Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kelulusan Angkatan 72 SMPSK Kotagoa Boawae: Kepala Sekolah Ajak Siswa Terus Menjaga Semangat Belajar

  • account_circle Redaksi Mataleza
  • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
  • visibility 201
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Boawae – Suasana penuh syukur dan kebersamaan mewarnai pengumuman kelulusan peserta didik kelas IX SMPSK Kotagoa Boawae tahun pelajaran 2025/2026. Dalam sambutannya, Kepala SMPSK Kotagoa Boawae, Bapak Yoman Kaju, menegaskan bahwa momen kelulusan bukanlah sekadar acara seremonial, melainkan puncak dari perjalanan panjang yang telah ditempuh para siswa selama tiga tahun terakhir.

Menurutnya, kehadiran seluruh keluarga besar sekolah pada hari Selasa, 2 Juni 2026 didorong oleh semangat yang sama, yakni semangat kebersamaan dan rasa syukur atas perjuangan yang telah dijalani bersama. Sebanyak 207 peserta didik Angkatan ke-72 akhirnya bermuara pada hasil yang diumumkan hari itu setelah melewati berbagai proses pembelajaran dan pembentukan karakter.

“Hasil yang kita terima hari ini sesungguhnya adalah akumulasi dari proses-proses kecil yang dibangun dari hari ke hari. Kelulusan ini merupakan buah dari upaya yang konsisten untuk menjaga semangat belajar tetap menyala. Ada saatnya semangat itu berkobar terang, namun ada pula masa ketika nyalanya redup dan nyaris padam. Tetapi yang terpenting adalah semangat itu tidak pernah benar-benar hilang,” ungkapnya.

Angkatan yang Menorehkan Banyak Prestasi

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Yoman Kaju menyampaikan apresiasi kepada Angkatan 72 yang selama tiga tahun menempuh pendidikan di SMPSK Kotagoa Boawae telah meninggalkan banyak cerita, pengalaman, dan prestasi yang membanggakan.

Atas nama lembaga, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh siswa yang telah mengharumkan nama sekolah melalui berbagai capaian, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Salah satu pencapaian penting yang menjadi catatan sejarah bagi sekolah adalah keterlibatan Angkatan 72 sebagai angkatan pertama yang secara penuh mengikuti Tes Kemampuan Akademik 2026. Dengan jumlah peserta mencapai 207 siswa, SMPSK Kotagoa Boawae menjadi sekolah dengan peserta terbanyak di Kecamatan Boawae.

Tidak hanya itu, hasil yang diperoleh juga sangat membanggakan. Sekolah berhasil meraih nilai rata-rata tertinggi tingkat Kecamatan Boawae serta masuk dalam lima besar tingkat Kabupaten Nagekeo berdasarkan hasil TKA tahun 2026.

Meski demikian, menurut Bapak Yoman Kaju, pencapaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri. Hasil yang diraih akan tetap menjadi bahan evaluasi demi meningkatkan kualitas pendidikan dan memperoleh hasil yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang.

Buah Kerja Sama Banyak Pihak

Kepala sekolah juga menegaskan bahwa berbagai keberhasilan yang diraih tidak lahir dari kerja satu pihak saja. Prestasi tersebut merupakan hasil kolaborasi yang melibatkan banyak pihak, mulai dari yayasan, orang tua, guru, hingga para siswa sendiri.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada YAPERSUKNA yang terus memberikan dukungan terhadap pengembangan sekolah. Apresiasi juga diberikan kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putri mereka kepada SMPSK Kotagoa Boawae.

“Kepercayaan yang diberikan orang tua merupakan tanggung jawab besar yang kami emban setiap hari. Tugas mendidik itu kemudian dilanjutkan oleh para guru dan wali kelas yang dengan penuh dedikasi mendampingi anak-anak selama tiga tahun terakhir hingga mencapai titik ini,” katanya.

Melangkah ke Masa Depan

Menutup sambutannya, Bapak Yoman Kaju mengingatkan para lulusan bahwa keberhasilan tidak selalu lahir dari langkah-langkah besar, tetapi justru dari kesungguhan menyelesaikan tugas-tugas kecil dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Ia mengutip sebuah pesan sederhana namun sarat makna: “Suatu pekerjaan kecil yang diselesaikan dengan baik lebih berarti dibandingkan rencana besar yang hanya didiskusikan.”

Pesan tersebut menjadi bekal bagi para lulusan Angkatan 72 untuk melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya. Dengan semangat, disiplin, dan kerja keras yang telah dibangun selama berada di SMPSK Kotagoa Boawae, mereka diharapkan mampu terus bertumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (mataleza)

  • Penulis: Redaksi Mataleza
  • Editor: Redaksi Mataleza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Patuh Kepada Patah dan Kita yang Selalu Tumbuh Setelahnya

    Patuh Kepada Patah dan Kita yang Selalu Tumbuh Setelahnya

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Selain sandaran, manusia butuh kutipan Hallo, teman-teman. Apa kabar? Harapan saya, semoga selalu dalam keadaan yang sehat, siap menjalani akhir pekan dan selalu setia dalam menikmati perkara-perkara hidup yang dialami. Saya pun punya harapan lain yakni, semoga teman-teman setia membaca tulisan sederhana ini sampai akhir. Ya, jangan buru-buru tinggalkan tulisan saya sebelum ada jejak yang […]

  • Fokus pada Satu Masalah, Jangan Serakah

    Fokus pada Satu Masalah, Jangan Serakah

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 246
    • 2Komentar

    Fokus pada satu tujuan. Jangan gegabah dalam memperlakukan sebuah persoalan. Sering kali, manusia terjebak pada rasa ingin lebih akan sesuatu yang masih belum pasti seperti apa akhirnya. Dalam hidup, kita sering tergoda untuk menangani banyak masalah sekaligus. Ada perasaan seolah kita harus selalu produktif, selalu cepat menyelesaikan segalanya, dan selalu tampil prima. Namun, ironisnya, justru […]

  • EKSISTENSI BUDAYA dan PERSOALAN DALAM DUNIA KONTEMPORER

    EKSISTENSI BUDAYA dan PERSOALAN DALAM DUNIA KONTEMPORER

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Yohanes Jawang
    • visibility 665
    • 0Komentar

    Budaya merupakan bagian dari aspek kehidupan manusia yang tidak terpisahkan. Budaya juga merupakan bagian dari kreativitas akal budi manusia, yang dijaga terus-menerus, dan bahkan diperbarui seiring berjalannya waktu.  Budaya menjadi suatu aspek yang sangat penting dan bahkan mendapat tempat yang sangat penting. Oleh karena itu, budaya tanpa manusia adalah mustahil, sebaliknya manusia tanpa budaya akan […]

  • Puisi-Puisi Hyan Godho

    Puisi-Puisi Hyan Godho

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Hyand Godho
    • visibility 281
    • 0Komentar

    TUA JOSE [P. Yosef Wiese, SVD]   Opa Kumi kasi Tua Jose kuda besar Waktu ia datang ke Boanio Jauh-jauh dari Negeri Kincir Angin.   Nenek Tera kaget (istrinya Opa Kumi). “Orang Belanda, bukannya pegang senjata?” “Lalu curi kami pu rempah-rempah di ladang?”. “Juga Jagung, juga padi dan kelapa” tambahnya.   Tua Jose diam saja […]

  • Sudut Pandang: Ada yang Ganjil dengan Cara Kita Memperlakukan Perempuan

    Sudut Pandang: Ada yang Ganjil dengan Cara Kita Memperlakukan Perempuan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Helena Lose Beraf
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Ketika seorang bayi perempuan lahir, kalimat pertama yang paling sering terdengar bukan “Semoga ia tumbuh berani.” Bukan pula, “Semoga ia menjadi manusia yang bijaksana.” Yang keluar justru, “Cantik sekali .” Lalu waktu berjalan, dan masyarakat melanjutkan pelajarannya. Perempuan cenderung diajari memakai bedak sebelum diajari berdebat, diajari bagaimana cara duduk anggun sebelum diajari menyampaikan pendapat. Diajari […]

  • Setelah Bertemu, Kami Berteman

    Setelah Bertemu, Kami Berteman

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Ada pertemuan yang sejak awal tidak pernah kita rencanakan. Ia datang begitu saja, seperti sebuah kebetulan kecil yang ternyata diam-diam sedang disiapkan menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup. Begitulah saya mengingat pertemuan pertama dengan Abang Ruslan. Siang itu, di sebuah warung makan. Saya sedang duduk seorang diri, menikmati makanan sambil mungkin memikirkan banyak hal yang […]

expand_less