Breaking News
light_mode
Trending Tags

32 Siswa Baru SMAN 1 Jerebuu Dibekali Kepemimpinan, Jurnalistik, dan Karya Tulis Ilmiah

  • account_circle Mertin Lusi
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ngada – Sebanyak 32 siswa baru SMAN 1 Jerebuu, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung selama dua hari, 16–17 Juli 2026. Kegiatan tersebut tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan kepemimpinan, jurnalistik, dan penulisan karya tulis ilmiah.

MPLS yang berlangsung setiap hari mulai pukul 07.30 hingga 16.00 WITA dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, serta berbagai simulasi. Pendekatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari pelaksanaan MPLS pada umumnya.

Kegiatan didampingi oleh Tim Kepemudaan Kevikepan Bajawa yang terdiri atas Iwan De Rozari, Yancen Tena, dan Eka Pratama, bersama Koordinator Relawan Literasi Masyarakat Kabupaten Ngada, Mertin Lusi. Kehadiran tim tersebut disambut antusias oleh para guru maupun siswa SMAN 1 Jerebuu.

Pada sesi kepemimpinan, para peserta diajak mengenali potensi diri melalui materi mengenai kepribadian, membangun relasi sosial yang sehat, komunikasi efektif, public speaking, serta dasar-dasar organisasi dan kepemimpinan. Materi tersebut diharapkan mampu membentuk karakter dan rasa percaya diri para siswa sejak awal mereka menempuh pendidikan di jenjang SMA.

Selain itu, sesi jurnalistik dan karya tulis ilmiah menjadi salah satu materi yang paling menarik perhatian peserta. Dalam sesi tersebut, siswa diperkenalkan pada cara berpikir kritis, memilah informasi secara objektif, serta menuangkan gagasan ke dalam tulisan yang sistematis dan akademis.

Meski pelatihan hanya berlangsung selama dua hari, para guru pendamping menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi para siswa agar mampu mengembangkan keterampilan yang telah diperoleh selama kegiatan.

Koordinator tim, Mertin Lusi, mengatakan bahwa keterbatasan waktu bukanlah hambatan untuk memberikan dampak positif bagi para peserta.

“Kami dengan sukacita berbagi apa yang kami miliki kepada adik-adik. Kami ingin menjadi rekan seperjalanan mereka dalam menggapai impian,” ujarnya.

Menurut Mertin, dua hari pelatihan merupakan langkah awal untuk menumbuhkan semangat belajar dan kepemimpinan.

“Tugas kami adalah menyalakan pemantik. Selanjutnya, mereka sendiri yang akan menjaga api semangat itu tetap menyala. Kami percaya mereka akan menjadi pemimpin-pemimpin yang luar biasa,” katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala SMAN 1 Jerebuu Bidang Kesiswaan, Astin Anastasia, mengaku bersyukur karena peserta MPLS tahun ini memperoleh materi yang tidak hanya berfokus pada pengenalan sekolah, tetapi juga pengembangan karakter dan keterampilan.

Ia mengatakan pihak sekolah akan berdiskusi bersama para guru untuk mengupayakan alokasi waktu yang lebih panjang sehingga para siswa dapat memperoleh pendampingan yang lebih intensif, khususnya dalam bidang kepemimpinan dan jurnalistik.

“Kami akan mencoba mendiskusikannya bersama para guru agar, jika memungkinkan, ada waktu khusus bagi siswa untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut dalam bidang kepemimpinan dan jurnalistik,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan MPLS tahun ini, SMAN 1 Jerebuu menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, keterampilan berkomunikasi, serta jiwa kepemimpinan sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan.

 

  • Penulis: Mertin Lusi
  • Editor: Redaksi Mataleza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudut Pandang: TANAH BUKAN KOMODITAS: MEMBELA SUARA MAMA YOSINTA DAN FAKTA FILM PESTA BABI

    Sudut Pandang: TANAH BUKAN KOMODITAS: MEMBELA SUARA MAMA YOSINTA DAN FAKTA FILM PESTA BABI

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Emil E Wakei
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Oleh Emil E Wakei (Dewan Jalanan) Mama Yosinta itu perempuan yang berdiri tegak menolak Proyek Strategis Nasional. Berkali- kali ia menempuh jarak ribuan kilometer ke Jakarta. Ia masuk ke ruang sidang Mahkamah Konstitusi bukan untuk dirinya, melainkan untuk tanah adatnya. Di sana ia bicara dengan kalimat yang tidak ragu: PSN mencabut hidup dari hutan, sagu, […]

  • DI BALIK GELAS KEMASAN MANIS GEN Z, ANCAMAN DIABETES DI TENGAH KECANDUAN MINUMAN MURAH 

    DI BALIK GELAS KEMASAN MANIS GEN Z, ANCAMAN DIABETES DI TENGAH KECANDUAN MINUMAN MURAH 

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Viktoria Eyen
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Oleh: Viktoria Eyen Npm:25201043 Fakultas Ilmu Kesehatan Prodi Keperawatan Indonesia hari ini menghadapi masalah kencing manis atau diabetes sangat mengkhawatirkan , apakah anda pernah melihat antrian di gerai minuman kekinian manapun di kota-kota besar pada siang hari. Hampir pasti yang mengantri didominasi anak muda, pelajar, mahasiswa dan pekerja muda yang rela menunggu belasan menit demi […]

  • Sudut Pandang: Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Bagi Remaja

    Sudut Pandang: Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Bagi Remaja

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Katarina Sindona Tanis
    • visibility 119
    • 2Komentar

    Oleh: Katarina Sindona Tanis Program Studi: Keperawatan Menurut saya kesehatan mental itu bukanlah suatu kemewahan, tetapi kesehatan mental adalah fondasi dari segala aspek kehidupan, termasuk belajar, berteman, bahkan untuk bertahan hidup. Bagi remaja kesehatan mental yang baik itu bukan berarti “tidak sakit jiwa” tetapi mampu mengelola emosi, membangun hubungan yang lebih sehat, dan menghadapi stres. […]

  • Ruang Rasa: Ketika Kepercayaan Kehilangan Rumah

    Ruang Rasa: Ketika Kepercayaan Kehilangan Rumah

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Setiap perjumpaan adalah anugerah. Di sanalah dua hati belajar saling mengenal, saling menerima, lalu perlahan-lahan membangun sebuah rumah yang tak terlihat: rumah bernama kepercayaan. Kasih adalah fondasinya. Kejujuran adalah dindingnya. Sementara komunikasi menjadi jendela tempat keduanya saling memandang dunia. Namun, tidak semua rumah mampu bertahan dari badai. Ada badai yang datang bukan karena hadirnya orang […]

  • JANGAN SALAH ALAMAT: MEMBACA PERUBAHAN SIKAP MAMA YASINTA

    JANGAN SALAH ALAMAT: MEMBACA PERUBAHAN SIKAP MAMA YASINTA

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Emil E Wakei
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Oleh: Emil E Wakei (Dewan Jalanan)  Jangan caci-maki Mama Yasinta Moiwend. Jgn rubah konflik vertikal menjadi konflik horizontal antara sesama kita yang sama-sama terjepit. Siapa Mama Yasinta? Mama Yasinta adalah bagian dari masyarakat kecil. Hidupnya hanya di kampung dan hutan-hutan adat di Merauke. Pagi ke kebun, sore pulang bawa sagu. Tanah bagi Mama bukan sertifikat. […]

  • SMPSK Kotagoa Boawae Pertahankan Piala Bergilir Kategori Futsal Setelah Kalahkan SMP St. Theresia Kupang di Turnamen SMATER NDAO CUP IV

    SMPSK Kotagoa Boawae Pertahankan Piala Bergilir Kategori Futsal Setelah Kalahkan SMP St. Theresia Kupang di Turnamen SMATER NDAO CUP IV

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Malam itu, 26 April 2026,  Lapangan Mardiwiyata Ndao, Ende, bukan sekadar arena pertandingan. Ia menjelma menjadi panggung drama, tempat keringat, harapan, dan harga diri dipertaruhkan hingga detik terakhir. Lampu-lampu menyinari lapangan dengan terang, tetapi sesungguhnya yang lebih menyala adalah semangat para pemain yang enggan pulang tanpa kemenangan. Di tengah riuh penonton yang tak henti bersorak, […]

expand_less