Malam Apresiasi Kotagoa Diamond Competition: Merayakan Prestasi, Bakat, dan Semangat Kebersamaan Menuju Intan SMPSK Kotagoa Boawae
- account_circle Redaksi Mataleza
- calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
- visibility 100
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SMPSK Kotagoa Boawae – 18 Mei 2026 diguyur hujan tanpa henti. Pada kesempatan yang sama akan dilangsungkan lomba Solo Vokal dan Paduan Suara serta membaca hasil kejuaraan lomba yang sudah dilaksanakan pada minggu-minggu sebelumnya.
Para peserta pun berdatangan di tengah hujan yang rintik-rintik manja. Ada pun orang tua juga ikut menyaksikan malam penuh rasa penasaran ini. Nomor undian tampil diambil, semua peserta siap untuk tampil. Suasana semakin menegangkan saat setiap peserta menunjukan kemampuannya di atas panggung pentas. Para penonton tidak sabar untuk segera bertepuk tangan di tengah lantunan suara dan perpaduan suara yang sedang berlangsung.
Tiba sampai pada peserta solo vocal dan Paduan suara terakhir, panggung lengang sementara. Sedangkan para dewan juri sedang melihat, mengolah berdasarkan data yang diinput selama pentas. Bukan hanya pengalaman tetapi keilmuan yang dimiliki oleh dewan juri menjadi bukti dalam menentukan siapa yang layak ke luar sebagai sang juara.
Yang dinantikan pun tiba. Sebelum nominasi itu dibacakan, ada sebuah pesan yang harus didengar bersama dari kepala sekolah SMPSK Kotagoa Boawae, dan ini yang penting untuk disimak.
Dalam sambutannya pada malam penyerahan hadiah Kotagoa Diamond Competition, Kepala SMPSK Kotagoa Boawae menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian menyongsong Perayaan Intan SMPSK Kotagoa Boawae yang akan diperingati pada 1 Agustus 2026 mendatang. Malam puncak penyerahan kejuaraan untuk cabang Lomba Cerdas Cermat (LCC), Tutur Kitab Suci, Menyanyi Mazmur, Solo Vokal, dan Paduan Suara menjadi momentum kebersamaan sekaligus bentuk apresiasi atas bakat dan potensi peserta didik sekolah dasar.
Kepala Sekolah menjelaskan bahwa Kotagoa Diamond Competition diselenggarakan sebagai ruang bagi siswa-siswi sekolah dasar untuk mengekspresikan diri dan mengembangkan kemampuan di bidang akademik, seni, dan kerohanian. Seluruh perlombaan dan pertandingan dikemas dalam semangat kebersamaan menuju Perayaan Intan SMPSK Kotagoa Boawae 2026 dengan mengusung nuansa kekeluargaan “Kotagoa Rumah untuk Semua”.
Atas nama lembaga, Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para kepala sekolah dasar, guru pendamping, orang tua, dan seluruh peserta lomba yang telah mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Ucapan terima kasih dan penghargaan juga diberikan kepada para dewan juri, yakni RD Rino, RD Gusti, Ibu Ending, Ibu Sari, Bapak Marten, Bapak Soter, serta Bapak Fons Baba atas dedikasi dan dukungan selama kegiatan berlangsung. Apresiasi khusus turut disampaikan kepada Ibu Rika sebagai pencipta lagu Mars SMPSK Kotagoa Boawae.
Selain itu, Kepala Sekolah juga menyampaikan terima kasih kepada ketua panitia dan seluruh panitia Kotagoa Diamond Competition, para guru hebat SMPSK Kotagoa Boawae, serta mahasiswa STKIP Citra Bakti yang tergabung dalam Tim Solid Kotagoa. Menurutnya, semangat pelayanan, cinta, kerja sama, dan pengorbanan semua pihak menjadi kekuatan utama sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan penuh sukacita.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menegaskan bahwa setiap perlombaan dan pertandingan memang akan berakhir pada hasil akhir berupa prestasi dan gelar juara. Namun, prestasi bukanlah tujuan utama dari sebuah kompetisi. Melalui kegiatan ini, seluruh peserta belajar bahwa juara sejati adalah mereka yang berani berproses, berani tampil, dan mampu mengalahkan rasa cemas, gelisah, serta ketakutan dalam diri masing-masing.
Menutup sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta didik sekolah dasar yang telah menunjukkan bakat dan potensi terbaik mereka. Menurutnya, semua peserta adalah pemenang atas perjuangan diri sendiri. Ucapan proficiat disampaikan kepada para juara, sementara peserta yang belum berhasil meraih kemenangan diminta untuk tetap semangat dan terus mengembangkan kemampuan di masa mendatang.
Hujan pun reda, halaman tengah SMPSK Kotagoa Boawae kembali lengang. Tertinggal puing-puing kenangan. Akankah semua akan kembali lagi setelah ini dalam sebuah kesempatan? Rumah ini akan tetap menjadi milikmu seutuhnya. Kembalilah ke sini dan menjadi versi yang lebih baik dari sebelumnya.
Boawae, 2026
- Penulis: Redaksi Mataleza
- Editor: Redaksi Mataleza

Saat ini belum ada komentar