Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sanata Dharma

Sudut Pandang: Di Balik Seragam dan Pintu Kos

Sudut Pandang: Di Balik Seragam dan Pintu Kos

  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • account_circle Regina Alexandria Wulandari
  • visibility 15
  • 0Komentar

Oleh: Regina Alexandria Wulandari Pagi hari bagi sebagian orang mungkin dimulai dengan secangkir kopi, sarapan, atau persiapan untuk berangkat kuliah dan bekerja. Namun, bagi bapakku yang kini berusia 52 tahun, pagi menjadi waktu untuk kembali menjalankan tanggung jawabnya. Setelah 18 tahun bekerja sebagai satpam, kini ia menjalani pekerjaan berbeda dengan menjaga sebuah rumah kos. Seragam […]

Sudut Pandang: Di Bawah Terik Matahari, Ia Menanam Harapan

Sudut Pandang: Di Bawah Terik Matahari, Ia Menanam Harapan

  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • account_circle Melinda Kristy Setyarini
  • visibility 14
  • 0Komentar

Oleh: Melinda Kristy Setyarini Pagi belum sepenuhnya terang ketika bapakku sudah memulai harinya. Saat sebagian orang masih menikmati sisa tidur atau bersiap dengan pakaian rapi sebelum berangkat bekerja, bapak sudah lebih dahulu sibuk di peternakan bebek. Ada bebek-bebek yang harus diurus dan pekerjaan yang tidak bisa ditunda. Setelah semuanya selesai, langkahnya berlanjut menuju sawah. Dari […]

Sudut Pandang: Di Antara Cinta dan Perjuangan, Kisah Pierre Tandean

Sudut Pandang: Di Antara Cinta dan Perjuangan, Kisah Pierre Tandean

  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • account_circle Patricius Aldi
  • visibility 31
  • 0Komentar

Oleh: Patricius Aldi, Mahasiswa Universitas Sanata Dharma   “Cinta yang sudah sampai pada tahap paling dekat dengan bahagia, hanya untuk direnggut oleh satu malam kelam dalam sejarah bangsa.” Rencana hidup terkadang tidak sesuai ekspetasi kita. Begitu pula dengan pernikahan, ada yang pernikahannya batal karena hati yang berubah, dan ada yang batal karena maut datang memisahkan seperti kisah Pierre Tendean dan tunangannya. Pierre Andries Tendean lahir di Jakarta, 21 Februari 1939, putra seorang dokter berdarah […]

Sudut Pandang: Ita Martadinata Haryono: Sebelum Dunia Mendengar

Sudut Pandang: Ita Martadinata Haryono: Sebelum Dunia Mendengar

  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • account_circle Stefani Kurnia Handayani
  • visibility 36
  • 0Komentar

“Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan.” (Lukas 8:17)    Perjalanan hidup dan perjuangan sosok manusia tidak pernah ditentukan oleh berapa lama ia berada di dunia, melainkan seberapa besar nyala api keberanian yang ditinggalkannya. Di tengah gelapnya sejarah bangsa Indonesia […]

Sudut Pandang: Antara Cangkul, Karung Jagung dan Toga

Sudut Pandang: Antara Cangkul, Karung Jagung dan Toga

  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
  • account_circle Felisitas Tri Wulandari
  • visibility 106
  • 2Komentar

Oleh: Felisitas Tri Wulandari (Pendidikan Sejarah, Universitas Sanata Dharma)   Pukul enam pagi, ketika sebagian orang di kampung kami belum bangun sepenuhnya dari tidur, seorang lelaki paruh baya sudah memanggul karung jagung menuju tempat penggilingan. Keringat membasahi punggungnya jauh sebelum matahari sepenuhnya naik. Ia akan terus begitu sampai matahari benar benar tenggelam di ufuk barat, […]

Sudut Pandang: Prof. Dr. Nicolaus Driyarkara, S. J: Sosok di Balik Perjalanan Sanata Dharma

Sudut Pandang: Prof. Dr. Nicolaus Driyarkara, S. J: Sosok di Balik Perjalanan Sanata Dharma

  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
  • account_circle Novita Din
  • visibility 81
  • 2Komentar

“Pendidikan adalah pemanusiaan manusia muda.” Romo Driyarkara: Dari Pendidik hingga Penjaga Martabat Manusia Nama Romo Prof. Dr. Nicolaus Driyarkara, S.J. tidak dapat dipisahkan dari perjalanan panjang pendidikan di Indonesia, khususnya Universitas Sanata Dharma. Lahir di Kedunggubah, Purworejo, pada 13 Juni 1893 dengan nama Djentoe, Driyarkara kemudian memilih jalan hidup sebagai imam Jesuit sekaligus pendidik dan […]

Sudut Pandang: Kursi yang kini Hanya Menyisakan Kenangan

Sudut Pandang: Kursi yang kini Hanya Menyisakan Kenangan

  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
  • account_circle Marselina Ardia Simenes
  • visibility 64
  • 2Komentar

Tentang seorang ayah yang pendiam, sederhana, dan selalu punya cara untuk menunjukkan kasih sayang kepada anak perempuannya.  Ada banyak hal yang berubah setelah seseorang yang kita sayangi pergi. Rumah masih berada di tempat yang sama, aktivitas keluarga masih berjalan, dan hari-hari tetap berganti seperti biasanya. Namun, ada sesuatu yang terasa berbeda karena seseorang yang dahulu […]

Sudut Pandang: Keringat Ayah Adalah Harapan Kami photo_camera 1

Sudut Pandang: Keringat Ayah Adalah Harapan Kami

  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
  • account_circle Maria Desan Viktoria Aso
  • visibility 68
  • 0Komentar

Perjuangan seorang ayah petani dalam membesarkan tujuh anak, menghadapi kehilangan, dan menjaga harapan keluarganya.    Oleh: Maria Desan Viktoria Aso   Setiap keluarga memiliki cerita perjuangannya masing-masing. Ada keluarga yang hidup dengan segala kemudahan, tetapi ada juga keluarga yang harus melewati banyak kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di balik kehidupan sebuah keluarga, biasanya terdapat sosok […]

Sudut Pandang: Sosok yang Diam-diam Menjadi Kekuatan

Sudut Pandang: Sosok yang Diam-diam Menjadi Kekuatan

  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
  • account_circle Maria Nopianti
  • visibility 20
  • 2Komentar

Oleh: Maria Nopianti (Pendidikan Sejarah Universitas Sanata Dharma)  Di sebuah keluarga pasti memiliki sosok untuk tempat pulang, ada seseorang yang selalu hadir dengan kata-katanya yang lembut, ada juga yang menunjukkan kasih sayang pada anaknya melalui tindakan. Bagiku sosok itu iyalah Umak ba opak (bapak dan mamak), mereka adalah seseorang yang bukan hanya mengungkapkan perasaannya melalui […]

Sudut Pandang: Ibu, Sosok Sederhana denhan Cinta yang Luar Biasa

Sudut Pandang: Ibu, Sosok Sederhana denhan Cinta yang Luar Biasa

  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
  • account_circle Julianti Monalisa
  • visibility 18
  • 0Komentar

Oleh : Julianti Monalisa Bertumbuh dari Sebuah Perpisahan Ibu saya lahir pada 17 April 1979 di Pekalongan, Jawa Tengah. Delapan tahun pertama hidupnya ia habiskan di sana, di tengah keluarga dan terutama nenek yang sangat dekat dengannya. Kedekatan itu bukan sekadar cerita yang saya dengar setelah dewasa. Bagi ibu, nenek adalah tempat ia merasa nyaman. […]

expand_less