Breaking News
light_mode
Trending Tags

Haru dan Syukur Warnai Kelulusan Siswa Kelas IX SMPSK Kotagoa Boawae

  • account_circle Redaksi Mataleza
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 286
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Boawae, 2 Juni 2026– Suasana penuh haru dan syukur mewarnai acara pengumuman kelulusan siswa kelas IX SMPSK Kotagoa Boawae. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan orang tua siswa menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada pihak sekolah atas keberhasilan anak-anak mereka menyelesaikan pendidikan di jenjang Sekolah Menengah Pertama.

Dalam sambutannya, ia mengungkapkan bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang yang membantu siswa mengenali potensi diri, membangun rasa percaya diri, serta mengembangkan kreativitas.

Sebagai orang tua, ia berbagi pengalaman pribadi yang membekas dalam ingatannya. Pada tahun 2024, putranya mendapat kepercayaan menjadi komandan upacara dalam kegiatan Pramuka setelah peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Saat itu, sebagai orang tua, ia mengaku diliputi rasa khawatir karena merasa kemampuan dirinya sendiri bahkan tidak sebaik yang ditunjukkan oleh anaknya. Namun ketika kegiatan berlangsung, ia menyaksikan putranya mampu menjalankan tugas dengan baik dan penuh percaya diri.

“Pengalaman kecil itu membuat saya menyadari bahwa anak-anak memiliki kemampuan yang sering kali belum kita lihat sepenuhnya. Mereka hanya membutuhkan kesempatan, bimbingan, dan kepercayaan untuk menunjukkan potensi terbaik yang mereka miliki,” ungkapnya.

Mewakili seluruh orang tua siswa kelas IX, ia menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas kelulusan putra-putri mereka. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya hasil kerja keras para siswa, tetapi juga buah dari bimbingan, kesabaran, dan dedikasi para guru yang selama ini mendidik mereka.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Kepala SMPSK Kotagoa Boawae, para guru, wali kelas, serta seluruh tenaga kependidikan yang telah membimbing, mengajar, dan mendidik siswa dengan penuh perhatian dan kasih sayang.

“Terima kasih atas ilmu pengetahuan, pendidikan karakter, dan nilai-nilai kehidupan yang telah ditanamkan kepada anak-anak kami. Segala pengorbanan, perhatian, dan kasih sayang yang diberikan akan selalu kami kenang dan menjadi bagian penting dalam perjalanan masa depan mereka,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan apabila selama proses pendidikan terdapat sikap, perkataan, maupun tindakan dari para siswa yang kurang berkenan. Permohonan maaf juga disampaikan apabila selama ini terdapat kekeliruan dari pihak orang tua dalam menjalin komunikasi dan kerja sama dengan sekolah.

Kepada para siswa yang telah dinyatakan lulus, ia berpesan agar menjadikan kelulusan ini sebagai langkah awal untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi. Ia mengingatkan agar mereka terus belajar, berjuang, menjaga nama baik keluarga dan almamater, serta tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi sesama.

Menutup sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat kepada SMPSK Kotagoa Boawae yang telah memasuki usia ke-75 tahun. Harapannya, sekolah tersebut terus berkembang dan tetap menjadi lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan berprestasi.

“Selamat kepada seluruh siswa kelas IX yang telah lulus. Semoga keberhasilan hari ini menjadi awal dari perjalanan panjang menuju masa depan yang lebih gemilang. Dan untuk SMPSK Kotagoa Boawae, teruslah menjadi rumah pendidikan yang membentuk generasi penerus bangsa yang unggul dan membanggakan,” pungkasnya. (mataleza)

  • Penulis: Redaksi Mataleza
  • Editor: Redaksi Mataleza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudut Pandang: Menyulam Kasih di Atas Benang-benang Keriput photo_camera 3

    Sudut Pandang: Menyulam Kasih di Atas Benang-benang Keriput

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Agustinus Naisoko
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Oleh: Fr Agustinus Naisoko, CMM (Prodi: Pendidikan Sejarah, Universitas Sanata Dharma)  Bunyi Kayu Tenun dan Bau Sopi yang Sederhana Di sebuah sudut desa yang tenang. Setiap kali mengingat masa kecil, hal pertama yang terlintas di ingatan saya bukanlah hal-hal yang indah, melainkan aroma tajam air nira dan bunyi kayu tenun Mama. Bapak tiri saya seorang […]

  • Oposisi Biner Yang Membunuh Logika: Dekonstruksi Narasi ‘Desa vs Dolar’ Dalam Komunikasi Krisis Pemerintah Prabowo

    Oposisi Biner Yang Membunuh Logika: Dekonstruksi Narasi ‘Desa vs Dolar’ Dalam Komunikasi Krisis Pemerintah Prabowo

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Emanuel Boli Manuk
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Oleh: Emanuel Boli Manuk, Mahasiswa Filsafat di IFTK Ledalero Pendahuluan: Latar belakang krisis 1998 sebagai cermin masa kini Sebelum lanjut membaca, mari berbagi kebaikan di sini Sejarah ekonomi Indonesia menyimpan catatan kelam yang selalu menghantui setiap kali nilai tukar Rupiah mengalami guncangan: Krisis Moneter 1998. Pada masa itu, ketidakstabilan ekonomi yang dipicu oleh pelarian modal […]

  • PERMEN: Roh Kudus: Kubur Niatan Kabur, Renungan Harian Katolik Edisi 12 Mei 2026

    PERMEN: Roh Kudus: Kubur Niatan Kabur, Renungan Harian Katolik Edisi 12 Mei 2026

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Rm Laurensius Feto, Pr
    • visibility 317
    • 1Komentar

    PERMEN edisi Selasa Paskah ke-6 – 12 Mei 2026 – Roh Kudus: Kubur Niatan Kabur Inspirasi: Kis 16:22-34, Yoh 16:5-11 Penikmat Permen yang penuh hikmat dalam Tuhan. Kali ini Paulus dan Silas menunjukkan kualitas sebagai orang beriman dan pengikut Kristus. Keduanya di penjara tetapi hati mereka selalu merdeka dalam memuji dan memuliakan Tuhan. Anggota tubuh […]

  • Messi Adalah Titik Kumpul dari Para Pemain Inggris

    Messi Adalah Titik Kumpul dari Para Pemain Inggris

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Ada dua hal yang sulit saya lakukan belakangan ini: bangun pagi dan percaya bahwa alarm benar-benar punya niat baik kepada manusia. Udara sedang dingin-dinginnya. Selimut terasa seperti kontrak seumur hidup yang tidak boleh diputus sepihak. Namun, sejak babak 32 besar Piala Dunia dimulai, semua prinsip hidup itu mendadak gugur. Saya rela bangun pukul tiga dini […]

  • Sudut Pandang: Keringat Ayah Adalah Harapan Kami photo_camera 1

    Sudut Pandang: Keringat Ayah Adalah Harapan Kami

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Maria Desan Viktoria Aso
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Perjuangan seorang ayah petani dalam membesarkan tujuh anak, menghadapi kehilangan, dan menjaga harapan keluarganya.    Oleh: Maria Desan Viktoria Aso   Setiap keluarga memiliki cerita perjuangannya masing-masing. Ada keluarga yang hidup dengan segala kemudahan, tetapi ada juga keluarga yang harus melewati banyak kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di balik kehidupan sebuah keluarga, biasanya terdapat sosok […]

  • Sudut Pandang: Vitalitas dan Krisis Makna Pelecehan Seksual Digital: Analisis Perspektif Harold D. Lasswell

    Sudut Pandang: Vitalitas dan Krisis Makna Pelecehan Seksual Digital: Analisis Perspektif Harold D. Lasswell

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Robertus Pitang
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Oleh: Robertus Pitang, Mahasiswa IFTK Ledalero, Prodi Filsafat Perkembangan media sosial telah mengubah cara manusia berkomunikasi secara radikal. Platform digital seperti Facebook, Instagram, dan TikTok tidak lagi sekadar menjadi sarana pertukaran informasi, tetapi telah berkembang menjadi ruang produksi opini, emosi, bahkan popularitas. Dalam kondisi tersebut, komunikasi tidak selalu berfungsi sebagai sarana membangun pemahaman sosial, melainkan […]

expand_less