Breaking News
light_mode
Trending Tags

Malam Apresiasi Kotagoa Diamond Competition: Merayakan Prestasi, Bakat, dan Semangat Kebersamaan Menuju Intan SMPSK Kotagoa Boawae

  • account_circle Redaksi Mataleza
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 248
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SMPSK Kotagoa Boawae – 18 Mei 2026 diguyur hujan tanpa henti. Pada kesempatan yang sama akan dilangsungkan lomba Solo Vokal dan Paduan Suara serta membaca hasil kejuaraan lomba yang sudah dilaksanakan pada minggu-minggu sebelumnya.

Para peserta pun berdatangan di tengah hujan yang rintik-rintik manja. Ada pun orang tua juga ikut menyaksikan malam penuh rasa penasaran ini. Nomor undian tampil diambil, semua peserta siap untuk tampil. Suasana semakin menegangkan saat setiap peserta menunjukan kemampuannya di atas panggung pentas. Para penonton tidak sabar untuk segera bertepuk tangan di tengah lantunan suara dan perpaduan suara yang sedang berlangsung.

Tiba sampai pada peserta solo vocal dan Paduan suara terakhir, panggung lengang sementara. Sedangkan para dewan juri sedang melihat, mengolah berdasarkan data yang diinput selama pentas. Bukan hanya pengalaman tetapi keilmuan yang dimiliki oleh dewan juri menjadi bukti dalam menentukan siapa yang layak ke luar sebagai sang juara.

Yang dinantikan pun tiba. Sebelum nominasi itu dibacakan, ada sebuah pesan yang harus didengar bersama dari kepala sekolah SMPSK Kotagoa Boawae, dan ini yang penting untuk disimak.

Dalam sambutannya pada malam penyerahan hadiah Kotagoa Diamond Competition, Kepala SMPSK Kotagoa Boawae menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian menyongsong Perayaan Intan SMPSK Kotagoa Boawae yang akan diperingati pada 1 Agustus 2026 mendatang. Malam puncak penyerahan kejuaraan untuk cabang Lomba Cerdas Cermat (LCC), Tutur Kitab Suci, Menyanyi Mazmur, Solo Vokal, dan Paduan Suara menjadi momentum kebersamaan sekaligus bentuk apresiasi atas bakat dan potensi peserta didik sekolah dasar.

Kepala Sekolah menjelaskan bahwa Kotagoa Diamond Competition diselenggarakan sebagai ruang bagi siswa-siswi sekolah dasar untuk mengekspresikan diri dan mengembangkan kemampuan di bidang akademik, seni, dan kerohanian. Seluruh perlombaan dan pertandingan dikemas dalam semangat kebersamaan menuju Perayaan Intan SMPSK Kotagoa Boawae 2026 dengan mengusung nuansa kekeluargaan “Kotagoa Rumah untuk Semua”.

Atas nama lembaga, Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para kepala sekolah dasar, guru pendamping, orang tua, dan seluruh peserta lomba yang telah mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Ucapan terima kasih dan penghargaan juga diberikan kepada para dewan juri, yakni RD Rino, RD Gusti, Ibu Ending, Ibu Sari, Bapak Marten, Bapak Soter, serta Bapak Fons Baba atas dedikasi dan dukungan selama kegiatan berlangsung. Apresiasi khusus turut disampaikan kepada Ibu Rika sebagai pencipta lagu Mars SMPSK Kotagoa Boawae.

Selain itu, Kepala Sekolah juga menyampaikan terima kasih kepada ketua panitia dan seluruh panitia Kotagoa Diamond Competition, para guru hebat SMPSK Kotagoa Boawae, serta mahasiswa STKIP Citra Bakti yang tergabung dalam Tim Solid Kotagoa. Menurutnya, semangat pelayanan, cinta, kerja sama, dan pengorbanan semua pihak menjadi kekuatan utama sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan penuh sukacita.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menegaskan bahwa setiap perlombaan dan pertandingan memang akan berakhir pada hasil akhir berupa prestasi dan gelar juara. Namun, prestasi bukanlah tujuan utama dari sebuah kompetisi. Melalui kegiatan ini, seluruh peserta belajar bahwa juara sejati adalah mereka yang berani berproses, berani tampil, dan mampu mengalahkan rasa cemas, gelisah, serta ketakutan dalam diri masing-masing.

Menutup sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta didik sekolah dasar yang telah menunjukkan bakat dan potensi terbaik mereka. Menurutnya, semua peserta adalah pemenang atas perjuangan diri sendiri. Ucapan proficiat disampaikan kepada para juara, sementara peserta yang belum berhasil meraih kemenangan diminta untuk tetap semangat dan terus mengembangkan kemampuan di masa mendatang.

Hujan pun reda, halaman tengah SMPSK Kotagoa Boawae kembali lengang. Tertinggal puing-puing kenangan. Akankah semua akan kembali lagi setelah ini dalam sebuah kesempatan? Rumah ini akan tetap menjadi milikmu seutuhnya. Kembalilah ke sini dan menjadi versi yang lebih baik dari sebelumnya.

Boawae, 2026

  • Penulis: Redaksi Mataleza
  • Editor: Redaksi Mataleza

Komentar (1)

  • Wilbrodus Seda

    Mantap. Panggung untuk anak-anak yang dihiasi cinta. semoga mereka semua jadi 🌟🌟❤️

    Balas30 Mei 2026 2:32 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suka sibuk, di sekolah, dan Puisi-puisi Lainnya

    Suka sibuk, di sekolah, dan Puisi-puisi Lainnya

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 260
    • 1Komentar

    suka sibuk pagi-pagi sekali di hari minggu, kami ke gereja. seperti orang-orang, kami berpakaian rapi. sebelum keluar pintu rumah, pastikan semua dalam keadaan siap, batin maupun pakaian. di pintu masuk gereja, semua mata mencari sumber bunyi kaki. lihat atas-bawah. di dalam gereja, ekaristi sebentar lagi mulai. masih ada yang sibuk menilai. sebentar sambut hosti, bikin […]

  • Sudut Pandang: Di Balik Diamnya Seorang Bapak

    Sudut Pandang: Di Balik Diamnya Seorang Bapak

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Davianti Mil
    • visibility 132
    • 7Komentar

    “Ketika  ia  masih  jauh,  ayahnya  telah  melihatnya,  lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.” – Lukas 15:20   Saya memiliki sosok seorang ayah yang sangat keras tapi di balik kerasnya ini dia juga sosok seorang ayah yang sangat baik bahkan dia sangat menyayangi anak-anaknya, biarpun setiap hari dia sering memarahi kami sebagai anaknya akan tetapi seorang […]

  • PERMEN: Roh Kudus: Bawa Pengetahuan Buka Pintu Komunikasi, Edisi Hari Raya Pentakosta

    PERMEN: Roh Kudus: Bawa Pengetahuan Buka Pintu Komunikasi, Edisi Hari Raya Pentakosta

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Rm. Laurensius Feto, P.r
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Inspirasi: Kis 2:1-11 /// Yoh 20:19-23 Kita buka renungan di Hari Raya ini dengan pantun: Maksud hati mengunjungi Om Strom, apa daya bertemu Veronika. ROH KUDUS menjadikan kita Strong. Di tengah situasi sedih dan terluka. Ketika Roh Kudus turun atas para Rasul, saat itu Gereja lahir. Gereja yang penuh dengan daya Roh Kudus, membuat Gereja […]

  • Sudut Pandang: Argentina Tidak Lagi Bergantung pada Messi

    Sudut Pandang: Argentina Tidak Lagi Bergantung pada Messi

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Giorgio Babo Moggi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Oleh: Giorgio Babo Moggi Kemenangan Argentina atas Swiss dengan skor 3-1 pada babak perempat final Piala Dunia 2026 menghadirkan satu kesimpulan penting. Tim asuhan Lionel Scaloni telah berevolusi menjadi kesebelasan yang mampu memenangkan pertandingan melalui kualitas kolektif, bukan lagi bertumpu sepenuhnya pada kecemerlangan Lionel Messi. Laga di Kansas City menjadi bukti bahwa sang juara bertahan […]

  • Messi Adalah Titik Kumpul dari Para Pemain Inggris

    Messi Adalah Titik Kumpul dari Para Pemain Inggris

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Ada dua hal yang sulit saya lakukan belakangan ini: bangun pagi dan percaya bahwa alarm benar-benar punya niat baik kepada manusia. Udara sedang dingin-dinginnya. Selimut terasa seperti kontrak seumur hidup yang tidak boleh diputus sepihak. Namun, sejak babak 32 besar Piala Dunia dimulai, semua prinsip hidup itu mendadak gugur. Saya rela bangun pukul tiga dini […]

  • Sudut Pandang: Pulau Samosir Keindahan yang Tidak Hanya Dipandang photo_camera 3

    Sudut Pandang: Pulau Samosir Keindahan yang Tidak Hanya Dipandang

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Julianti Nainggolan Parhusip
    • visibility 51
    • 0Komentar

    “Pendidikan nasional seharusnya menimbulkan rasa cinta terhadap kebudayaan dan kebatinan sendiri.” (Ki Hajar Dewantara) Samosir datang dengan cara yang berbeda. Udara terasa lebih lapang, sementara Danau Toba terbentang luas seolah tidak memiliki ujung. Perbukitan mengelilingi pulau dengan tenang, menciptakan pemandangan yang membuat mata ingin tinggal sedikit lebih lama. Di tempat ini, perjalanan rasanya bukan sekadar […]

expand_less