Breaking News
light_mode
Trending Tags

PERMEN: Pesona Roh Kudus Dalam Komitmen Misioner, 11 Mei 2026

  • account_circle Rm Laurensius Feto, Pr
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 377
  • comment 11 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERMEN edisi Senin Paskah ke-6 –

11 Mei 2026 –

Pesona Roh Kudus dalam Komitmen Misioner

Inspirasi: Kis 16:11-15; Yohanes 15:26-16:4a

 

Penikmat Permen yang penuh hikmat dalam Tuhan.

Paulus begitu semangat untuk mencari dan menemui para pengikut Kristus. Hari-hari ini kita mendengar kisahnya bahwa Paulus ke sini-lah, ke sana-lah; ke Asia-lah, ke Bitinia-lah, Makedonia-lah, Troas-lah, Neapolis-lah, Filipi-lah; semua dalam rangka berjuang meyakinkan jalan keselamatan yang diinspirasi oleh Yesus dan Bapa-Nya.

Sampai di sini, saya ingat sewaktu Paulus masih nama Saulus, yang mana dia punya semangat untuk cari pengikut Kristus untuk kasi tamat riwayat pengikut Kristus. Saulus membawa krisis bagi pengikut Kristus. Saulus bantai dan bunuh pengikut Kristus, tetapi “a few moment later”, Tuhan pakai Paulus untuk bawa selamat.

Paulus yang dulu, beda dengan Paulus yang sekarang. Paulus dan Silas rela masuk keluar kota dan desa demi meyakinkan bahwa keselamatan kekal dan abadi itu ada asal kita mau menerima Kristus.

Keseruan perjalanan Paulus dan Silas dari Troas dan pada akhirnya bertemu dengan Lidia seorang pedagang kain ungu merupakan perjalanan atas nama Tuhan. Keduanya berjalan untuk mewartakan kabar sukacita Injil kepada bangsa-bangsa. Inilah perjalanan penuh Roh Kudus dan penuh rahmat.

Paulus dan Silas sungguh menjalankan amanat perpisahan Yesus kepada murid-murid-Nya: “Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan bersaksi tentang Aku (Yesus). Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu telah bersama-sama dengan Aku”.

Dari Paulus kita belajar bahwa apapun keadaan kita, kita tetap dipanggil untuk membawa selamat bagi sesama, dengan memperkenalkan Bapa di Surga sumber dari segala sumber keselamatan.

Mewartakan Injil, memperkenalkan Yesus atas kehendak Bapa merupakan komitmen misioner setiap orang Kristiani dalam hal ini Paulus dan Silas. Roh Kudus sungguh meneguhkan komitmen misioner.

Semoga dengan semangat pembaptisan yang telah kita terima, menjadikan kita sebagai pria dan wanita sederhana yang dijamah dan diubah oleh Roh Kudus dan sukacita Injil untuk membawa Kristus bukan krisis. Selain itu, semoga kita tidak menyimpan pengalaman iman hanya untuk diri sendiri. Mari bangun dunia di dalam Roh Kudus. Dengan pembaptisan dan semangat misioner, mari kita menjalankan sesuatu dengan Roh Kudus, sehingga kita menjalankan sampai tuntas, sampai selesai, sampai garis akhir.

Roh Kudus itu tidak pernah kalah dengan yg namanya tantangan.

Roh Kudus tidak pernah lemah ketika menghadapi kegagalan.

Roh Kudus tidak takut terhadap situasi genting apa pun.

Roh Kudus tidak bakal mati sehingga tidak takut mati.

Roh Kudus itu tidak munafik dalam membawa dirinya, selalu tampil apa adanya bukan ada apanya.

Roh Kudus itu tidak gubris dengan sogok menyogok.

Roh Kudus tidak mau ambil pusing dengan kenikmatan sesaat yg tidak bisa membuat hidup lebih hidup.

Roh Kudus akan selalu mempertemukan kita dengan orang-orang baik seperti Lidia yang tidak sungkan-sungkan menawarkan dan memberikan kebaikannya bagi kita.

Terima kasih dan salam hormat serta proficiat untuk para misionaris yang sudah menjaga komitmen misioner dalam Roh Kudus. (mof)

Rm. Laurensius Feto, Pr / Master Oyen Feto- Imam Keuskupan Agung Ende, Sedang berkuliah di Binus University, Jakarta. Motto panggilan imamat: Berjalan Sambil Berbuat Baik.

  • Penulis: Rm Laurensius Feto, Pr
  • Editor: Redaksi Mataleza

Komentar (11)

  • Cicilia Refi & suami

    Terima kasih Romo atas renungannya. Selalu mengandalkan Roh Kudus dalam setiap kegiatan dan persoalan di dalam kehidupan kita. Niscaya kita akan kuat dan selamat.

    Balas12 Mei 2026 12:12 pm
  • Helena Lana wijaya

    Terima kasih atas renungannya romo.semoga kita semua dituntun roh kudus.sehingga kita senantiasa setia dalam mewartakan Kerajaan allah

    Balas12 Mei 2026 11:37 am
  • Meifana

    Terima kasih Mo untuk renungannya yang mengingatkan kami untuk membagikan pengalaman iman kan kuasa Roh Kudus kepada orang lain bagi kemuliaan Allah 🙏

    Balas12 Mei 2026 10:52 am
  • Hyasinta Mi

    Terima kasih atas renungan yang mendalam tentang Roh Kudus adalah agen yang utama bagi misi tanpa pesona dan kekuatan dari-Nya,komitmen kita hanyalah usaha manusiawi yang terbatas.Renungan ini mengingatkan saya untuk kembali mengandalkan Roh Kudus,bukan kekuatan sendiri dalam bersaksi dan melayani sesama terutama mereka yang kurang diperhatikan

    Balas12 Mei 2026 10:47 am
    • Rm Oyen Feto

      Selamat merenung dan merefleksikan. Luar biasa ya tanggapan nya. Sehat dan sukses slalu buat kita.

      Balas12 Mei 2026 2:26 pm
  • Christina indah wijayanti

    Keren dan sangat bermanfaat

    Balas11 Mei 2026 4:14 pm
  • Maria Aunensia

    Terimks atas renungan hari ini mari bangun dunia dalam roh kudus.terimaksh roh kudus menjadi sumber hidup kami sekeluarga.Amin

    Balas11 Mei 2026 12:57 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudut Pandang: Jejak Pengabdian dan Kasih Sayang Felix Japang

    Sudut Pandang: Jejak Pengabdian dan Kasih Sayang Felix Japang

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Maria Yunita
    • visibility 138
    • 4Komentar

    Nama: Drs Felix Japang Tempat Tanggal Lahir: Bekek, 30 Mei 1965 Alamat: Desa tadho, kecamatan riung, kabupaten ngada, nusa tenggara timur Meninggal: Bajawa 16 Februari 2012   Mengenal Sosok Felix Japang Felix Japang adalah seorang putra Desa Tadho, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, yang lahir Pada tanggal 30 mei 1965. Ia tumbuh dalam keluarga sederhana dengan […]

  • Beny K. Harman: Pesta Babi yang Menakutkan?

    Beny K. Harman: Pesta Babi yang Menakutkan?

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Beny K. Harman
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Oleh: Benny K. Harman Ketika aparat bergerak cepat membubarkan diskusi dan melarang pemutaran film Pesta Babi, Kolonialisme di Jaman Kita, sebuah pesan benderang sedang dikirimkan oleh penguasa kepada rakyatnya: kalian boleh hidup di negara ini, tapi kalian tidak boleh berpikir. Pelarangan massal terhadap film ini bukan sekadar tindakan sensor birokratis yang kolot. Ini adalah ekspresi ketakutan […]

  • 333 Calon Siswa Baru Resmi Ikuti MPLS Ramah Anak, Kepala SMPSK Kotagoa Boawae: “Kalian adalah Angkatan Bersejarah”

    333 Calon Siswa Baru Resmi Ikuti MPLS Ramah Anak, Kepala SMPSK Kotagoa Boawae: “Kalian adalah Angkatan Bersejarah”

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Boawae, 14 Juli 2026 – Sebanyak 333 calon peserta didik baru resmi mengikuti Apel Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Anak Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMPSK Kotagoa Boawae, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momen istimewa karena para peserta didik baru merupakan Angkatan ke-75, bertepatan dengan perayaan Pesta Intan (75 Tahun) SMPSK Kotagoa Boawae yang […]

  • Ketika Sabda Tuhan Hidup di Halaman SMPSK Kotagoa Boawae

    Ketika Sabda Tuhan Hidup di Halaman SMPSK Kotagoa Boawae

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Semarak Bulan Kitab Suci Nasional 2026 di SMPSK Kotagoa Boawae Boawae, Nagekeo-NTT — Ada suasana yang berbeda di halaman tengah SMPSK Kotagoa Boawae, Nagekeo, pada Senin hingga Rabu, 28–30 September 2026. Biasanya halaman sekolah menjadi tempat siswa bercanda, bermain, atau sekadar melepas penat di sela-sela kegiatan belajar. Namun selama tiga hari itu, halaman sekolah berubah […]

  • Aku Ingin Membaca Semua Cerita Tentangmu

    Aku Ingin Membaca Semua Cerita Tentangmu

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Aku mencintaimu bukan hanya karena hal-hal yang mudah kucintai darimu. Bukan hanya karena senyummu, caramu berbicara, atau cara matamu memandangku ketika kita sedang baik-baik saja. Aku ingin mencintai bagian-bagian dirimu yang jarang kauperlihatkan kepada dunia. Ada begitu banyak cerita yang tersimpan di dalam dirimu. Cerita yang mungkin belum pernah selesai kauceritakan. Luka yang mungkin sudah […]

  • Sudut Pandang: Antara Cangkul, Karung Jagung dan Toga

    Sudut Pandang: Antara Cangkul, Karung Jagung dan Toga

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Felisitas Tri Wulandari
    • visibility 152
    • 6Komentar

    Oleh: Felisitas Tri Wulandari (Pendidikan Sejarah, Universitas Sanata Dharma) Pukul enam pagi, ketika sebagian orang di kampung kami belum bangun sepenuhnya dari tidur, seorang lelaki paruh baya sudah memanggul karung jagung menuju tempat penggilingan. Keringat membasahi punggungnya jauh sebelum matahari sepenuhnya naik. Ia akan terus begitu sampai matahari benar benar tenggelam di ufuk barat, dua […]

expand_less