Breaking News
light_mode
Trending Tags

PERMEN: Roh Kudus: Kubur Niatan Kabur, Renungan Harian Katolik Edisi 12 Mei 2026

  • account_circle Rm Laurensius Feto, Pr
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 286
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERMEN edisi Selasa Paskah ke-6 –

12 Mei 2026 –

Roh Kudus: Kubur Niatan Kabur

Inspirasi: Kis 16:22-34, Yoh 16:5-11

Penikmat Permen yang penuh hikmat dalam Tuhan.

Kali ini Paulus dan Silas menunjukkan kualitas sebagai orang beriman dan pengikut Kristus. Keduanya di penjara tetapi hati mereka selalu merdeka dalam memuji dan memuliakan Tuhan. Anggota tubuh mereka boleh di pasung tetapi tidak dengan iman mereka kepada Kristus. Keduanya penuh dengan Roh Kudus, sehingga tidak ada hal duniawi yang dapat membelenggu mereka.

Di dalam penjara sekali pun, Roh Penghibur seperti yang dijanjikan Yesus dalam Injil Yohanes pun nampak: “Dan kalau Roh Penghibur itu datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran, dan penghakiman.

Hal yang paling membangkitkan decak kagum yang suci dari kisah keduanya ini bahwa meskipun mereka punya kesempatan untuk kabur dari penjara, tetapi mereka tidak memilih untuk kabur. Mereka mengubur niatan untuk kabur. Padahal, mereka memiliki intuisi orang yang penuh Roh Kudus. Kalau mereka kabur, maka itu bagian dari menggali kubur untuk kepala penjara. Kepala penjara, ketika tahu bahwa penjara porak-poranda, dia berpikir bahwa dua tahanan ‘istimewa’ ini sudah kabur. Makanya dia hendak menghunuskan pedangnya hendak membunuh diri. Syukur dua Rasul ini menguburkan niatan kabur, kalau tidak, kepala penjara sudah di kubur.

Paulus dan Silas menyelamatkan nyawa sang Kepala penjara. Lagi dan lagi, kedua Rasul yang penuh Roh Penghibur ini malah membawa keselamatan yang jauh lebih mendalam bagi keluarganya dengan membaptis mereka dalam Nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus.

Dari kisah Paulus dan Silas dan dari Injil suci hari ini, semoga penikmat permen dapat menarik makna spiritualitas untuk bertahan dalam situasi yang tidak nyaman. Ternyata, situasi yang tidak nyaman itu bagian dari cara Tuhan untuk menyelamatkan kita, membuat hidup kita menjadi berkat dan membawa selamat bagi orang lain. Sehingga, teologi Katolik yang kuat mesti kita imani ialah tidak ada kemuliaan tanpa Salib.

Cara Tuhan ini akan bisa kita pahami, cara Tuhan ini akan berbuah selamat apabila kita tetap berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah bahkan doa dan pujian itu sampai didengar oleh orang lain. Bukankah itu yang dibuat Paulus dan Silas. Kelihatannya simple, tetapi tidak semua orang bisa melakukannya dan menghayatinya.

Semoga penikmat permen ketika ada masalah dan berada di dalam situasi tidak nyaman, kita tidak memilih hal senang dan nikmat, tetapi justru memilih hal tenang nan hikmat. Semoga kita tidak memilih cerita ke “salah orang” tetapi sebaiknya cerita ke Tuhan dan Bunda Maria. Semoga kita tidak kabur ke hal dosa tetapi justru semakin berdoa.

Nah, agar penikmat permen bisa sampai di level “bertahan dalam ketidak-nyaman-an”, maka kita tidak bisa hanya andalkan kekuatan manusiawi semata. Ini mesti ada “jalur langit-NYA”, yah kekuatan Roh Kudus. Ternyata, bertahan untuk ada di dalam situasi tidak nyaman, tidak melulu tidak baik. ‘Paulus mentality’ bisa mungkin dan hanya mungkin jika kita mendapat kekuatan Roh Kudus, kekuatan Ilahi. Kalau hanya andalkan jabatan, prestise, prestasi, apalagi kalau hanya andalkan “healing sambil tek-tokan di tik-tok alias ‘ber-kicau mania’” maka lihatlah orang-orang sukses di mata dunia tetapi yang tidak mendalam hidupnya; pandanglah orang-orang kaya di mata dunia yang tidak menginspirasi dalam kebaikan, sehingga miskin di hadapan Tuhan.

Saya ambil contoh, suami-istri yang tidak bertahan dalam situasi yang tidak menyenangkan biasanya memilih untuk “kabur” dari satu sama lain. Survey membuktikan, orang-orang yang kabur ini malah “mengubur” banyak hal termasuk mengubur masa depan anak-anaknya, mengubur harapan untuk kembali lagi. Anehnya, orang-orang demikian, setelah kabur dari ke-tidaknyaman-an bukan malah menguburkan diri dalam iman, harapan dan kasih, eh malah bersensasi mencari validasi, kacaunya lagi itu semua tidak lahir dari Roh Kudus yang menginspirasi. (mof)

Rm. Laurensius Feto, Pr / Master Oyen Feto- Imam Keuskupan Agung Ende, Sedang berkuliah di Binus University, Jakarta. Motto panggilan imamat: Berjalan Sambil Berbuat Baik.

  • Penulis: Rm Laurensius Feto, Pr
  • Editor: Redaksi Mataleza

Komentar (1)

  • Hyasinta Mi

    Terima kasih renungan hari ini telah menguatkan saya dalam menghadapi segala masalah baik dilingkungan keluarga,sekolah maupun masyarakat harus dihadapi dengan hati yang tenang karena Roh Kudus merupakan sumber kekuatan sejati.Kehadiran Roh Kudus membuat saya sadar bahwa lari dari masalah tidak akan menemukan suatu penyelesaian.Sesuai dengan tema renungan hari in tentang Kubur Niatan Kabur dan biarkan Roh Kudus memimpin langkah saya untuk melakukan kehendak Bapa.Marilah kita hidup menabur dalam Roh.

    Balas13 Mei 2026 11:41 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puisi-puisi Tuhan dan Puan sedang Online, Tak Semua Harus Tentang Kita, Tentang Jalan

    Puisi-puisi Tuhan dan Puan sedang Online, Tak Semua Harus Tentang Kita, Tentang Jalan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Filemon Pandu Wimastha
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Tuhan dan Puan Sedang Online Kucumbui minggu dijantung rindu Ada sehelai cemburu yang gugur Di dinding yang tak bercentang biru hanya dua garis abu-abu yang muram yang begitu setia menunggu di bukit setia.   Aku tahu, Mungkin kau sedang memulung harimu Dalam kesibukan Hingga serentetan pesanku kau abaikan. Minggu yang kucumbui kali ini begitu rapuh, […]

  • Puisi-puisi Alvarez Keupung: Tiga Rindu, Roh, Menulis Diri, Jejak dan Sepi yang Berisik

    Puisi-puisi Alvarez Keupung: Tiga Rindu, Roh, Menulis Diri, Jejak dan Sepi yang Berisik

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Alvarez Keupung
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Oleh: Alvares Keupung adalah seorang pegiat entertain ( MC ) dengan brandnya “Sang Penutur”, berdomisili di Ende.   TIGA RINDU Rindu ini tiba – tiba datang Untuk ayah yang selalu tenang dalam diam Setelah wajahnya tak pernah kutemukan lagi Bahkan pada mimpi yang dihembuskan angin sekalipun Serasa aku kehilangan jejak pencarian ribuan tahun Rindu ini […]

  • Menempa Pemimpin Muda di Tengah Rimba Wolobobo

    Menempa Pemimpin Muda di Tengah Rimba Wolobobo

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Mertin Lusi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Di tengah hutan Wolobobo, jauh dari hiruk-pikuk ruang kelas, sebanyak 52 siswa baru SMAK St. Agustinus Langa memulai proses pembentukan diri melalui Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) yang berlangsung pada 23–26 Juli 2026. Mengusung konsep camping, kegiatan ini menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda. Alam menjadi ruang kelas, tenda menjadi tempat belajar kebersamaan, dan setiap tantangan […]

  • Bambu Masuk Sekolah: Cara Kreatif Yayasan Bambu Lingkungan Lestari Rayakan Hari Anak Nasional di Wolowea photo_camera 1

    Bambu Masuk Sekolah: Cara Kreatif Yayasan Bambu Lingkungan Lestari Rayakan Hari Anak Nasional di Wolowea

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Wolowea, 23 Juli 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, Yayasan Bambu Lingkungan Lestari (YBLL) menyelenggarakan Workshop Bamboo Go To School di SDK Bokogo, Desa Wolowea, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo. Kegiatan ini menjadi ruang belajar yang memadukan pendidikan, pelestarian lingkungan, dan budaya lokal dengan melibatkan anak-anak, guru, orang tua, serta Pemerintah Desa Wolowea. […]

  • PERMEN: Kenaikan Yesus: Jaminan Bagi Gereja, Rumah Tangga dalam Mencapai Kemuliaan, Edisi Hari Raya Kenaikan Tuhan, 14 Mei 2026

    PERMEN: Kenaikan Yesus: Jaminan Bagi Gereja, Rumah Tangga dalam Mencapai Kemuliaan, Edisi Hari Raya Kenaikan Tuhan, 14 Mei 2026

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rm. Laurensius Feto, P.r
    • visibility 267
    • 5Komentar

    PERMEN edisi Hari Raya Kenaikan Tuhan 14 Mei 2026 – Kenaikan Yesus: Jaminan bagi Gereja Rumah Tangga dalam Mencapai Kemuliaan Inspirasi: Kis 1:1-11, Ef 1:17-23, Matius 28:16-20 Penikmat Permen yang penuh hikmat dalam Tuhan. Cerita-cerita tetang Yesus yang bangkit dari antara orang mati telah kita terima selama 40 hari. Yesus bangkit yang selanjutnya menampakkan diri, […]

  • Oposisi Biner Yang Membunuh Logika: Dekonstruksi Narasi ‘Desa vs Dolar’ Dalam Komunikasi Krisis Pemerintah Prabowo

    Oposisi Biner Yang Membunuh Logika: Dekonstruksi Narasi ‘Desa vs Dolar’ Dalam Komunikasi Krisis Pemerintah Prabowo

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Emanuel Boli Manuk
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Oleh: Emanuel Boli Manuk, Mahasiswa Filsafat di IFTK Ledalero Pendahuluan: Latar belakang krisis 1998 sebagai cermin masa kini Sebelum lanjut membaca, mari berbagi kebaikan di sini Sejarah ekonomi Indonesia menyimpan catatan kelam yang selalu menghantui setiap kali nilai tukar Rupiah mengalami guncangan: Krisis Moneter 1998. Pada masa itu, ketidakstabilan ekonomi yang dipicu oleh pelarian modal […]

expand_less