Breaking News
light_mode
Trending Tags

Aku Ingin Membaca Semua Cerita Tentangmu

  • account_circle Redaksi Mataleza
  • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Aku mencintaimu bukan hanya karena hal-hal yang mudah kucintai darimu. Bukan hanya karena senyummu, caramu berbicara, atau cara matamu memandangku ketika kita sedang baik-baik saja.

Aku ingin mencintai bagian-bagian dirimu yang jarang kauperlihatkan kepada dunia.

Ada begitu banyak cerita yang tersimpan di dalam dirimu. Cerita yang mungkin belum pernah selesai kauceritakan. Luka yang mungkin sudah terlalu lama kaututup rapat. Tangis yang kausimpan sendiri karena merasa tidak semua orang perlu tahu bahwa sesungguhnya kau sedang tidak baik-baik saja.

Dan aku ingin menjadi seseorang yang cukup sabar untuk membacanya.

Aku ingin tahu tentang malam-malam ketika kau terjaga sendirian, memikirkan terlalu banyak hal. Tentang kekhawatiran yang kautelan perlahan agar tidak menjadi beban bagi siapa pun. Tentang rasa takut yang sering kausamarkan dengan kalimat, โ€œAku tidak apa-apa.โ€

Padahal mungkin di dalam hatimu ada begitu banyak hal yang ingin sekali kaubicarakan.

Aku juga ingin tahu tentang penat yang selama ini kaupaksa menjadi kebiasaan. Tentang hari-hari ketika kau begitu lelah, tetapi tetap memilih tersenyum. Tentang saat-saat ketika kau ingin menyerah, tetapi keadaan memaksamu untuk tetap berdiri.

Kalau suatu hari kau ingin bercerita, ceritakanlah kepadaku.

Tidak perlu merapikan ceritamu terlebih dahulu. Tidak perlu memilih kata-kata yang indah. Tidak perlu takut ceritamu terlalu panjang, terlalu rumit, atau terlalu menyakitkan untuk didengar.

Aku tidak datang untuk menghakimi masa lalumu.

Aku datang untuk mengenalmu.

Sebab bagiku, mencintai seseorang bukan sekadar mengetahui apa yang membuatnya bahagia. Mencintai juga berarti berani mengenali kesedihannya, memahami ketakutannya, menghormati diamnya, dan tetap tinggal ketika sisi dirinya yang paling rapuh sedang muncul ke permukaan.

Aku tidak ingin hanya menjadi rumah bagi tawamu.

Aku ingin menjadi tempat di mana tangismu juga merasa aman.

Jika ada bagian dari dirimu yang masih menjadi rahasia, aku tidak akan memaksamu membukanya. Aku akan menunggu. Sebab aku percaya, beberapa luka membutuhkan waktu sebelum akhirnya berani memperkenalkan dirinya.

Dan ketika suatu hari kau siap bercerita, aku ingin berada di sana, bukan untuk buru-buru memberikan solusi, melainkan untuk mendengarkan.

Mungkin aku tidak selalu tahu bagaimana menyembuhkan lukamu.

Tetapi setidaknya, aku ingin memastikan bahwa kau tidak harus membawanya sendirian.

Karena aku mencintaimu bukan hanya pada versi dirimu yang kuat. Aku mencintaimu juga ketika kau rapuh. Ketika kau bingung. Ketika kau takut. Ketika kau lelah. Ketika kau kehilangan arah.

Bahkan ketika kau sendiri belum mampu memahami siapa dirimu.

Dan kalau suatu hari aku menemukan bahwa di dalam dirimu ada begitu banyak halaman yang belum pernah kubaca, aku tidak ingin buru-buru menutup buku itu.

Aku ingin tinggal. Membaca perlahan. Halaman demi halaman. Sebab mungkin, begitulah seharusnya cinta bekerja: bukan berusaha memiliki seluruh cerita seseorang, tetapi bersedia tinggal cukup lama untuk memahami setiap bab yang dipercayakan kepadanya.

Fian N, 2026

 

  • Penulis: Redaksi Mataleza
  • Editor: Redaksi Mataleza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudut Pandang: ๐—”๐—ž๐—จ ๐—•๐—˜๐—•๐—ข

    Sudut Pandang: ๐—”๐—ž๐—จ ๐—•๐—˜๐—•๐—ข

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Selo Lamatapo
    • visibility 122
    • 0Komentar

    1/ Hari Rabu. Detukeli berkabut dan dingin. Angin bergerak lambat. Jarum jam dinding di ruang makan bergerak menuju pukul 07.30 pagi. Saya sedang meneguk segelas susu di ruang makan ketika pintu depan diketuk dan disusul teriakan ‘selamat pagi.’ Dari dalam ruangan itu, saya membalas ‘halo’, lalu melangkah mendekati pintu. “๐˜Œ๐˜ฎ๐˜ข ๐˜›๐˜ถ๐˜ข (Pater), selamat pagi.” Mama […]

  • Ruang Rasa: Ketika Harus Kuat di Tengah Ketidakadilan

    Ruang Rasa: Ketika Harus Kuat di Tengah Ketidakadilan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Fian N
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Hidup tidak selalu berjalan sesuai dengan yang kita harapkan. Terkadang, luka yang paling dalam justru datang dari orang-orang yang paling dekat dengan kita. Dari rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman, kadang muncul perlakuan yang membuat seseorang merasa tidak dihargai atau dianggap berbeda. Beberapa waktu lalu, saya menerima sebuah komentar di salah satu tulisan yang […]

  • Gabriel Manek, Ketua Komite SMPSK KOTAGOA BOAWAE: 207 Mimpi yang Siap Terbang Tinggi

    Gabriel Manek, Ketua Komite SMPSK KOTAGOA BOAWAE: 207 Mimpi yang Siap Terbang Tinggi

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Hari ini adalah hari yang membahagiakan sekaligus mengharukan. Dengan penuh rasa syukur, saya mengucapkan selamat kepada 207 cucu-cucuku yang cantik dan ganteng, Angkatan ke-72 SMPSK Kotagoa Boawae, yang hari ini dinyatakan lulus. Angka 207 ini terasa istimewa. Jika angka nol di tengah dihilangkan, lalu posisi angka 2 dan 7 ditukar, maka akan menjadi 72, sama […]

  • Puisi: Matahari, Lolong, Purnama, Cermin dan Rembulan

    Puisi: Matahari, Lolong, Purnama, Cermin dan Rembulan

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Alvarez Keupung
    • visibility 157
    • 2Komentar

    oleh: Alvares Keupung, dalah seorang pegiat entertain ( MC ) dengan brandnya โ€œSang Penuturโ€, berdomisili di Ende. (sebelum lanjut membaca, mari berbagi di sini:ย https://saweria.co/pondokbacamataleza20 )   PURNAMA Jika hanya malam yang selalu membuat hatimu gelisah akan kujadikan diriku purnama bagimu agar kau tahu, aku punya alasan untuk menemanimu. Ende, 15 April 2026.   LOLONG Putih […]

  • Bambu Masuk Sekolah: Cara Kreatif Yayasan Bambu Lingkungan Lestari Rayakan Hari Anak Nasional di Wolowea photo_camera 1

    Bambu Masuk Sekolah: Cara Kreatif Yayasan Bambu Lingkungan Lestari Rayakan Hari Anak Nasional di Wolowea

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Mataleza
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Wolowea, 23 Juli 2026 โ€“ Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, Yayasan Bambu Lingkungan Lestari (YBLL) menyelenggarakan Workshop Bamboo Go To School di SDK Bokogo, Desa Wolowea, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo. Kegiatan ini menjadi ruang belajar yang memadukan pendidikan, pelestarian lingkungan, dan budaya lokal dengan melibatkan anak-anak, guru, orang tua, serta Pemerintah Desa Wolowea. […]

  • Duka Pernikahan  dan Puisi-puisi Lainnya Karya Sella Suhardi

    Duka Pernikahan dan Puisi-puisi Lainnya Karya Sella Suhardi

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Sella Suhardi
    • visibility 301
    • 5Komentar

    Duka Pernikahan (I) Aku pernah, pernah sekali mencintaimu Sampai akhirnya mengambil sumpah mendebar Untuk meletakanmu dalam hati paling dasar   Membiarkan wajahmu mengendap di penghujung malam Tetapi sepertinya mencintaimu adalah luka paling dalam Kepergian adalah secangkir duka yang kau suguhkan di atas meja pernikahan Dan tiap teguknya melumur habis doa dan harapan yang gagal terucap […]

expand_less