Breaking News
light_mode
Trending Tags

Malam Apresiasi Kotagoa Diamond Competition: Merayakan Prestasi, Bakat, dan Semangat Kebersamaan Menuju Intan SMPSK Kotagoa Boawae

  • account_circle Redaksi Mataleza
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 247
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SMPSK Kotagoa Boawae – 18 Mei 2026 diguyur hujan tanpa henti. Pada kesempatan yang sama akan dilangsungkan lomba Solo Vokal dan Paduan Suara serta membaca hasil kejuaraan lomba yang sudah dilaksanakan pada minggu-minggu sebelumnya.

Para peserta pun berdatangan di tengah hujan yang rintik-rintik manja. Ada pun orang tua juga ikut menyaksikan malam penuh rasa penasaran ini. Nomor undian tampil diambil, semua peserta siap untuk tampil. Suasana semakin menegangkan saat setiap peserta menunjukan kemampuannya di atas panggung pentas. Para penonton tidak sabar untuk segera bertepuk tangan di tengah lantunan suara dan perpaduan suara yang sedang berlangsung.

Tiba sampai pada peserta solo vocal dan Paduan suara terakhir, panggung lengang sementara. Sedangkan para dewan juri sedang melihat, mengolah berdasarkan data yang diinput selama pentas. Bukan hanya pengalaman tetapi keilmuan yang dimiliki oleh dewan juri menjadi bukti dalam menentukan siapa yang layak ke luar sebagai sang juara.

Yang dinantikan pun tiba. Sebelum nominasi itu dibacakan, ada sebuah pesan yang harus didengar bersama dari kepala sekolah SMPSK Kotagoa Boawae, dan ini yang penting untuk disimak.

Dalam sambutannya pada malam penyerahan hadiah Kotagoa Diamond Competition, Kepala SMPSK Kotagoa Boawae menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian menyongsong Perayaan Intan SMPSK Kotagoa Boawae yang akan diperingati pada 1 Agustus 2026 mendatang. Malam puncak penyerahan kejuaraan untuk cabang Lomba Cerdas Cermat (LCC), Tutur Kitab Suci, Menyanyi Mazmur, Solo Vokal, dan Paduan Suara menjadi momentum kebersamaan sekaligus bentuk apresiasi atas bakat dan potensi peserta didik sekolah dasar.

Kepala Sekolah menjelaskan bahwa Kotagoa Diamond Competition diselenggarakan sebagai ruang bagi siswa-siswi sekolah dasar untuk mengekspresikan diri dan mengembangkan kemampuan di bidang akademik, seni, dan kerohanian. Seluruh perlombaan dan pertandingan dikemas dalam semangat kebersamaan menuju Perayaan Intan SMPSK Kotagoa Boawae 2026 dengan mengusung nuansa kekeluargaan ā€œKotagoa Rumah untuk Semuaā€.

Atas nama lembaga, Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para kepala sekolah dasar, guru pendamping, orang tua, dan seluruh peserta lomba yang telah mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Ucapan terima kasih dan penghargaan juga diberikan kepada para dewan juri, yakni RD Rino, RD Gusti, Ibu Ending, Ibu Sari, Bapak Marten, Bapak Soter, serta Bapak Fons Baba atas dedikasi dan dukungan selama kegiatan berlangsung. Apresiasi khusus turut disampaikan kepada Ibu Rika sebagai pencipta lagu Mars SMPSK Kotagoa Boawae.

Selain itu, Kepala Sekolah juga menyampaikan terima kasih kepada ketua panitia dan seluruh panitia Kotagoa Diamond Competition, para guru hebat SMPSK Kotagoa Boawae, serta mahasiswa STKIP Citra Bakti yang tergabung dalam Tim Solid Kotagoa. Menurutnya, semangat pelayanan, cinta, kerja sama, dan pengorbanan semua pihak menjadi kekuatan utama sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan penuh sukacita.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menegaskan bahwa setiap perlombaan dan pertandingan memang akan berakhir pada hasil akhir berupa prestasi dan gelar juara. Namun, prestasi bukanlah tujuan utama dari sebuah kompetisi. Melalui kegiatan ini, seluruh peserta belajar bahwa juara sejati adalah mereka yang berani berproses, berani tampil, dan mampu mengalahkan rasa cemas, gelisah, serta ketakutan dalam diri masing-masing.

Menutup sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta didik sekolah dasar yang telah menunjukkan bakat dan potensi terbaik mereka. Menurutnya, semua peserta adalah pemenang atas perjuangan diri sendiri. Ucapan proficiat disampaikan kepada para juara, sementara peserta yang belum berhasil meraih kemenangan diminta untuk tetap semangat dan terus mengembangkan kemampuan di masa mendatang.

Hujan pun reda, halaman tengah SMPSK Kotagoa Boawae kembali lengang. Tertinggal puing-puing kenangan. Akankah semua akan kembali lagi setelah ini dalam sebuah kesempatan? Rumah ini akan tetap menjadi milikmu seutuhnya. Kembalilah ke sini dan menjadi versi yang lebih baik dari sebelumnya.

Boawae, 2026

  • Penulis: Redaksi Mataleza
  • Editor: Redaksi Mataleza

Komentar (1)

  • Wilbrodus Seda

    Mantap. Panggung untuk anak-anak yang dihiasi cinta. semoga mereka semua jadi šŸŒŸšŸŒŸā¤ļø

    Balas30 Mei 2026 2:32 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jika Cinta Lahir Dari Puisi dan Puisi-puisi Lainnya

    Jika Cinta Lahir Dari Puisi dan Puisi-puisi Lainnya

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Yeremias Laba Lein
    • visibility 336
    • 4Komentar

    TAK INGIN SEDANGKAL ITU Aku tak ingin jatuh cinta sedangkal itu sedangkan mencintaimu saja aku harus menyelam sedalam-dalamnya lautan asmaramu, berenang seluas-luasnya samudra di hatimu, dan melewati pasang surutnya air matamu   Aku tak ingin jatuh cinta sedangkal itu sebab aku ingin berlayar sejauh mungkin di lautan asmaramu, menjala cinta dan kasih sayang sebanyak mungkin […]

  • Ruang Rasa: Suara Anak yang Tak Pernah Didengar

    Ruang Rasa: Suara Anak yang Tak Pernah Didengar

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Katharina Tasik Busa
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Aku tidak ingat bagaimana rasanya tumbuh dalam pelukan ayah dan ibu setiap hari. Sejak kecil, aku dibesarkan oleh opa dan oma dari pihak ayah. Dari merekalah aku mengenal arti rumah, kasih sayang, dan perjuangan. Mereka memberiku makan, menyekolahkanku, dan berusaha memenuhi kebutuhanku. Untuk semua itu, aku sungguh bersyukur. Namun, di balik rasa syukur itu, ada […]

  • MAXI SENO: SEORANG IMAM SVD YANG JUJUR, TULUS DAN PENUH TELADAN

    MAXI SENO: SEORANG IMAM SVD YANG JUJUR, TULUS DAN PENUH TELADAN

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Aurelio Morghan
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Oleh: Aurelio Morghan, SVD TUAN MAXI DI MATA SAYA Entah kenapa semalam saya tak bisa tidur. Bolak-balik, tutup mata tapi tetap tak bisa nyenyak. Saya sedikit gelisah. Tapi saya pikir ini efek karena saya bekerja lama di depan komputer. Ternyata Sabtu pagi waktu saya bangun, pesan dari beberapa umat Waibalun membuat saya harus menangis di […]

  • Kotagoa Diamond Competition: Ketika Sekolah Tidak Hanya Mengajar, Tetapi Juga Menumbuhkan Mimpi

    Kotagoa Diamond Competition: Ketika Sekolah Tidak Hanya Mengajar, Tetapi Juga Menumbuhkan Mimpi

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 122
    • 0Komentar

    8 Juni 2026 akan menjadi salah satu tanggal yang layak dikenang dalam perjalanan pendidikan di Boawae. Sore itu, Kotagoa Sport Area tidak sekadar menjadi tempat berlangsungnya pertandingan. Lapangan itu berubah menjadi panggung harapan, tempat lahirnya keberanian, kerja keras, dan mimpi-mimpi besar anak-anak. Sebanyak 27 tim dari berbagai Sekolah Dasar siap bertarung dalam cabang olahraga voli […]

  • Ruang Rasa: Apakah Aku Bertahan karena Cinta, atau Hanya karena Takut Memulai Kembali?

    Ruang Rasa: Apakah Aku Bertahan karena Cinta, atau Hanya karena Takut Memulai Kembali?

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Oleh: FianĀ N “Lama bersama belum tentu berakhir di pelaminan.” Kita mungkin pernah mendengar ungkapan itu diucapkan dalam berbagai kesempatan. Ada yang menyampaikannya sebagai nasihat, ada pula yang mengatakannya dengan nada getir setelah mengalami sendiri pahitnya perpisahan. Karena terlalu sering terdengar, kalimat itu terkadang dianggap sebagai ungkapan biasa. Padahal, bagi sebagian orang, ia lahir dari pengalaman […]

  • Pau CubarsĆ­ dan Seni Bertahan yang Nyaris Terlupakan

    Pau CubarsĆ­ dan Seni Bertahan yang Nyaris Terlupakan

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sepak bola selalu jatuh cinta kepada pencetak gol. Kita mengingat Diego Maradona karena menggiring bola melewati setengah lapangan. Kita mengenang Lionel Messi karena ribuan sentuhan yang membuat hukum gravitasi seolah kehilangan kuasa. Kita memuja Cristiano Ronaldo karena gol-gol yang lahir dari lompatan yang mustahil dilakukan manusia biasa. Jarang sekali kita pulang dari stadion sambil berkata, […]

expand_less