Breaking News
light_mode
Trending Tags

PERMEN: Pesona Roh Kudus Dalam Komitmen Misioner, 11 Mei 2026

  • account_circle Rm Laurensius Feto, Pr
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 219
  • comment 11 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERMEN edisi Senin Paskah ke-6 –

11 Mei 2026 –

Pesona Roh Kudus dalam Komitmen Misioner

Inspirasi: Kis 16:11-15; Yohanes 15:26-16:4a

 

Penikmat Permen yang penuh hikmat dalam Tuhan.

Paulus begitu semangat untuk mencari dan menemui para pengikut Kristus. Hari-hari ini kita mendengar kisahnya bahwa Paulus ke sini-lah, ke sana-lah; ke Asia-lah, ke Bitinia-lah, Makedonia-lah, Troas-lah, Neapolis-lah, Filipi-lah; semua dalam rangka berjuang meyakinkan jalan keselamatan yang diinspirasi oleh Yesus dan Bapa-Nya.

Sampai di sini, saya ingat sewaktu Paulus masih nama Saulus, yang mana dia punya semangat untuk cari pengikut Kristus untuk kasi tamat riwayat pengikut Kristus. Saulus membawa krisis bagi pengikut Kristus. Saulus bantai dan bunuh pengikut Kristus, tetapi “a few moment later”, Tuhan pakai Paulus untuk bawa selamat.

Paulus yang dulu, beda dengan Paulus yang sekarang. Paulus dan Silas rela masuk keluar kota dan desa demi meyakinkan bahwa keselamatan kekal dan abadi itu ada asal kita mau menerima Kristus.

Keseruan perjalanan Paulus dan Silas dari Troas dan pada akhirnya bertemu dengan Lidia seorang pedagang kain ungu merupakan perjalanan atas nama Tuhan. Keduanya berjalan untuk mewartakan kabar sukacita Injil kepada bangsa-bangsa. Inilah perjalanan penuh Roh Kudus dan penuh rahmat.

Paulus dan Silas sungguh menjalankan amanat perpisahan Yesus kepada murid-murid-Nya: “Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan bersaksi tentang Aku (Yesus). Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu telah bersama-sama dengan Aku”.

Dari Paulus kita belajar bahwa apapun keadaan kita, kita tetap dipanggil untuk membawa selamat bagi sesama, dengan memperkenalkan Bapa di Surga sumber dari segala sumber keselamatan.

Mewartakan Injil, memperkenalkan Yesus atas kehendak Bapa merupakan komitmen misioner setiap orang Kristiani dalam hal ini Paulus dan Silas. Roh Kudus sungguh meneguhkan komitmen misioner.

Semoga dengan semangat pembaptisan yang telah kita terima, menjadikan kita sebagai pria dan wanita sederhana yang dijamah dan diubah oleh Roh Kudus dan sukacita Injil untuk membawa Kristus bukan krisis. Selain itu, semoga kita tidak menyimpan pengalaman iman hanya untuk diri sendiri. Mari bangun dunia di dalam Roh Kudus. Dengan pembaptisan dan semangat misioner, mari kita menjalankan sesuatu dengan Roh Kudus, sehingga kita menjalankan sampai tuntas, sampai selesai, sampai garis akhir.

Roh Kudus itu tidak pernah kalah dengan yg namanya tantangan.

Roh Kudus tidak pernah lemah ketika menghadapi kegagalan.

Roh Kudus tidak takut terhadap situasi genting apa pun.

Roh Kudus tidak bakal mati sehingga tidak takut mati.

Roh Kudus itu tidak munafik dalam membawa dirinya, selalu tampil apa adanya bukan ada apanya.

Roh Kudus itu tidak gubris dengan sogok menyogok.

Roh Kudus tidak mau ambil pusing dengan kenikmatan sesaat yg tidak bisa membuat hidup lebih hidup.

Roh Kudus akan selalu mempertemukan kita dengan orang-orang baik seperti Lidia yang tidak sungkan-sungkan menawarkan dan memberikan kebaikannya bagi kita.

Terima kasih dan salam hormat serta proficiat untuk para misionaris yang sudah menjaga komitmen misioner dalam Roh Kudus. (mof)

Rm. Laurensius Feto, Pr / Master Oyen Feto- Imam Keuskupan Agung Ende, Sedang berkuliah di Binus University, Jakarta. Motto panggilan imamat: Berjalan Sambil Berbuat Baik.

  • Penulis: Rm Laurensius Feto, Pr
  • Editor: Redaksi Mataleza

Komentar (11)

  • Cicilia Refi & suami

    Terima kasih Romo atas renungannya. Selalu mengandalkan Roh Kudus dalam setiap kegiatan dan persoalan di dalam kehidupan kita. Niscaya kita akan kuat dan selamat.

    Balas12 Mei 2026 12:12 pm
  • Helena Lana wijaya

    Terima kasih atas renungannya romo.semoga kita semua dituntun roh kudus.sehingga kita senantiasa setia dalam mewartakan Kerajaan allah

    Balas12 Mei 2026 11:37 am
  • Meifana

    Terima kasih Mo untuk renungannya yang mengingatkan kami untuk membagikan pengalaman iman kan kuasa Roh Kudus kepada orang lain bagi kemuliaan Allah 🙏

    Balas12 Mei 2026 10:52 am
  • Hyasinta Mi

    Terima kasih atas renungan yang mendalam tentang Roh Kudus adalah agen yang utama bagi misi tanpa pesona dan kekuatan dari-Nya,komitmen kita hanyalah usaha manusiawi yang terbatas.Renungan ini mengingatkan saya untuk kembali mengandalkan Roh Kudus,bukan kekuatan sendiri dalam bersaksi dan melayani sesama terutama mereka yang kurang diperhatikan

    Balas12 Mei 2026 10:47 am
    • Rm Oyen Feto

      Selamat merenung dan merefleksikan. Luar biasa ya tanggapan nya. Sehat dan sukses slalu buat kita.

      Balas12 Mei 2026 2:26 pm
  • Christina indah wijayanti

    Keren dan sangat bermanfaat

    Balas11 Mei 2026 4:14 pm
  • Maria Aunensia

    Terimks atas renungan hari ini mari bangun dunia dalam roh kudus.terimaksh roh kudus menjadi sumber hidup kami sekeluarga.Amin

    Balas11 Mei 2026 12:57 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kami Terlalu Lelah: Suara Anak-Anak dari Rumah yang Retak

    Kami Terlalu Lelah: Suara Anak-Anak dari Rumah yang Retak

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle John Orlando, S.Fil
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Kami terlalu lelah. Kalimat itu tidak lahir dari satu hari yang buruk, melainkan dari bertahun-tahun yang menumpuk dalam diam. Lelah karena harus mengerti sebelum waktunya, lelah karena harus kuat ketika tidak ada pilihan lain, lelah karena tumbuh di antara suara yang selalu lebih keras dari hati kami sendiri. Kami tidak pernah benar-benar diajarkan bagaimana rasanya […]

  • Buah dari Jalan Panjang Sebuah Proses

    Buah dari Jalan Panjang Sebuah Proses

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Perjalanan SMPSK Kotagoa Boawae dalam mengikuti Turnamen SMATER NDAO CUP merupakan bagian dari proses pembinaan yang panjang, terencana, dan berkesinambungan. Keikutsertaan dalam ajang ini tidak semata-mata dimaknai sebagai upaya untuk meraih kemenangan dalam waktu singkat, melainkan sebagai sarana strategis dalam mengembangkan potensi peserta didik secara utuh, baik dari aspek keterampilan, karakter, maupun mentalitas bertanding. Sekolah […]

  • Ini Puisi Apa? Toko Kecantikan dan Puisi-Puisi Lainnya

    Ini Puisi Apa? Toko Kecantikan dan Puisi-Puisi Lainnya

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 145
    • 2Komentar

    ini puisi apa?  ibu bangun tidur. bapak ke sawah. adik menangis cari bapak. saya cari batang pisang. pagi, selalu sibuk di setiap detik kami. ada rindu-dendam yang tak tuntas pada bunga mimpi. rumah yang lain, ayam-ayam berebut makanan. adik ikut tertawa. saya sibuk mengeja suara babi kelaparan. lalu, lewatlah segerombolan masa lalu di kepala saya. […]

  • Angkatan 72 SMPSK Kotagoa Boawae: Jejak yang Tak Sekadar Tiga Tahun 6:17 Play Button

    Angkatan 72 SMPSK Kotagoa Boawae: Jejak yang Tak Sekadar Tiga Tahun

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Tiga tahun, bagi sebagian orang, mungkin hanya sepotong waktu yang lewat begitu saja dalam arus kehidupan. Namun bagi Angkatan 72 SMPSK Kotagoa Boawae, tiga tahun adalah kisah panjang yang penuh warna, tentang tawa yang tumbuh di lorong-lorong sekolah, tentang peluh yang jatuh di lapangan, tentang mimpi yang perlahan menemukan bentuknya. Waktu memang berjalan cepat, apalagi […]

  • DEKONSTRUKSI NARASI KORBAN: KRITIK ATAS BIAS MASKULIN DAN OBJEKTIVIKASI PEREMPUAN DALAM ARTIKEL “DILEMA LAKI-LAKI DI BALIK TUNTUTAN BELIS” KARYA AGUSTINUS S. SASMITA

    DEKONSTRUKSI NARASI KORBAN: KRITIK ATAS BIAS MASKULIN DAN OBJEKTIVIKASI PEREMPUAN DALAM ARTIKEL “DILEMA LAKI-LAKI DI BALIK TUNTUTAN BELIS” KARYA AGUSTINUS S. SASMITA

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Alvianus Tay
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Pendahuluan Pada kesempatan pertama, penulis mengapresiasi tulisan yang berjudul “Dilema Laki-laki di Balik Tuntutan Belis” karya Agustinus S. Sasmita. Agustinus mencoba membaca situasi yang sedang terjadi di NTT dengan kacamata yang tajam dan cukup menggugah eksistensi budaya belis. Tulisan ini juga menawarkan sebuah potret nyata yang melankolis mengenai “beban laki-laki NTT” dalam menghadapi ritual perkawinan […]

  • Suka sibuk, di sekolah, dan Puisi-puisi Lainnya

    Suka sibuk, di sekolah, dan Puisi-puisi Lainnya

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 136
    • 1Komentar

    suka sibuk pagi-pagi sekali di hari minggu, kami ke gereja. seperti orang-orang, kami berpakaian rapi. sebelum keluar pintu rumah, pastikan semua dalam keadaan siap, batin maupun pakaian. di pintu masuk gereja, semua mata mencari sumber bunyi kaki. lihat atas-bawah. di dalam gereja, ekaristi sebentar lagi mulai. masih ada yang sibuk menilai. sebentar sambut hosti, bikin […]

expand_less