sedang Online, Tak Semua Harus Tentang Kita, Tentang Jalan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Filemon Pandu Wimastha
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Tuhan dan Puan Sedang Online Kucumbui minggu dijantung rindu Ada sehelai cemburu yang gugur Di dinding yang tak bercentang biru hanya dua garis abu-abu yang muram yang begitu setia menunggu di bukit setia.   Aku tahu, Mungkin kau sedang memulung harimu Dalam kesibukan Hingga serentetan pesanku kau abaikan. Minggu yang kucumbui kali ini begitu rapuh, […]

  • 𝐋𝐀𝐌𝐀𝐔𝐑𝐈, 𝐒𝐄𝐁𝐔𝐀𝐇 𝐍𝐎𝐕𝐄𝐋  (𝘾𝙖𝙩𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙇𝙚𝙥𝙖𝙨 𝙩𝙚𝙣𝙩𝙖𝙣𝙜 𝙉𝙤𝙫𝙚𝙡 𝙆𝙚𝙙𝙪𝙖 𝙁𝙞𝙣𝙘𝙚 𝘽𝙖𝙩𝙖𝙤𝙣𝙖)

    𝐋𝐀𝐌𝐀𝐔𝐑𝐈, 𝐒𝐄𝐁𝐔𝐀𝐇 𝐍𝐎𝐕𝐄𝐋 (𝘾𝙖𝙩𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙇𝙚𝙥𝙖𝙨 𝙩𝙚𝙣𝙩𝙖𝙣𝙜 𝙉𝙤𝙫𝙚𝙡 𝙆𝙚𝙙𝙪𝙖 𝙁𝙞𝙣𝙘𝙚 𝘽𝙖𝙩𝙖𝙤𝙣𝙖)

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Selo Lamatapo
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Selasa sampai Jumat yang lalu, saya kunjungi stasi-stasi di pedalaman di paroki kami di Alenquer-Amazon, untuk rayakan misa bersama umat. Pedalaman di sini jauh dari kebisingan, penuh dengan keheningan. Karena itu, saya gunakan kesempatan ini untuk baca karya kedua Kaka Fince Bataona, 𝘓𝘢𝘮𝘢𝘶𝘳𝘪, ‘istri’ dari 𝘓𝘢𝘮𝘢𝘧𝘢, karya pertamanya. “Ada 𝘓𝘢𝘮𝘢𝘧𝘢, maka harus ada 𝘓𝘢𝘮𝘢𝘶𝘳𝘪 supaya […]

  • Sudut Pandang: KASUS NADIEM: BUKAN AYAM BERKOKOK

    Sudut Pandang: KASUS NADIEM: BUKAN AYAM BERKOKOK

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Agustinus Edy Kristanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Oleh: Agustinus Edy Kristanto Setelah rekaman ILC yang membahas kasus Nadiem Makarim, saya dan Bang Rocky Gerung (RG) salaman sambil tertawa. Ia bilang sebaiknya saya lebih detail lagi menjelaskan hubungan sebab-akibat. Sebelumnya kami terlibat sedikit debat tentang korelasi temporal dan analogi ayam-matahari. Ada baiknya saya jelaskan begini. Saya bukannya tidak menangkap analogi dimaksud. Tapi saya […]

expand_less