Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ini Puisi Apa? Toko Kecantikan dan Puisi-Puisi Lainnya

  • account_circle Fian N
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 197
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ini puisi apa? 

ibu bangun tidur. bapak ke sawah.

adik menangis cari bapak. saya cari batang pisang.

pagi, selalu sibuk di setiap detik kami. ada rindu-dendam yang tak tuntas

pada bunga mimpi.

rumah yang lain, ayam-ayam berebut makanan.

adik ikut tertawa. saya sibuk mengeja suara babi kelaparan.

lalu, lewatlah segerombolan masa lalu di kepala saya.

tentang seorang manusia yang dimakan babi hutan dan rusa

pada sebuah pondok tua. kisah itu terus melegenda.

manusia itu adalah seorang perempuan.

terjadilah di sana pesta adat, musim berburu.

semua ke  hutan. semua ke masa lalu. semua mengeja luka.

babi sudah diam. saya istirahat.  hari sudah siang. adik diam saja.

ini puisi apa?

saya pergi ke hatimu lalu berburu kenangan

yang kelak akan jadi legenda dan

dongeng tidur pada anak-anak puisi kita.

Boawae, 2020

toko kecantikan

saya tidak akan pernah membawamu ke salon dan

tempat-tempat kecantikan lainnya. saya tidak mau dirimu

terlalu cantik dari luar. seperti kebanyakan orang-orang masa kini.

saya akan membawamu ke toko buku, agar kau

menemukan kata-kata yang bertebaran pada halaman-halaman

buku biar kau lebih cantik dari dalam.

jujur, itu saya akan jatuh cinta berkali-kali padamu.

Maumere, 2019

sebuah ajakkan 

kau mengajak saya pergi melihat masa lalu yang telah lama

kita kubur pada sebuah malam. lalu, kau menunjukkan

pada saya sebuah catatan harian yang pernah

kau tulis di langit. ada memar yang tak wajar.

saya ingin bertanya pada saat itu tapi kau cepat-cepat

melarang saya dan berkata, “aku mengajakmu ke sini

bukan untuk mendengar pertanyaanmu.”

Maumere, 2019

Fian N, suka menulis puisi dan kamu yang baca dan yang juga tidak membaca puisi ini.

  • Penulis: Fian N
  • Editor: Redaksi Mataleza

Komentar (2)

  • Hyasinta Mi

    1. Terima kasih sudah membagi tulisan yang
    Sangat bermanfat.
    2. Saya suka sudut pandang yang diambil
    dan bahasannya sangat menarik
    3. Penjelasannya sangat jelas dan mudah
    dipahami
    4.Sangat inspiratif saya mendapat ide baru
    Setelah membaca puisi ini dan tetap
    Semangat dalam menulis karya-karya
    Selanjut dan sukses selalu.

    Balas3 Mei 2026 12:22 pm
    • Mataleza

      Bu guru, terima kasih banyak. SSemoga tulisan tulisan di portal ini memberikan banyak hal baik.

      Balas5 Mei 2026 10:52 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudut Pandang: Orang Papua, Mari Banyak Membaca

    Sudut Pandang: Orang Papua, Mari Banyak Membaca

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Maiton Gurik
    • visibility 164
    • 2Komentar

    Oleh: Maiton Gurik, Pegiat Literasi Papua (Sebelum lanjut membaca, mari berbagi di sini: https://saweria.co/pondokbacamataleza20 ) Orang Papua tidak membaca buku, berarti kita membiarkan diri kita hanya berjalan dengan satu kaki. Kita hanya mengandalkan pengetahuan yang terbatas, sementara orang lain berjalan sudah sepuluh langkah dengan pengetahuan yang luas, mendalam, dan lengkap. Membaca buku berarti menemukan ide […]

  • Memelihara Hati di Tengah Arus Digital:  Pembacaan Teologis Kebijaksanaan Amsal 4:23 dan Psikologi Jonathan Haidt bagi Generasi Muda

    Memelihara Hati di Tengah Arus Digital: Pembacaan Teologis Kebijaksanaan Amsal 4:23 dan Psikologi Jonathan Haidt bagi Generasi Muda

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Jefrianus Temba
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Jefrianus Temba, Frater OCD Dunia saat ini telah mengalami transformasi mendasar dalam cara manusia berinteraksi, berpikir, dan memaknai realitas. Bagi generasi Z dan Aplha, ekosistem digital bukan lagi sekadar alat bantu atau saluran komunikasi tambahan, melainkan lingkungan hidup utama tempat identitas dibentuk, relasi dijalin, dan makna kehidupan dicari. Kemudahan konektivitas yang ditawarkan oleh smartphone dan platform […]

  • Suka sibuk, di sekolah, dan Puisi-puisi Lainnya

    Suka sibuk, di sekolah, dan Puisi-puisi Lainnya

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 185
    • 1Komentar

    suka sibuk pagi-pagi sekali di hari minggu, kami ke gereja. seperti orang-orang, kami berpakaian rapi. sebelum keluar pintu rumah, pastikan semua dalam keadaan siap, batin maupun pakaian. di pintu masuk gereja, semua mata mencari sumber bunyi kaki. lihat atas-bawah. di dalam gereja, ekaristi sebentar lagi mulai. masih ada yang sibuk menilai. sebentar sambut hosti, bikin […]

  • Sudut Pandang: PESTA BABI – YASINTA MOIWEND dan Dark Psychology Para Babi yang  Terancam 

    Sudut Pandang: PESTA BABI – YASINTA MOIWEND dan Dark Psychology Para Babi yang Terancam 

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Humberto Verbita
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Oleh: Humberto Verbita Diskursus Film Dokumenter PESTA BABI bukan lagi sekedar tayangan tetapi menjadi sebuah movement, suatu gerakan mulai dari para akademisi, talk show saluran TV nasional, lahan edukasi-promosi-monetisasi dari para pegiat sosial media bahkan sampai level masyarakat akar rumput (grass root). Namun semua gerakan massive ini mendadak terguncang dengan video viral yang berisikan kesaksian […]

  • PERMEN: Perjuangan Pengusaha Anggur, Renungan Harian Katolik 06 Mei 2026

    PERMEN: Perjuangan Pengusaha Anggur, Renungan Harian Katolik 06 Mei 2026

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Rm Laurensius Feto, Pr
    • visibility 279
    • 4Komentar

    PERMEN edisi Rabu Paskah ke-5 – 06 MEI 2026 – Perjuangan Pengusaha Anggur Inspirasi: Kis 15:1-6 ; Yohanes 15:1-8 Penikmat Permen yang penuh hikmat dalam Tuhan. Penghiburan iman yang mandraguna kita terima dari Yesus sendiri ketika Yesus menggambarkan cinta segitiga antara Manusia, Yesus, dan Bapa-Nya. Allah Bapa digambarkan sebagai pengusaha anggur, Yesus adalah pohon anggur, […]

  • Mengapa Menyerahnya Sekarang (?)

    Mengapa Menyerahnya Sekarang (?)

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 272
    • 2Komentar

    Martha Grimes pernah berkata, “kita tidak tahu siapa diri kita sampai kita melihat apa yang bisa kita lakukan.” Pertama kali membaca kutipan tersebut di sebuah buku yang berjudul Life Lessons yang ditulis oleh para pengarang Chicken Soup For The Soul, ada sesuatu yang mendorong saya untuk segera mengambil tindakan. Tindakan yang dimaksudkan di sini adalah […]

expand_less